Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Bacaan Doa Ziarah Kubur Orang Tua Lengkap: Arab, Latin, dan Adab

 Gana Buana
20/12/2025 23:00
Bacaan Doa Ziarah Kubur Orang Tua Lengkap: Arab, Latin, dan Adab
Doa mengunjungi makam orang tua.(Antara)

MENGUNJUNGI makam ayah atau ibu yang telah tiada merupakan salah satu bentuk bakti seorang anak yang tidak terputus meski maut telah memisahkan. Melantunkan doa ziarah kubur orang tua adalah cara terbaik untuk memohonkan ampunan bagi mereka di sisi Allah SWT. Selain sebagai pengingat akan kematian, ziarah kubur memiliki keutamaan besar dalam Islam, terutama jika diniatkan untuk mendoakan ahli kubur.

Bagi umat Islam, memahami tata cara dan bacaan doa yang benar sangatlah penting agar ibadah ziarah ini membawa keberkahan. Berikut adalah panduan lengkap mengenai adab, tata cara, serta bacaan doa ziarah kubur khusus untuk orang tua, lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan terjemahannya.

Hukum dan Keutamaan Ziarah Kubur

Pada masa awal Islam, Rasulullah SAW sempat melarang ziarah kubur karena dikhawatirkan umat yang baru masuk Islam akan melakukan kesyirikan atau meratapi mayit secara berlebihan. Namun, seiring kuatnya keimanan para sahabat, larangan tersebut dicabut.

Rasulullah SAW bersabda: "Dahulu aku melarang kalian berziarah kubur, maka (sekarang) berziarahlah kalian ke kuburan, sesungguhnya ziarah kubur itu mengingatkan akan kematian." (HR. Muslim).

Khusus bagi seorang anak, menziarahi makam orang tua termasuk dalam kategori birrul walidain (berbakti kepada orang tua). Doa anak yang saleh adalah salah satu amalan yang pahalanya terus mengalir kepada orang tua di alam barzah.

Adab dan Tata Cara Ziarah Kubur

Sebelum masuk ke bacaan doa, penting untuk memperhatikan adab sopan santun saat berada di area pemakaman sesuai sunnah:

  1. Berwudhu: Disunnahkan dalam keadaan suci saat berziarah.
  2. Mengucapkan Salam: Saat memasuki area pemakaman, dianjurkan mengucapkan salam kepada ahli kubur.
  3. Tidak Duduk di Atas Kuburan: Menghormati makam dengan tidak menduduki atau menginjak bagian atas gundukan tanah makam.
  4. Menghadap Kiblat saat Berdoa: Meskipun saat mengucapkan salam menghadap ke wajah mayit, namun saat memanjatkan doa kepada Allah, disarankan menghadap kiblat.
  5. Membaca Ayat Al-Qur'an dan Zikir: Dianjurkan membaca surat-surat pendek atau surat Yasin.

Bacaan Salam Saat Memasuki Pemakaman

Saat melangkahkan kaki masuk ke area pekuburan, Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa atau salam umum bagi seluruh penghuni makam:

السَّlamُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ

Assalamu'alaikum daara qaumin mu'miniina wa inna insyaallahu bikum lahiquun.

Artinya: "Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur dari kaum mukminin, dan sesungguhnya kami insya Allah akan menyusul kalian."

Bacaan Doa Ziarah Kubur Orang Tua

Setelah sampai di hadapan makam orang tua, Anda dapat memanjatkan doa khusus memohon ampunan. Berikut adalah doa yang populer dan masyhur dibaca:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'aafihi wa'fu 'anhu wa akrim nuzulahu wa wassi' madkhalahu waghsilhu bilma'i wats-tsalji walbaradi wa naqqihi minal khathaayaa kamaa naqqaitats tsaubal abyadla minad danasi wa abdilhu daaran khairan min daarihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi wa adkhilhul jannata wa a'idzhu min 'adzaabil qabri.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia (mayit), berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau istri di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka."

Catatan: Jika jenazah adalah perempuan (Ibu), ganti kata ganti "hu" menjadi "ha". Contoh: Allahummaghfir laha warhamha...

Membaca Surat Yasin dan Al-Fatihah

Selain doa di atas, kebiasaan masyarakat Indonesia saat ziarah kubur adalah membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an. Membaca Surat Al-Fatihah dikirimkan khusus untuk almarhum/almarhumah adalah hal yang sangat dianjurkan sebagai pembuka doa.

Selanjutnya, membaca Surat Yasin juga memiliki keutamaan tersendiri. Membaca Surat Yasin di sisi mayit atau saat ziarah diharapkan dapat meringankan siksa kubur dan menurunkan rahmat Allah SWT di tempat tersebut.

Doa Singkat untuk Kedua Orang Tua

Jika Anda belum menghafal doa panjang di atas, Anda bisa membaca doa Rabbighfirli yang sering dibaca dalam shalat:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا

Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.

Artinya: "Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil."

Melakukan ziarah kubur dengan niat yang lurus dan tata cara yang benar akan membawa ketenangan batin bagi peziarah dan kebaikan bagi ahli kubur. Semoga Allah SWT senantiasa mengampuni dosa-dosa orang tua kita dan menempatkan mereka di sisi-Nya yang paling mulia. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya