Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Sholat Jumat Jam Berapa? Ini Waktu Pelaksanaan dan Syaratnya

Thalatie K Yani
03/1/2026 10:01
Sholat Jumat Jam Berapa? Ini Waktu Pelaksanaan dan Syaratnya
Ilustrasi(MI/Susanto)

Bagi umat Islam, khususnya laki-laki yang sudah baligh, mengetahui secara pasti sholat Jumat jam berapa dilaksanakan adalah hal yang krusial. Ibadah ini merupakan kewajiban pengganti sholat Dzuhur yang dilaksanakan secara berjamaah pada hari Jumat. Kekeliruan dalam memperkirakan waktu dapat menyebabkan seseorang tertinggal mendengarkan khutbah, yang merupakan salah satu rukun atau syarat sah dari pelaksanaan ibadah tersebut.

Secara umum, waktu pelaksanaan sholat Jumat bertepatan dengan waktu sholat Dzuhur. Namun, karena pergerakan matahari yang berubah sepanjang tahun dan perbedaan lokasi geografis, jam pelaksanaan bisa bergeser beberapa menit setiap harinya. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai ketentuan waktu, dalil, hingga tata cara agar ibadah Jumat Anda sempurna.

Waktu Pelaksanaan Sholat Jumat

Para ulama sepakat bahwa waktu pelaksanaan sholat Jumat adalah sama dengan waktu sholat Dzuhur, yaitu dimulai sejak tergelincirnya matahari (zawal) hingga bayangan benda sama panjang dengan bendanya. Hal ini didasarkan pada hadis riwayat Bukhari dari Anas bin Malik RA, yang berbunyi:

"Rasulullah SAW biasa mengerjakan sholat Jumat apabila matahari telah tergelincir." (HR. Bukhari)

Jadi, jika Anda bertanya sholat Jumat jam berapa, jawabannya adalah sesaat setelah adzan Dzuhur berkumandang di wilayah masing-masing. Di Indonesia, waktu ini bervariasi:

  • Waktu Indonesia Barat (WIB): Biasanya berkisar antara pukul 11.40 hingga 12.15 WIB, tergantung posisi matahari dan bulan berjalan.
  • Waktu Indonesia Tengah (WITA): Menyesuaikan dengan waktu setempat yang lebih cepat satu jam dari WIB.
  • Waktu Indonesia Timur (WIT): Menyesuaikan dengan waktu setempat yang lebih cepat dua jam dari WIB.

Penting untuk dicatat bahwa jamaah dianjurkan datang lebih awal sebelum khatib naik mimbar. Jika khatib sudah memulai khutbah, malaikat yang mencatat amal di pintu masjid akan menutup catatannya dan ikut mendengarkan khutbah.

Dalil Kewajiban Sholat Jumat dalam Al-Qur'an

Perintah melaksanakan sholat Jumat tertuang jelas dalam Al-Qur'an. Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk meninggalkan segala aktivitas jual beli dan urusan duniawi ketika seruan sholat Jumat telah dikumandangkan. Hal ini tercantum dalam Surat Al-Jumu'ah ayat 9:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS. Al-Jumu'ah: 9)

Ayat di atas menegaskan urgensi waktu pelaksanaan. Ketika muadzin mengumandangkan adzan, haram hukumnya bagi seorang laki-laki Muslim untuk menyibukkan diri dengan perniagaan atau pekerjaan.

Syarat Sah dan Syarat Wajib Sholat Jumat

Agar sholat Jumat yang dikerjakan diterima oleh Allah SWT, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Memahami syarat ini sama pentingnya dengan mengetahui sholat Jumat jam berapa dimulai.

1. Syarat Wajib

Sholat Jumat menjadi wajib (fardhu 'ain) bagi mereka yang memenuhi kriteria berikut:

  • Beragama Islam: Tidak wajib bagi non-muslim.
  • Baligh: Anak kecil belum diwajibkan, namun baik untuk diajarkan.
  • Berakal: Orang gila atau tidak sadar tidak wajib.
  • Laki-laki: Perempuan tidak diwajibkan sholat Jumat, namun wajib sholat Dzuhur.
  • Sehat: Orang yang sakit parah mendapat keringanan (rukhsah).
  • Bermukim (Mustautin): Musafir (orang yang sedang dalam perjalanan jauh) tidak diwajibkan sholat Jumat, namun tetap wajib sholat Dzuhur.

2. Syarat Sah

Sholat Jumat dianggap sah apabila:

  • Dilakukan secara berjamaah: Sholat Jumat tidak bisa dilakukan sendirian (munfarid). Jumlah minimal jamaah berbeda menurut mazhab, namun mayoritas di Indonesia (Mazhab Syafi'i) mensyaratkan minimal 40 orang jamaah laki-laki yang memenuhi syarat wajib.
  • Dilakukan pada waktu Dzuhur: Jika waktu Dzuhur habis, maka tidak bisa diqadha dengan sholat Jumat, melainkan harus sholat Dzuhur biasa.
  • Didahului dengan dua khutbah: Sholat Jumat tidak sah tanpa adanya dua khutbah yang memenuhi rukun-rukun khutbah (membaca hamdalah, shalawat, wasiat taqwa, membaca ayat Al-Qur'an, dan doa untuk mukminin).

Amalan Sunnah Sebelum Sholat Jumat

Untuk menyempurnakan pahala di hari yang mulia ini, Rasulullah SAW menganjurkan beberapa amalan sunnah sebelum berangkat ke masjid. Sambil menunggu waktu masuknya sholat, Anda bisa melakukan hal-hal berikut:

  1. Mandi Jumat: Disunnahkan mandi besar (ghusl) dengan niat mandi sunnah Jumat untuk membersihkan badan dari hadas dan bau tidak sedap.
  2. Memotong Kuku dan Merapikan Rambut: Menjaga kebersihan fisik adalah bagian dari iman.
  3. Memakai Wewangian: Menggunakan parfum (non-alkohol bagi yang berhati-hati) sangat dianjurkan agar jamaah lain merasa nyaman.
  4. Mengenakan Pakaian Terbaik: Disunnahkan memakai pakaian berwarna putih yang bersih dan suci.
  5. Berangkat Lebih Awal: Semakin awal datang ke masjid, semakin besar pahala yang didapatkan, diibaratkan seperti berkurban unta, sapi, hingga telur ayam tergantung waktu kedatangannya.
  6. Membaca Surat Al-Kahfi: Membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat memiliki keutamaan diterangi cahaya di antara dua Jumat.

Konsekuensi Meninggalkan Sholat Jumat

Meninggalkan sholat Jumat tanpa alasan syar'i (uzur) adalah dosa besar. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW memberikan peringatan keras:

"Hendaklah orang-orang itu berhenti dari meninggalkan sholat Jumat atau Allah akan mengunci mati hati mereka, kemudian mereka akan menjadi orang-orang yang lalai." (HR. Muslim)

Oleh karena itu, pastikan Anda selalu memantau jadwal sholat setempat untuk mengetahui sholat Jumat jam berapa tepatnya dimulai, agar tidak terlambat dan bisa mendapatkan keutamaan khutbah serta sholat berjamaah.

Sebagai penutup, waktu sholat Jumat adalah momentum mingguan umat Islam untuk berkumpul, mendengarkan nasihat agama, dan mendekatkan diri kepada Allah. Persiapkan diri Anda sebaik mungkin, baik secara fisik maupun rohani, untuk menyambut panggilan Ilahi di hari Sayyidul Ayyam (penghulu segala hari) ini.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya