Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Mengenal Sirih Gading: Jenis, Manfaat, dan Cara Merawatnya

Thalatie K Yani
29/12/2025 07:30
Mengenal Sirih Gading: Jenis, Manfaat, dan Cara Merawatnya
Ilustrasi(Pinterest)

Sirih gading merupakan salah satu tanaman hias yang paling populer di kalangan pecinta flora, baik pemula maupun profesional. Dikenal dengan nama ilmiah Epipremnum aureum, tanaman ini memiliki daya tahan yang luar biasa dan kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan. Keunggulan utama dari sirih gading tidak hanya terletak pada keindahan daunnya yang menjuntai, tetapi juga pada kemudahannya dalam perawatan serta manfaatnya bagi kesehatan lingkungan rumah.

Karakteristik dan Asal Usul Sirih Gading

Tanaman yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Devil's Ivy atau Golden Pothos ini termasuk dalam suku Araceae (talas-talasan). Julukan Devil's Ivy diberikan karena tanaman ini sangat sulit untuk mati dan tetap bisa tumbuh meski dalam kondisi minim cahaya atau kurang air. Secara morfologi, sirih gading memiliki daun berbentuk hati dengan corak warna yang bervariasi, mulai dari hijau polos, kuning, hingga kombinasi putih marmer.

Sebagai tanaman merambat semi-epifit, sirih gading dapat tumbuh menjalar pada batang pohon lain, dinding, atau dibiarkan menggantung dalam pot gantung. Di habitat aslinya di hutan tropis, daun tanaman ini bisa tumbuh sangat lebar, namun ketika dijadikan tanaman hias indoor, ukuran daunnya cenderung lebih kecil dan manis.

Jenis-Jenis Sirih Gading Populer

Sebelum memutuskan untuk memeliharanya, ada baiknya Anda mengenal varietas sirih gading yang beredar di pasaran. Berikut adalah beberapa jenis yang paling diminati:

  • Sirih Gading Emas (Golden Pothos): Varietas paling umum dengan daun berwarna hijau dan corak kuning keemasan yang tidak beraturan.
  • Marble Queen: Memiliki corak warna putih susu dan hijau yang sangat dominan, menyerupai pola marmer. Pertumbuhannya sedikit lebih lambat dibandingkan varietas Golden.
  • Sirih Gading Neon: Sesuai namanya, jenis ini memiliki warna daun hijau kekuningan yang sangat cerah dan mencolok (neon) tanpa corak variegata.
  • Manjula Pothos: Memiliki daun yang lebih lebar dengan tepi bergelombang dan kombinasi warna putih, hijau, serta krem yang artistik.
  • N'Joy: Varietas ini memiliki ukuran daun yang lebih kecil dengan pola warna hijau dan putih yang kontras dan tegas.

Manfaat Sirih Gading untuk Kesehatan dan Lingkungan

Selain estetika, menanam sirih gading di dalam ruangan memberikan keuntungan fungsional yang signifikan. Berdasarkan studi yang pernah dilakukan oleh NASA (Clean Air Study), tanaman ini termasuk dalam daftar tanaman yang efektif membersihkan udara.

1. Menyerap Racun Berbahaya

Sirih gading mampu menyerap polutan organik yang mudah menguap atau Volatile Organic Compounds (VOCs) seperti formaldehida, xilena, benzena, dan karbon monoksida. Zat-zat ini sering ditemukan pada cat dinding, asap rokok, dan perabotan rumah tangga.

2. Meningkatkan Kelembapan Udara

Tanaman ini dapat membantu menjaga tingkat kelembapan udara di dalam ruangan, yang sangat baik untuk kesehatan kulit dan sistem pernapasan, terutama di ruangan ber-AC yang cenderung kering.

3. Memberikan Efek Relaksasi

Kehadiran tanaman hijau di dalam ruangan terbukti secara psikologis dapat menurunkan tingkat stres, meningkatkan fokus, dan menciptakan suasana yang lebih tenang.

Cara Merawat Sirih Gading agar Tumbuh Subur

Meskipun dikenal sebagai tanaman yang "bandel", cara merawat sirih gading tetap memerlukan perhatian khusus agar daunnya tetap rimbun dan warnanya cerah. Berikut adalah panduan lengkap perawatannya:

Pencahayaan

Sirih gading menyukai cahaya terang namun tidak langsung (indirect sunlight). Paparan sinar matahari langsung yang terlalu terik dapat menyebabkan daunnya hangus atau berwarna cokelat. Sebaliknya, jika diletakkan di tempat yang terlalu gelap, corak variegata (warna-warni) pada daunnya bisa memudar dan kembali menjadi hijau polos.

Penyiraman

Kunci penyiraman sirih gading adalah membiarkan media tanam mengering di antara waktu penyiraman. Jika tanah masih basah, hindari menyiram ulang karena dapat menyebabkan akar membusuk. Tanda tanaman ini membutuhkan air adalah ketika daunnya mulai terlihat layu atau terkulai.

Media Tanam

Gunakan tanah yang gembur dan memiliki drainase baik (porous). Campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang atau kompos sangat ideal. Selain itu, sirih gading juga bisa ditanam dengan media air (hidroponik sederhana) dalam vas kaca yang estetik.

Pemupukan

Berikan pupuk NPK seimbang atau pupuk organik cair setiap satu atau dua bulan sekali untuk menunjang pertumbuhannya. Hindari pemberian pupuk berlebihan yang dapat merusak akar.

Cara Memperbanyak Tanaman (Propagasi)

Salah satu keunggulan sirih gading adalah kemudahannya untuk diperbanyak. Anda dapat menggunakan teknik setek batang dengan langkah-langkah berikut:

  1. Pilih batang yang sehat dan memiliki setidaknya 3-4 daun.
  2. Potong batang tepat di bawah simpul daun (nodus), karena akar baru akan tumbuh dari titik ini.
  3. Masukkan potongan batang tersebut ke dalam wadah berisi air bersih hingga akar tumbuh (biasanya memakan waktu 1-2 minggu).
  4. Setelah akar cukup panjang, Anda bisa memindahkannya ke media tanah atau membiarkannya tetap tumbuh di media air.

Waspada: Toksisitas Sirih Gading

Penting untuk dicatat bahwa sirih gading mengandung kalsium oksalat yang bersifat racun jika tertelan. Oleh karena itu, jauhkan tanaman ini dari jangkauan hewan peliharaan seperti kucing dan anjing, serta anak-anak kecil. Jika tertelan, dapat menyebabkan iritasi mulut, muntah, dan kesulitan menelan.

Dengan perawatan yang tepat, sirih gading dapat menjadi elemen dekorasi yang mempercantik hunian sekaligus penjaga kualitas udara yang alami bagi keluarga Anda.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya