Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Ekspedisi peneliti kelautan asal Amerika Serikat Brennan Phillips dan tim, dibuat terkejut setelah menemukan dua ekor hiu di dalam Gunung Berapi Bawah Laut Kavachi, yang berada di dekat Kepulauan Solomon, Samudra Pasifik barat daya. Gunung berapi ini dikenal sebagai salah satu yang paling aktif di dunia dan dijuluki “Sharkcano” karena aktivitas vulkaniknya yang ekstrem.
Di lokasi ini, suhu air tinggi, kadar asam kuat, dan gas beracun sering dilepaskan. Kondisi ini dianggap mustahil untuk dihuni predator besar.
Penemuan ini dilakukan menggunakan kamera bawah laut jarak jauh yang diturunkan langsung ke dalam kaldera Kavachi. Rekaman menunjukkan hiu martil dan hiu sutra berenang aktif di dalam kawah gunung berapi tanpa terlihat terganggu oleh lingkungan ekstrem di sekitarnya.
Fakta ini membuat para ilmuwan mempertanyakan batas kemampuan hidup hewan laut. Mereka menduga hiu memiliki kemampuan adaptasi khusus yang memungkinkan mereka bertahan.
Salah satu kemampuan adaptasi itu adalah ampullae of Lorenzini, organ sensorik yang membantu hiu mendeteksi perubahan listrik, suhu, dan aktivitas bawah laut. Sensor ini diyakini membantu hiu mengenali tanda letusan dan menghindari area paling berbahaya di dalam kaldera.
Selain itu, kawasan gunung berapi bawah laut seperti Kavachi kaya nutrisi dan organisme kecil, sehingga bisa menjadi sumber makanan alami bagi hiu. Meski berbahaya, lingkungan ini justru memberi keuntungan karena minim pesaing dan predator lain. Sumber: Times of India
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved