Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Kumpulan Contoh Kosakata Bahasa Indonesia Terlengkap dan Jenisnya

Thalatie K Yani
30/12/2025 11:30
Kumpulan Contoh Kosakata Bahasa Indonesia Terlengkap dan Jenisnya
Ilustrasi(gemini AI)

Dalam komunikasi, baik lisan maupun tulisan, pemilihan kata atau diksi memegang peranan yang sangat krusial. Penguasaan berbagai contoh kosakata yang luas tidak hanya membantu seseorang menyampaikan gagasan dengan lebih presisi, tetapi juga mencerminkan tingkat intelektualitas dan pemahaman budaya. Bahasa Indonesia, sebagai bahasa yang dinamis, memiliki ribuan lema yang terus berkembang seiring dengan penyerapan istilah asing dan pembaruan ejaan.

Bagi pelajar, mahasiswa, hingga profesional, memahami ragam kosakata adalah fondasi utama dalam menyusun karya tulis ilmiah, jurnalistik, maupun komunikasi bisnis yang efektif. Artikel ini akan mengulas secara mendalam berbagai jenis kosakata, mulai dari kata baku, pembagian kelas kata, hingga relasi makna seperti sinonim dan antonim untuk membantu Anda memperkaya perbendaharaan kata.

Daftar Contoh Kosakata Baku dan Tidak Baku

Salah satu aspek terpenting dalam penulisan formal adalah penggunaan kata baku. Kata baku adalah kata yang penulisannya sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) atau Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Penggunaan kata tidak baku sering terjadi karena pengaruh bahasa daerah atau kebiasaan percakapan sehari-hari. Berikut adalah perbandingan yang sering keliru:

  • Analisis (Baku) - Analisa (Tidak Baku)
  • Apotek (Baku) - Apotik (Tidak Baku)
  • Atlet (Baku) - Atlit (Tidak Baku)
  • Aktivitas (Baku) - Aktifitas (Tidak Baku)
  • Cenderamata (Baku) - Cinderamata (Tidak Baku)
  • Diagnosis (Baku) - Diagnosa (Tidak Baku)
  • Ekstrem (Baku) - Ekstrim (Tidak Baku)
  • Februari (Baku) - Pebruari (Tidak Baku)
  • Izin (Baku) - Ijin (Tidak Baku)
  • Jenderal (Baku) - Jendral (Tidak Baku)
  • Kualitas (Baku) - Kwalitas (Tidak Baku)
  • Nasihat (Baku) - Nasehat (Tidak Baku)
  • Praktik (Baku) - Praktek (Tidak Baku)
  • Risiko (Baku) - Resiko (Tidak Baku)
  • Saksama (Baku) - Seksama (Tidak Baku)

Memahami perbedaan ini sangat penting agar tulisan Anda memiliki kredibilitas dan mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai latar belakang.

Contoh Kosakata Berdasarkan Kelas Kata

Dalam tata bahasa Indonesia, kata dikelompokkan menjadi beberapa kelas utama. Memahami klasifikasi ini membantu dalam menyusun struktur kalimat yang subjek, predikat, dan objeknya jelas.

1. Kata Benda (Nomina)

Nomina adalah kata yang mengacu pada manusia, binatang, benda, dan konsep atau pengertian. Kata benda sering berfungsi sebagai subjek atau objek dalam kalimat.

  • Konkret: Meja, kursi, gedung, mobil, komputer, gunung, sungai.
  • Abstrak: Keadilan, kebebasan, pemikiran, keyakinan, udara, ilmu.

2. Kata Kerja (Verba)

Verba adalah kata yang menggambarkan proses, perbuatan, atau keadaan. Dalam kalimat, verba biasanya menduduki posisi predikat.

  • Verba Transitif (Butuh Objek): Membaca, menulis, memukul, membeli, mengerjakan.
  • Verba Intransitif (Tidak Butuh Objek): Tidur, duduk, berlari, menangis, tersenyum.

3. Kata Sifat (Adjektiva)

Adjektiva adalah kata yang menerangkan nomina atau pronomina. Kata ini memberikan spesifikasi pada benda atau orang.

  • Contoh: Cantik, cerdas, tinggi, merah, ramah, luas, sempit, rajin, malas, efektif.

Contoh Kosakata Sinonim dan Antonim

Untuk menghindari repetisi atau pengulangan kata yang membosankan dalam sebuah tulisan, penggunaan sinonim (persamaan makna) sangat dianjurkan. Sebaliknya, antonim (lawan makna) digunakan untuk menunjukkan kontradiksi atau perbandingan.

Daftar Sinonim Populer

  • Agresi = Serangan
  • Bohong = Dusta
  • Citra = Gambaran
  • Dampak = Akibat/Efek
  • Eksklusif = Khusus/Terpisah
  • Fakta = Kenyataan
  • Global = Semesta/Dunia
  • Harmonis = Serasi
  • Insomnia = Sulit tidur
  • Jasa = Layanan

Daftar Antonim Populer

  • Abadi >< Fana
  • Berani >< Takut
  • Canggih >< Kuno
  • Dinamis >< Statis
  • Ekspor >< Impor
  • Fisik >< Mental
  • Gagal >< Berhasil
  • Heterogen >< Homogen
  • Ilusi >< Nyata
  • Jauh >< Dekat

Contoh Kosakata Serapan Asing

Bahasa Indonesia bersifat terbuka dan menyerap banyak istilah dari bahasa asing maupun bahasa daerah untuk memperkaya konsep yang belum memiliki padanan kata. Berikut adalah beberapa contoh kata serapan yang sudah umum digunakan:

Serapan dari Bahasa Inggris

  • Akses (Access)
  • Bisnis (Business)
  • Desain (Design)
  • Fokus (Focus)
  • Inovasi (Innovation)

Serapan dari Bahasa Arab

  • Abad (Abad)
  • Daerah (Dairah)
  • Hakim (Hakim)
  • Ilmu (Ilm)
  • Kabar (Khabar)

Serapan dari Bahasa Belanda

  • Bangku (Bank)
  • Dinas (Dienst)
  • Gratis (Gratis)
  • Kantor (Kantoor)
  • Rokok (Roken)

Tips Menguasai Kosakata Baru

Memiliki daftar contoh kosakata saja tidak cukup jika tidak dipraktikkan. Berikut adalah beberapa langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Anda:

  1. Membaca Rutin: Bacalah berbagai jenis literatur, mulai dari novel, koran, hingga jurnal ilmiah. Semakin beragam bacaan, semakin banyak kosakata baru yang akan Anda temui.
  2. Gunakan KBBI Daring: Saat menemukan kata asing, segera cari artinya di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring untuk memastikan makna dan penggunaannya.
  3. Menulis Jurnal: Biasakan menulis setiap hari. Cobalah untuk menyisipkan satu atau dua kata baru yang baru saja Anda pelajari ke dalam tulisan Anda.
  4. Bermain Teka-Teki Silang: Permainan kata seperti TTS atau Scrabble sangat efektif untuk melatih ingatan tentang ejaan dan makna kata.

Dengan memahami dan menerapkan berbagai contoh kosakata di atas, kemampuan komunikasi Anda akan meningkat secara signifikan. Bahasa adalah cerminan pikiran; semakin kaya bahasa Anda, semakin tajam pula cara Anda memandang dunia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya