Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Berapa Jumlah Lubang di Tubuh Manusia? 

Thalatie K Yani
02/1/2026 07:31
Berapa Jumlah Lubang di Tubuh Manusia? 
Ilustrasi(freepik)

PERNAHKAH Anda bertanya-tanya, berapa sebenarnya jumlah lubang yang ada di tubuh manusia? Sekilas, pertanyaannya tampak sederhana, tinggal hitung saja lubang yang terlihat. Namun, jika Anda bertanya kepada seorang ahli matematika, jawabannya mungkin akan membuat Anda mengernyitkan dahi.

Persoalan ini bukan sekadar masalah hitung-hitungan, melainkan masalah definisi. Apa itu lubang? Apakah pori-pori kulit termasuk? Mengapa matematikawan melihat sedotan dan donat sebagai benda yang sama?

Definisi Lubang: Tembus atau Mendalam?

Dalam kehidupan sehari-hari, kita menyebut lubang pada galian tanah sebagai "lubang". Namun, bagi para ahli Topologi, cabang matematika yang mempelajari sifat bentuk dan ruang, itu bukanlah lubang sejati.

Katie Steckles, dosen matematika dari Manchester Metropolitan University, menjelaskan dalam matematika, istilah 'lubang' berarti sesuatu yang menembus seluruh bagian benda hingga keluar di sisi lain. Seperti lubang pada donat.

"Banyak orang menganggap lubang sebagai lekukan pada objek padat. Namun, ini bukan lubang sejati karena memiliki ujung (buntu)," ujar Steckles.

Senada dengan itu, James Arthur, komunikator matematika asal Inggris, menambahkan, "Dalam topologi, sebuah 'lubang' adalah lubang tembus, yaitu lubang yang memungkinkan Anda memasukkan jari ke dalamnya dan menembus objek tersebut."

Manusia sebagai "Donat" yang Kompleks

Untuk memahami cara kerja topologi, bayangkan sebuah sedotan. Berapa lubangnya? Kebanyakan orang akan menjawab dua (atas dan bawah). Namun, topolog akan menjawab satu. Mengapa? Karena jika sedotan itu terbuat dari plastisin dan Anda menekannya hingga pipih, sedotan itu akan menjadi donat. Satu lubang panjang, tetaplah satu lubang.

Sekarang, mari kita terapkan pada tubuh manusia. Kita memiliki jutaan pori-pori, lubang telinga, hingga pusar. Namun, apakah mereka "lubang sejati"?

Jika kita menggunakan benang tipis berukuran 60 mikron dan mencoba memasukkannya ke pori-pori atau saluran keringat, benang itu akan terhenti di dasar sel. "Secara topologis, itu bukan lubang karena tidak tembus. Itu hanyalah lubang buntu," kata Steckles.

Berdasarkan definisi ini, kita bisa mencoret pori-pori, saluran susu, hingga lubang telinga (karena terhalang gendang telinga).

Menghitung "Lubang Sejati" pada Manusia

Saluran pencernaan kita adalah saluran panjang yang tembus dari mulut ke anus. Ini adalah satu lubang utama. Namun, manusia memiliki koneksi internal yang rumit. Kita memiliki lubang hidung yang terhubung ke tenggorokan, serta empat lacrimal puncta (lubang kecil di sudut mata) yang mengalirkan air mata ke rongga hidung.

"Kita punya mulut, anus, dan dua lubang hidung. Itu empat bukaan yang membentuk lubang. Tapi sebenarnya kita punya delapan (termasuk empat saluran air mata)," jelas Arthur.

Namun, dalam matematika, jika beberapa lubang menyatu di tengah, jumlah total "lubang sejati" akan berkurang. Steckles mengibaratkan ini seperti celana dalam yang punya tiga bukaan (pinggang dan dua kaki), namun secara topologis hanya dihitung sebagai dua lubang.

Dengan perhitungan koneksi antar-saluran ini, topologi menyimpulkan bahwa tubuh manusia memiliki tujuh lubang. Namun, pada tubuh perempuan, terdapat kemungkinan lubang kedelapan melalui saluran reproduksi (vagina hingga tuba falopi) yang secara teknis terbuka menuju rongga perut.

Jadi, secara matematis, manusia hanyalah sebuah objek dengan tujuh atau delapan lubang yang sangat kompleks. (Live Science/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya