Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam khazanah budaya masyarakat Jawa, sistem penanggalan dan perhitungan hari memiliki peran yang sangat vital dalam menentukan berbagai aspek kehidupan. Salah satu konsep fundamental yang wajib dipahami adalah neptu Jawa. Secara sederhana, neptu merupakan besaran nilai angka yang disematkan pada hari (Senin hingga Minggu) dan hari pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Perhitungan ini bukan sekadar angka matematis semata, melainkan sebuah metode warisan leluhur yang tertuang dalam Primbon Jawa untuk memprediksi watak seseorang, menentukan hari baik pernikahan, hingga melihat kecocokan jodoh antarparangan.
Sebelum melangkah lebih jauh ke cara perhitungan, penting untuk memahami bahwa neptu weton adalah hasil penjumlahan dari nilai hari kelahiran masehi dan nilai hari pasaran Jawa. Masyarakat Jawa tradisional meyakini bahwa setiap hari memiliki energi dan karakteristiknya sendiri yang direpresentasikan melalui angka-angka tersebut.
Berikut adalah rincian nilai angka untuk hari dan pasaran yang menjadi acuan baku dalam Primbon:
Angka-angka di atas adalah kunci utama. Tanpa mengetahui nilai dasar ini, seseorang tidak akan bisa menghitung weton kelahirannya maupun weton pasangannya.
Menghitung neptu sebenarnya sangat sederhana jika Anda sudah mengetahui hari dan pasaran kelahiran Anda. Langkah ini sering digunakan sebagai tahap awal sebelum melakukan ritual atau keputusan besar, seperti membangun rumah atau melangsungkan pernikahan.
Contoh Perhitungan:
Misalkan seseorang lahir pada hari Sabtu Pahing. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut:
Contoh lain, jika seseorang lahir pada Rabu Wage:
Angka hasil penjumlahan inilah yang disebut sebagai neptu weton, yang kemudian akan digunakan sebagai variabel utama dalam berbagai ramalan Primbon Jawa.
Salah satu penggunaan paling populer dari neptu Jawa adalah untuk memprediksi nasib rumah tangga melalui perhitungan weton jodoh. Metode ini dilakukan dengan menjumlahkan neptu weton calon mempelai pria dan neptu weton calon mempelai wanita, kemudian hasilnya dicocokkan dengan kategori watak nasib dalam Primbon.
Berikut adalah langkah-langkahnya:
Setelah mendapatkan total jumlah neptu kedua pasangan, hasilnya dapat dikategorikan ke dalam delapan watak nasib berikut ini:
Pasangan yang hasil perhitungannya jatuh pada kategori Pegat (bercerai) diyakini akan menghadapi banyak masalah dalam kehidupan rumah tangganya. Masalah ini bisa datang dari faktor ekonomi, kekuasaan, atau perselingkuhan yang berpotensi menyebabkan perpisahan atau perceraian.
Kategori Ratu dianggap sebagai salah satu hasil terbaik. Pasangan ini diprediksi akan sangat harmonis, dihargai oleh lingkungan sekitar, dan memiliki wibawa layaknya seorang ratu. Rumah tangga mereka cenderung bahagia dan jauh dari masalah besar.
Sesuai namanya, pasangan ini memang ditakdirkan berjodoh. Mereka memiliki kecocokan watak yang tinggi, bisa saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta diprediksi akan hidup rukun hingga tua.
Pasangan dalam kategori Topo mungkin akan mengalami kesulitan di awal pernikahan, namun akan berakhir bahagia. Kesulitan tersebut bisa berupa masalah ekonomi atau penyesuaian karakter, namun seiring berjalannya waktu, mereka akan mencapai kesuksesan dan kestabilan.
Tinari membawa kabar baik berupa kebahagiaan dan keberuntungan. Pasangan ini diprediksi akan mudah dalam mencari rezeki dan sering mendapatkan keberuntungan yang tidak terduga dalam hidup mereka.
Dalam bahasa Jawa, Padu berarti bertengkar. Pasangan dengan hasil ini diprediksi akan sering mengalami pertengkaran, meskipun biasanya tidak sampai berujung pada perceraian. Masalah seringkali dipicu oleh hal-hal sepele yang membesar.
Kategori Sujanan perlu diwaspadai karena mengindikasikan adanya ancaman pertengkaran besar yang seringkali disebabkan oleh masalah kesetiaan atau perselingkuhan. Hubungan rumah tangga bisa menjadi tidak tenang.
Pesthi menunjukkan kehidupan rumah tangga yang rukun, tenteram, dan damai. Meskipun mungkin ada masalah kecil, pasangan ini bisa mengatasinya dengan baik dan menjaga keharmonisan keluarga.
Meskipun zaman telah modern, perhitungan neptu Jawa masih sangat relevan dan dipraktikkan oleh sebagian besar masyarakat Jawa. Hal ini bukan semata-mata karena kepercayaan mistis, melainkan sebagai bentuk kehati-hatian (ikhtiar) dan penghormatan terhadap tradisi leluhur. Mengetahui neptu dan weton memberikan panduan psikologis bagi pasangan untuk lebih mawas diri.
Misalnya, jika hasil perhitungan menunjukkan kategori 'Padu' atau 'Sujanan', pasangan tersebut diharapkan bisa lebih sabar, menekan ego, dan saling terbuka sejak awal untuk menghindari konflik yang diprediksikan. Dengan demikian, Primbon Jawa berfungsi sebagai rambu-rambu kehidupan agar manusia bisa menjalani hidup dengan lebih bijaksana dan harmonis dengan alam semesta.
Arti Mimpi Kecelakaan Menurut Primbon. Temukan makna tersembunyi di balik mimpi kecelakaan menurut Primbon Jawa. Tafsir lengkap, pertanda baik & buruk, serta solusi menghadapi dampaknya!
Penasaran arti mimpi melihat ular banyak menurut Primbon Jawa? Temukan tafsir lengkapnya di sini, dari pertanda baik hingga peringatan penting!
Weton Jawa merupakan salah satu aspek budaya yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Jawa. Tradisi ini telah diwariskan dari generasi ke generasi dan digunakan untuk berbagai keperluan
Berikut arti mimpi bersetubuh dengan mantan pacar menurut prombon Jawa. Dalam mimpi semua hal tak terduga bisa saja terjadi.
Dalam dunia mimpi, sosok orang gila seringkali menunjukkan perilaku yang menakutkan dan tampaknya membahayakan keselamatan seseorang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved