Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

BMKG Peringatkan Gelombang 2,5 Meter Akibat Siklon Tropis GRANT

 Gana Buana
23/12/2025 13:58
BMKG Peringatkan Gelombang 2,5 Meter Akibat Siklon Tropis GRANT
Ilustrasi peringatan gelombang tinggi di berbagai wilayah di Indonesia.(Antara)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau perkembangan Siklon Tropis GRANT yang terbentuk di Samudra Hindia barat daya Lampung, Selasa (23/12) pukul 07.00 WIB. Siklon ini terdeteksi sekitar 1.000 kilometer dari Tanjung Karang, Lampung, dan merupakan penguatan dari Bibit Siklon Tropis 93S yang sebelumnya teridentifikasi di Samudra Hindia selatan Jawa Timur sejak 11 Desember 2025.

BMKG mencatat, Siklon Tropis GRANT saat ini berada pada kategori 1, dengan kecepatan angin maksimum 35 knot (sekitar 65 km/jam) dan tekanan udara minimum 996 hPa. Sistem siklon bergerak menjauhi wilayah Indonesia sehingga tidak berdampak langsung terhadap kondisi cuaca daratan.

“Pergerakan Siklon Tropis GRANT menjauh dari wilayah Indonesia sehingga tidak menimbulkan dampak langsung terhadap cuaca di daratan,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Meski demikian, aktivitas siklon tersebut masih memicu dampak tidak langsung, terutama berupa peningkatan tinggi gelombang laut di sejumlah perairan Indonesia. BMKG memperingatkan potensi gelombang sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter.

Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Pulau Jawa, serta Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa.

“Aktivitas Siklon Tropis GRANT memicu peningkatan tinggi gelombang di perairan selatan Indonesia. Masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran diminta meningkatkan kewaspadaan,” ungkap BMKG.

Dalam 24 jam ke depan, BMKG memprakirakan Siklon Tropis GRANT berpotensi menguat menjadi kategori 2, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 50 knot (sekitar 95 km/jam), sembari bergerak ke arah barat hingga barat laut dan semakin menjauh dari kepulauan Indonesia.

BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, dan pelaku pelayaran untuk mewaspadai perubahan kondisi laut sejak dini. Masyarakat pesisir juga diminta terus memantau informasi resmi dan mengikuti arahan mitigasi dari BPBD setempat.

Pembaruan informasi terkait Siklon Tropis GRANT dan potensi dampaknya disampaikan melalui aplikasi InfoBMKG, media sosial @infoBMKG, situs resmi bmkg.go.id, laman TCWC Jakarta, serta call center 196.

“Masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada informasi resmi BMKG guna menghindari kesalahan informasi yang dapat menimbulkan kepanikan maupun tindakan yang tidak sesuai kondisi sebenarnya,” tegas BMKG. 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya