Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

5 Nama Lain Al-Qur'an yang Wajib Diketahui: Arti, Dalil, dan Penjelasannya

 Gana Buana
08/1/2026 21:09
5 Nama Lain Al-Qur'an yang Wajib Diketahui: Arti, Dalil, dan Penjelasannya
Nama-nama lain Al-Qur'an (Asmaul Quran).(Freepik)

AL-Qur'an bukan sekadar bacaan mulia, melainkan pedoman hidup yang memiliki dimensi makna sangat luas. Keluasan makna dan fungsi kitab suci umat Islam ini tecermin dari banyaknya nama lain atau sebutan (Asmaul Quran) yang disematkan Allah SWT di dalamnya. Para ulama Ulumul Qur'an sepakat bahwa banyaknya nama menunjukkan kemuliaan dan kesempurnaan zat yang dinamai.

Memahami nama-nama lain Al-Qur'an bukan hanya menambah wawasan keislaman, tetapi juga memperdalam keimanan kita terhadap fungsi Al-Qur'an sebagai petunjuk, obat, hingga pembeda antara yang hak dan yang batil. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai nama-nama lain Al-Qur'an beserta dalil dan makna filosofisnya.

5 Nama Utama Al-Qur'an yang Paling Masyhur

Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai jumlah total nama Al-Qur'an, mayoritas ulama seperti Imam Az-Zarkashi dan Imam As-Suyuthi menyoroti lima nama utama yang paling sering disebut dan menjadi rujukan pokok.

1. Al-Qur'an (Bacaan yang Sempurna)

Nama ini adalah yang paling populer dan menjadi nama alam (proper name) bagi kitab suci terakhir. Secara bahasa, Al-Qur'an berasal dari kata qara'a yang berarti membaca atau mengumpulkan. Maknanya adalah bacaan yang sempurna, yang tiada satu pun bacaan di muka bumi ini yang dibaca sebanyak dan seintensif Al-Qur'an.

Dalil:
"Sesungguhnya Al-Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus..." (QS. Al-Isra: 9)

2. Al-Kitab (Buku yang Tertulis)

Nama Al-Kitab mengisyaratkan bahwa wahyu ini tidak hanya dijaga dalam hafalan (dada), tetapi juga tertulis dalam lembaran (mushaf). Ini menunjukkan dua bentuk penjagaan Al-Qur'an yang saling melengkapi: hafalan para huffaz dan tulisan dalam mushaf.

Dalil:
"Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 2)

3. Al-Furqan (Pembeda)

Al-Furqan memiliki makna pembeda. Al-Qur'an berfungsi sebagai standar mutlak yang memisahkan antara kebenaran (al-haq) dan kebatilan (al-bathil), serta antara jalan yang lurus dan jalan yang sesat.

Dalil:
"Mahasuci Allah yang telah menurunkan Al-Furqan (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam." (QS. Al-Furqan: 1)

4. Adz-Dzikr (Peringatan/Pemberi Ingatan)

Nama ini menegaskan fungsi Al-Qur'an sebagai pengingat. Manusia memiliki sifat pelupa, dan Al-Qur'an hadir untuk mengingatkan manusia akan tujuan penciptaan, janji Allah, serta kisah-kisah umat terdahulu sebagai pelajaran.

Dalil:
"Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Adz-Dzikr (Al-Qur'an), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." (QS. Al-Hijr: 9)

5. At-Tanzil (Yang Diturunkan)

Nama ini menekankan asal-usul Al-Qur'an yang bersifat Ilahiah. Al-Qur'an bukanlah karangan Nabi Muhammad SAW, syair, atau sihir, melainkan wahyu yang diturunkan secara bertahap oleh Allah SWT melalui Malaikat Jibril.

Dalil:
"Dan sesungguhnya Al-Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam." (QS. Asy-Syu'ara: 192)

Nama-Nama Lain Al-Qur'an Berdasarkan Sifat dan Fungsinya

Selain kelima nama utama di atas, para ulama seperti Syekh Abu al-Ma’ali Uzaizi bin Abdul Malik (dikutip dalam Al-Burhan) menyebutkan bahwa Al-Qur'an memiliki hingga 55 nama. Berikut adalah beberapa di antaranya yang sarat makna:

Nama Lain Arti Makna & Fungsi
Al-Huda Petunjuk Menjadi kompas kehidupan yang membimbing manusia dari kegelapan menuju cahaya iman.
Asy-Syifa Penyembuh/Obat Obat bagi penyakit hati (syirik, keraguan, iri) dan juga rahmat bagi fisik orang beriman.
Al-Mubin Yang Menjelaskan Menjelaskan hukum-hukum Allah dengan terang dan gamblang, tidak samar.
Al-Mau'izhah Nasihat/Pelajaran Berisi nasihat yang menyentuh hati untuk memperbaiki akhlak dan perilaku.
An-Nur Cahaya Menerangi akal dan hati manusia dalam melihat kebenaran di tengah fitnah dunia.
Al-Karim Yang Mulia Bacaan yang memberikan kemuliaan bagi siapa saja yang membaca, menghafal, dan mengamalkannya.
Al-Haqq Kebenaran Isinya adalah kebenaran mutlak yang tidak dapat dibantah dan tidak ada keraguan di dalamnya.

Perspektif Ulama: Berapa Jumlah Nama Al-Qur'an Sebenarnya?

Perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai jumlah nama Al-Qur'an sejatinya adalah perbedaan dalam mengategorikan antara "nama" (ism) dan "sifat" (washf).

  • Imam Az-Zarkashi dalam kitabnya Al-Burhan fi 'Ulumil Qur'an menukil pendapat yang menyebutkan ada 55 nama Al-Qur'an.
  • Imam As-Suyuthi dalam Al-Itqan fi 'Ulumil Qur'an juga menyepakati adanya banyak nama tersebut sebagai bentuk pengagungan.
  • Al-Harali bahkan berpendapat bahwa nama Al-Qur'an bisa mencapai lebih dari 90 nama, karena setiap sifat mulia yang disandarkan pada Al-Qur'an dapat dianggap sebagai namanya.

Namun, pendapat yang paling moderat adalah membedakan antara nama diri (seperti Al-Qur'an, Al-Furqan) dengan sifat (seperti Al-Karim, Al-Majid). Terlepas dari jumlahnya, setiap sebutan tersebut adalah pintu untuk memahami keagungan mukjizat Nabi Muhammad SAW.

Kesimpulan

Mengetahui nama-nama lain Al-Qur'an mengajak kita untuk berinteraksi dengan kitab suci ini secara lebih utuh. Saat kita menyebutnya Asy-Syifa, kita menjadikannya obat saat hati gelisah. Saat kita mengingatnya sebagai Al-Furqan, kita menggunakannya sebagai filter dalam memilah informasi. Semoga pemahaman ini menjadikan kita generasi yang tidak hanya membaca teksnya, tetapi juga menyerap esensi dan cahayanya. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya