Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Doa agar Hujan Reda: Arab, Latin dan Waktu Mengamalkannya

Reynaldi Andrian Pamungkas
04/1/2026 22:30
Doa agar Hujan Reda: Arab, Latin dan Waktu Mengamalkannya
Berikut Bacaan Doa agar Hujan Reda(freepik)

DOA agar hujan reda adalah doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT ketika hujan turun terlalu deras atau dikhawatirkan menimbulkan bahaya, dengan tujuan agar hujan berhenti atau dialihkan ke tempat yang lebih bermanfaat dan tidak menimbulkan mudarat.

Dalam Islam, doa ini dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW dan dikenal sebagai doa istishhā’ atau meminta hujan dialihkan.

Berikut Bacaan Doa agar Hujan Reda

Bacaan Arab

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Bacaan Latin

Allāhumma ḥawālainā wa lā ‘alainā. Allāhumma ‘alal-ākāmi waẓ-ẓirābi, wa buṭūnil-audiyati, wa manābitis-syajari.

Artinya

“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, jangan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di bukit-bukit, tanah tinggi, lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.”

Doa ini dibaca oleh Rasulullah SAW ketika hujan turun sangat deras dan dikhawatirkan membawa mudarat.

Waktu Mengamalkan Doa agar Hujan Reda

  • Hujan turun terlalu deras.
  • Menyebabkan banjir, longsor, atau kerusakan.
  • Menghambat aktivitas penting.
  • Dikhawatirkan membahayakan keselamatan.

Doa ini bukan menolak hujan, tetapi memohon agar hujan dipindahkan ke tempat yang lebih bermanfaat dan tidak membahayakan.

Adab Membaca Doa agar Hujan Reda

  • Membaca dengan khusyuk dan penuh harap.
  • Tidak mengeluh berlebihan tentang hujan.
  • Tetap bersyukur karena hujan adalah rahmat Allah.

Makna Doa agar Hujan Reda

  • Bukan untuk menolak rahmat Allah.
  • Memohon agar hujan tidak membawa bencana.
  • Bentuk ikhtiar dan tawakal kepada Allah SWT.
  • Tetap disertai rasa syukur atas turunnya hujan.

Doa agar hujan reda dianjurkan dibaca saat hujan berpotensi menimbulkan bahaya, sebagai bentuk ikhtiar dan tawakal kepada Allah SWT. (Z-4)

Sumber: nuonline, zalora



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya