Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Penanganan stroke harus dilakukan dengan cepat karena termasuk kondisi medis darurat yang dapat mengancam nyawa dan menyebabkan kecacatan permanen. Dokter Spesialis Saraf RS Kemenkes Surabaya,Chandrawati Widya, menegaskan bahwa respons cepat sejak munculnya gejala awal stroke sangat menentukan keberhasilan pemulihan pasien.
Stroke terjadi akibat terganggunya aliran darah ke otak, baik karena penyumbatan maupun pecahnya pembuluh darah. Saat pasokan darah dan oksigen terhenti, sel-sel otak dapat mulai mati hanya dalam hitungan menit. Oleh karena itu, semakin cepat pasien mendapatkan penanganan medis, semakin kecil risiko kerusakan otak permanen.
Menurut Chandrawati, ketersediaan fasilitas diagnostik seperti CT scan dan MRI yang beroperasi selama 24 jam sangat membantu dalam mempercepat diagnosis stroke. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui jenis stroke sejak dini, sehingga tim medis dapat segera menentukan metode penanganan yang paling tepat bagi pasien.
Ia juga mengingatkan bahwa gejala awal stroke sering kali diabaikan karena dianggap ringan. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain wajah terlihat tidak simetris, kelemahan atau kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh, serta kesulitan berbicara secara tiba-tiba. Jika mengalami gejala tersebut, pasien harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan tanpa menunda waktu.
Penanganan stroke yang cepat tidak hanya meningkatkan peluang hidup pasien, tetapi juga menurunkan risiko kecacatan jangka panjang. Keterlambatan penanganan dapat menyebabkan kerusakan sel saraf yang lebih luas dan menyulitkan proses pemulihan. (Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved