Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM ajaran Islam, hubungan antara mereka yang masih hidup dan yang telah tiada tidak sepenuhnya terputus. Salah satu cara terbaik untuk berbakti dan memberikan hadiah kepada mereka yang telah wafat adalah dengan kirim doa untuk orang meninggal. Amalan ini merupakan bentuk kasih sayang yang abadi dan diyakini dapat meringankan beban serta menambah pahala bagi ahli kubur.
Mendoakan orang yang sudah meninggal, baik itu orang tua, kerabat, maupun sesama Muslim, adalah anjuran Rasulullah SAW. Doa anak yang saleh, khususnya, menjadi salah satu dari tiga amalan yang pahalanya tidak akan terputus meskipun seseorang telah wafat. Berikut adalah panduan lengkap, tata cara, dan bacaan doa yang dapat diamalkan.
Sebelum masuk ke bacaan doa, penting untuk memahami mengapa umat Islam sangat dianjurkan untuk melakukan hal ini. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa ketika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak saleh.
Mengirimkan doa adalah bentuk Birrul Walidain (berbakti kepada orang tua) meskipun mereka sudah tiada. Selain itu, doa dari sesama Muslim (istighfar) dapat menjadi penyebab diampuninya dosa-dosa mayit dan diangkatnya derajat mereka di sisi Allah SWT.
Agar doa lebih mustajab dan sesuai dengan adab berdoa, sebaiknya perhatikan langkah-langkah berikut:
Berikut adalah variasi bacaan doa yang bisa dibaca setelah salat fardu atau saat berziarah kubur, lengkap dengan teks Arab, Latin, dan terjemahannya.
Jika jenazah atau almarhum adalah laki-laki (ayah, saudara laki-laki, paman), gunakan dhamir (kata ganti) 'Hu'.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
Allahummaghfirlahu warhamhu wa 'afihi wa'fu 'anhu.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia (laki-laki), berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia."
Jika almarhumah adalah perempuan (ibu, saudara perempuan, bibi), gunakan dhamir 'Ha'.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا
Allahummaghfirlaha warhamha wa 'afiha wa'fu 'anha.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia (perempuan), berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia."
Doa ini lebih panjang dan mencakup permohonan agar kuburnya dilapangkan dan dijauhkan dari siksa neraka.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ
Allahummaghfirlahu warhamhu wa 'afihi wa'fu 'anhu wa akrim nuzulahu wa wassi' madkhalahu waghsilhu bilma'i wats-tsalji walbaradi wa naqqihi minal khathaya kama naqqaitats-tsaubal abyadha minad-danasi wa abdilhu daran khairan min darihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi wa adkhilhul jannata wa a'idzhu min 'adzabil qabri wa 'adzabin-nari.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, bebaskanlah dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih dan sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta pasangan yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan dari siksa api neraka."
Perintah dan anjuran untuk mendoakan orang-orang beriman yang telah mendahului kita juga tercatat indah dalam Al-Qur'an. Salah satu doa yang sangat masyhur terdapat dalam Surat Al-Hashr ayat 10. Doa ini mengajarkan kita untuk memohon ampunan bagi diri sendiri dan saudara-saudara seiman yang telah wafat.
وَالَّذِيْنَ جَاۤءُوْ مِنْۢ بَعْدِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِاِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْاِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا لِّلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا رَبَّنَآ اِنَّكَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ
Wallazina ja'u mim ba'dihim yaquluna rabbanaghfir lana wa li-ikhwaninal-lazina sabaquna bil-imani wa la taj'al fi qulubina gillal lillazina amanu rabbana innaka ra'ufur rahim(un).
Artinya: "Orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar) berdoa, 'Ya Tuhan kami, ampunilah kami serta saudara-saudara kami yang telah mendahului kami beriman dan janganlah Engkau jadikan dalam hati kami kedengkian terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang'."
Selain doa-doa spesifik di atas, masyarakat Muslim di Indonesia juga lazim mengirimkan pahala bacaan Al-Qur'an, khususnya Surat Yasin. Membaca Surat Yasin diniatkan untuk dihadiahkan pahalanya kepada almarhum adalah amalan yang baik dan memiliki dasar dari sebagian ulama yang menyatakan bahwa pahala bacaan Al-Qur'an akan sampai kepada mayit jika diniatkan.
Inti dari kirim doa untuk orang meninggal adalah ketulusan hati. Semakin ikhlas kita memohonkan ampunan kepada Allah SWT untuk mereka, insya Allah semakin besar rahmat yang akan Allah turunkan kepada ahli kubur tersebut. Jangan pernah lelah mendoakan orang tua atau kerabat yang telah tiada, karena doa kitalah yang kini mereka nantikan. (Z-4)
Panduan lengkap tata cara kirim doa untuk orang meninggal, bacaan Arab, Latin, dan artinya. Simak dalil serta urutan tahlil yang benar di sini.
Panduan lengkap tata cara kirim doa untuk orang meninggal, bacaan Arab, Latin, dan artinya. Simak dalil serta urutan tahlil yang benar di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved