Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Niat Sholat Sunnah Wudhu: Tata Cara, Doa, dan Keutamaan Bilal

Thalatie K Yani
11/1/2026 08:02
Niat Sholat Sunnah Wudhu: Tata Cara, Doa, dan Keutamaan Bilal
Ilustrasi(freepik)

Dalam ajaran Islam, menjaga kesucian diri melalui wudhu bukan hanya sekadar syarat sah sholat fardhu, melainkan juga merupakan ibadah yang memiliki nilai spiritual tinggi. Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan namun sering kali terlewatkan adalah niat sholat sunnah wudhu dan pelaksanaannya. Ibadah ini juga dikenal dengan istilah Syukrul Wudhu, yakni sholat dua rakaat yang dikerjakan segera setelah seseorang menyempurnakan wudhunya.

Sholat sunnah wudhu memiliki landasan dalil yang kuat dan kisah inspiratif dari sahabat Nabi, Bilal bin Rabah. Rasulullah SAW pernah bersabda mengenai suara terompah (sandal) Bilal yang terdengar di surga karena keistiqomahannya menjaga wudhu dan mendirikan sholat setelahnya. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai bacaan niat, tata cara, doa, hingga keutamaan luar biasa dari sholat sunnah wudhu.

Bacaan Niat Sholat Sunnah Wudhu

Langkah pertama dan yang paling utama dalam setiap ibadah adalah niat. Niat menjadi pembeda antara satu ibadah dengan ibadah lainnya, atau antara ibadah dengan kebiasaan sehari-hari. Niat sholat sunnah wudhu dapat dilafalkan di dalam hati bersamaan dengan Takbiratul Ihram. Berikut adalah lafal niatnya dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahannya:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوُضُوءِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatal wudhū’i rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Artinya: "Aku niat sholat sunnah wudhu dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Sholat Sunnah Wudhu

Pelaksanaan sholat sunnah wudhu pada dasarnya sama dengan sholat sunnah dua rakaat lainnya. Namun, syarat utamanya adalah sholat ini harus dilakukan segera setelah selesai berwudhu dan sebelum masa air wudhu mengering atau sebelum melakukan aktivitas duniawi yang panjang. Berikut adalah langkah-langkah rincinya:

  1. Menyempurnakan Wudhu: Pastikan wudhu dilakukan dengan tertib dan sempurna sesuai sunnah Rasulullah SAW.
  2. Berdiri Menghadap Kiblat: Posisikan diri menghadap kiblat dengan hati yang khusyu.
  3. Takbiratul Ihram: Mengangkat kedua tangan sambil berniat di dalam hati.
  4. Membaca Doa Iftitah: Disunnahkan membaca doa iftitah setelah takbir.
  5. Membaca Surat Al-Fatihah: Membaca Surat Al-Fatihah adalah rukun sholat yang wajib dibaca pada setiap rakaat.
  6. Membaca Surat Pendek: Setelah Al-Fatihah, dianjurkan membaca surat pendek. Anda bisa membaca Surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Surat Al-Ikhlas pada rakaat kedua, atau surat lainnya sesuai kemampuan.
  7. Ruku’ dengan Thuma’ninah: Melakukan ruku’ dengan tenang.
  8. I’tidal: Bangun dari ruku’ dan berdiri tegak.
  9. Sujud: Melakukan sujud dua kali dengan diselingi duduk di antara dua sujud.
  10. Melakukan Rakaat Kedua: Ulangi gerakan seperti rakaat pertama.
  11. Tahiyat Akhir dan Salam: Menutup sholat dengan salam menoleh ke kanan dan ke kiri.

Doa Setelah Wudhu

Sebelum mendirikan sholat sunnah wudhu, alangkah baiknya jika seorang Muslim menyempurnakan ibadahnya dengan membaca doa setelah wudhu. Doa ini merupakan bentuk kesaksian tauhid dan permohonan ampunan. Berikut bacaannya:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang mensucikan diri."

Waktu Pelaksanaan yang Tepat

Sholat sunnah wudhu dapat dikerjakan kapan saja, baik siang maupun malam hari, asalkan dilakukan sesaat setelah berwudhu. Para ulama Syafi'iyah berpendapat bahwa sholat sunnah wudhu termasuk dalam kategori sholat yang memiliki sabab (sebab) yang mendahuluinya (yaitu wudhu). Oleh karena itu, sholat ini boleh dikerjakan meskipun pada waktu-waktu yang dimakruhkan untuk sholat sunnah mutlak (seperti setelah sholat Subuh hingga terbit matahari, atau setelah sholat Ashar).

Namun, perlu diingat agar tidak menunda terlalu lama. Jika jeda antara wudhu dan sholat terlalu panjang tanpa alasan uzur, atau jika seseorang sudah melakukan aktivitas lain yang memalingkan fokus, maka kesunnahan sholat ini bisa hilang.

Keutamaan Sholat Sunnah Wudhu

Mengamalkan sholat sunnah wudhu memiliki keutamaan yang sangat besar di sisi Allah SWT. Berikut adalah beberapa fadhilah utamanya:

1. Jaminan Surga (Kisah Bilal bin Rabah)

Keutamaan terbesar dari sholat ini tergambar dalam hadits riwayat Imam Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW bertanya kepada Bilal bin Rabah:

"Wahai Bilal, ceritakanlah kepadaku tentang satu amalan yang paling engkau harapkan pahalanya dalam Islam, karena sesungguhnya aku mendengar suara terompahmu di hadapanku di dalam surga."

Bilal menjawab: "Tidak ada amalan yang paling aku harapkan pahalanya selain setiap kali aku bersuci (berwudhu), baik di waktu malam maupun siang, aku pasti mengerjakan sholat dengan wudhu tersebut (sholat sunnah wudhu) sebagaimana yang telah ditentukan bagiku untuk sholat." (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Pengampunan Dosa

Selain mengangkat derajat di surga, sholat sunnah wudhu juga menjadi wasilah pengampunan dosa. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh ‘Uqbah bin ‘Amir, Rasulullah SAW bersabda bahwa barangsiapa yang berwudhu dengan baik, kemudian ia berdiri sholat dua rakaat dengan menghadapkan hati dan wajahnya (khusyu), maka wajib baginya mendapatkan surga. Hal ini menunjukkan betapa besarnya ganjaran bagi mereka yang menjaga kesucian lahir dan batin.

Dengan memahami niat sholat sunnah wudhu serta tata caranya, diharapkan kita dapat meneladani keistiqomahan para sahabat Nabi dalam menjaga ibadah. Rutinkanlah amalan ini setiap kali selesai berwudhu, karena amalan yang sedikit namun dilakukan secara konsisten (istiqomah) sangat dicintai oleh Allah SWT.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya