Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM dinamika hubungan sosial, pertemanan, hingga asmara masa kini, kita sering mendengar istilah tertentu yang mendeskripsikan perubahan perasaan seseorang secara drastis. Salah satu kata yang paling populer digunakan adalah ilfeel. Secara mendasar, ilfeel artinya adalah kondisi di mana seseorang tiba-tiba kehilangan minat, rasa suka, atau ketertarikan terhadap orang lain akibat melihat sikap, perilaku, atau hal spesifik yang dianggap mengganggu atau tidak menyenangkan.
Istilah ini sebenarnya merupakan akronim atau gabungan dari dua kata dalam bahasa Inggris, yaitu ill yang berarti sakit (dalam konteks ini bermakna muak atau tidak enak) dan feel atau feeling yang berarti perasaan. Jadi, secara harfiah, ilfeel bisa diterjemahkan sebagai perasaan yang muak atau 'hilang feeling'.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memang belum menyerap kata ini secara baku, namun penggunaannya sudah sangat luas dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan perubahan emosi negatif yang terjadi secara tiba-tiba.
Fenomena bahasa gaul sering kali mengadopsi istilah asing yang kemudian disesuaikan dengan lidah dan konteks budaya lokal. Kata ilfeel muncul sebagai bentuk ekspresi yang lebih spesifik dibandingkan sekadar kata "benci" atau "tidak suka". Jika benci bisa terjadi tanpa alasan atau karena dendam lama, ilfeel biasanya memiliki pemicu yang sangat spesifik dan instan.
Seseorang bisa saja awalnya sangat mengagumi atau menyukai orang lain (fase crush atau PDKT). Namun, ketika orang tersebut melakukan satu kesalahan kecil yang bertentangan dengan prinsip atau selera si pengamat, rasa kagum itu bisa lenyap seketika dan berganti menjadi rasa enggan untuk berinteraksi lebih lanjut. Inilah esensi utama dari ilfeel artinya perubahan rasa dari positif ke negatif dalam waktu singkat.
Rasa ilfeel tidak muncul begitu saja tanpa alasan. Biasanya, ada faktor eksternal dari perilaku objek (orang lain) yang memicunya. Berikut adalah beberapa penyebab umum yang membuat seseorang merasa ilfeel:
Penting untuk peka terhadap perubahan sikap orang-orang di sekitar Anda, terutama pasangan atau gebetan. Mengetahui tanda-tanda awal seseorang merasa ilfeel dapat membantu Anda mengevaluasi diri atau menentukan langkah selanjutnya dalam hubungan tersebut. Berikut adalah ciri-cirinya:
Jika sebelumnya chat atau pesan Anda dibalas dengan antusias, panjang lebar, dan cepat, orang yang ilfeel akan melakukan sebaliknya. Mereka cenderung membalas seperlunya, singkat, tanpa emosi, dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk merespons, bahkan sering kali mengabaikan pesan Anda.
Orang yang sudah ilfeel akan mencari seribu alasan untuk menolak ajakan bertemu. Mulai dari alasan sibuk bekerja, ada acara keluarga, hingga alasan yang terdengar tidak masuk akal. Ini adalah mekanisme pertahanan diri untuk menghindari interaksi langsung dengan sumber ketidaknyamanan mereka.
Saat terpaksa harus bertemu, bahasa tubuh mereka akan menunjukkan penolakan. Contohnya adalah menghindari kontak mata, melipat tangan di dada, posisi duduk yang menjauh, atau sering melihat jam dan ponsel seolah ingin segera mengakhiri pertemuan.
Banyak orang sering menyamakan antara ilfeel dan bosan, padahal keduanya memiliki akar permasalahan yang berbeda. Memahami perbedaan ini krusial untuk menyelamatkan sebuah hubungan.
Jika Anda merasa pasangan atau orang terdekat menunjukkan tanda-tanda ilfeel, langkah pertama yang harus dilakukan adalah introspeksi diri. Cobalah untuk berkomunikasi secara terbuka dan tanyakan apa yang membuat sikap mereka berubah. Hindari bersikap defensif jika mereka memberikan kritik mengenai kebersihan atau perilaku Anda.
Namun, jika rasa ilfeel tersebut muncul karena perbedaan prinsip yang mendasar, mungkin itu adalah tanda bahwa Anda berdua memang tidak cocok. Memaksakan hubungan di mana salah satu pihak sudah merasa ilfeel hanya akan menimbulkan hubungan yang toxic dan menyakitkan bagi kedua belah pihak. (Z-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved