Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam komunikasi, baik lisan maupun tulisan, pemilihan kata atau diksi memegang peranan yang sangat krusial. Penguasaan berbagai contoh kosakata yang luas tidak hanya membantu seseorang menyampaikan gagasan dengan lebih presisi, tetapi juga mencerminkan tingkat intelektualitas dan pemahaman budaya. Bahasa Indonesia, sebagai bahasa yang dinamis, memiliki ribuan lema yang terus berkembang seiring dengan penyerapan istilah asing dan pembaruan ejaan.
Bagi pelajar, mahasiswa, hingga profesional, memahami ragam kosakata adalah fondasi utama dalam menyusun karya tulis ilmiah, jurnalistik, maupun komunikasi bisnis yang efektif. Artikel ini akan mengulas secara mendalam berbagai jenis kosakata, mulai dari kata baku, pembagian kelas kata, hingga relasi makna seperti sinonim dan antonim untuk membantu Anda memperkaya perbendaharaan kata.
Salah satu aspek terpenting dalam penulisan formal adalah penggunaan kata baku. Kata baku adalah kata yang penulisannya sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) atau Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Penggunaan kata tidak baku sering terjadi karena pengaruh bahasa daerah atau kebiasaan percakapan sehari-hari. Berikut adalah perbandingan yang sering keliru:
Memahami perbedaan ini sangat penting agar tulisan Anda memiliki kredibilitas dan mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai latar belakang.
Dalam tata bahasa Indonesia, kata dikelompokkan menjadi beberapa kelas utama. Memahami klasifikasi ini membantu dalam menyusun struktur kalimat yang subjek, predikat, dan objeknya jelas.
Nomina adalah kata yang mengacu pada manusia, binatang, benda, dan konsep atau pengertian. Kata benda sering berfungsi sebagai subjek atau objek dalam kalimat.
Verba adalah kata yang menggambarkan proses, perbuatan, atau keadaan. Dalam kalimat, verba biasanya menduduki posisi predikat.
Adjektiva adalah kata yang menerangkan nomina atau pronomina. Kata ini memberikan spesifikasi pada benda atau orang.
Untuk menghindari repetisi atau pengulangan kata yang membosankan dalam sebuah tulisan, penggunaan sinonim (persamaan makna) sangat dianjurkan. Sebaliknya, antonim (lawan makna) digunakan untuk menunjukkan kontradiksi atau perbandingan.
Bahasa Indonesia bersifat terbuka dan menyerap banyak istilah dari bahasa asing maupun bahasa daerah untuk memperkaya konsep yang belum memiliki padanan kata. Berikut adalah beberapa contoh kata serapan yang sudah umum digunakan:
Memiliki daftar contoh kosakata saja tidak cukup jika tidak dipraktikkan. Berikut adalah beberapa langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Anda:
Dengan memahami dan menerapkan berbagai contoh kosakata di atas, kemampuan komunikasi Anda akan meningkat secara signifikan. Bahasa adalah cerminan pikiran; semakin kaya bahasa Anda, semakin tajam pula cara Anda memandang dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved