Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERCERAIAN bukan hanya tantangan emosional, tetapi juga finansial. Apalagi bagi mereka yang telah menjalani rumah tangga puluhan tahun fenomena yang kini dikenal dengan istilah gray divorce.
Gray divorce merujuk pada perceraian yang terjadi pada pasangan usia 50 tahun ke atas atau setelah pernikahan jangka panjang. Tren ini semakin terlihat di kalangan selebriti maupun masyarakat umum, di mana banyak pasangan memilih berpisah meski telah melewati puluhan tahun bersama.
Bagi perempuan, khususnya ibu rumah tangga, perceraian bisa menjadi titik balik besar dalam hidup. Menurut pendiri WealthySingleMommy.com, Emma Johnson, saat perceraian terjadi, banyak perempuan merasakan benar-benar bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Menghadapi situasi ini, langkah pertama adalah memetakan kondisi finansial baru, menghitung pemasukan dan pengeluaran, menentukan prioritas, serta membuat penyesuaian agar dapat bergerak maju.
Salah satu aspek penting adalah keputusan soal tempat tinggal. Mempertahankan rumah keluarga mungkin terasa emosional, tetapi menjadi tanggung jawab penuh secara finansial dapat membebani. Mulailah menghitung biaya sebenarnya, termasuk cicilan, pajak, asuransi, dan biaya rutin lainnya. Jika perlu, pindah ke rumah yang lebih terjangkau bisa menjadi solusi realistis untuk menjaga kestabilan finansial.
Langkah selanjutnya adalah memperbaiki skor kredit. Perempuan yang sebelumnya tidak memiliki kredit atas nama sendiri sering mendapati skor kredit mereka rendah setelah perceraian. Skor yang baik memudahkan akses sewa rumah, pinjaman, atau peluang kerja di masa depan. Cara memulainya adalah dengan melakukan pembelian kecil dengan kartu kredit dan segera melunasinya, mengatur pembayaran otomatis, atau mengajukan kartu kredit dengan jaminan.
Setelah sepenuhnya bertanggung jawab atas keuangan rumah tangga, penting untuk melindungi diri dari risiko finansial. Menyiapkan dana darurat setara tiga hingga enam bulan pengeluaran, memiliki asuransi cacat, dan asuransi jiwa untuk anak-anak merupakan langkah preventif yang bijak. Selain itu, perbarui perencanaan warisan, termasuk surat wasiat dan penunjukan penerima manfaat, agar aset dialokasikan sesuai keinginan.
Fenomena gray divorce menunjukkan perpisahan di usia matang bukan akhir dari segalanya. Dengan perencanaan matang, evaluasi diri, dan langkah-langkah finansial yang tepat, individu dapat menemukan kembali kebebasan, kemandirian, dan kesempatan untuk menata hidup baru secara lebih bijak dan percaya diri. (Her Money/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved