Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

7 Tahapan Periode Hari Akhir dan Tanda-Tandanya Lengkap Menurut Islam

 Gana Buana
12/12/2025 21:15
7 Tahapan Periode Hari Akhir dan Tanda-Tandanya Lengkap Menurut Islam
Tahapan periode hari akhir (kiamat) beserta tanda-tanda besarnya(Freepik)

PERIODE hari akhir atau yaumul akhir adalah serangkaian peristiwa besar yang akan dialami seluruh umat manusia setelah kematian hingga masuk surga atau neraka. Allah SWT telah menjelaskan tahapan ini dalam Al-Qur’an dan Rasulullah SAW merincinya melalui hadits shahih.

Berikut ini 7 tahapan utama periode hari akhir yang wajib diketahui umat Islam agar semakin mantap iman dan takut kepada Allah.

1. Alam Barzakh (Alam Kubur) – Tahap Pertama Setelah Kematian

Setelah manusia meninggal dunia, langsung memasuki alam barzakh atau alam kubur. Di sini ruh tetap hidup dan merasakan nikmat atau siksa kubur.

Allah berfirman:
كَلَّا إِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَ ۖ وَقِيلَ مَنْ ۜ رَاقٍ ۖ وَظَنَّ أَنَّهُ الْفِرَاقُ ۖ وَالْتَفَّتِ السَّاقُ بِالسَّاقِ ۖ إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ الْمَسَاقُ
(Kallā iżā balaghati attarāqiya wa qīla man rāq, wa ẓanna annahul-firāq, waltaffatis-sāqu bis-sāq, ilā rabbika yauma’iżinil-masāq)
Artinya: “Sekali-kali jangan. Apabila nafas telah sampai ke kerongkongan… ke Rabbmulah pada hari itu kamu dihalau.” (QS. Al-Qiyamah: 26-30)

2. Tanda-Tanda Kiamat Kecil (Ash-Sha’ah ash-Shughra)

Sebelum kiamat besar, muncul banyak tanda kecil seperti maraknya perzinaan, pembunuhan, hilangnya amanah, dll.

Rasulullah SAW bersabda:
لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقْبَضَ العِلْمُ وَتَكْثُرَ الزَّلاَزِلُ وَيَتَقَارَبَ الزَّمَانُ...
(Lā taqūmus-sā’atu ḥattā yuqbaḍal-‘ilmu wa takṡuraz-zalāzilu wa yataqārabaz-zamān...)
“Hari Kiamat tidak akan terjadi hingga ilmu dicabut, gempa banyak terjadi, dan waktu terasa cepat…” (HR. Bukhari no. 1036)

3. Tanda-Tanda Kiamat Besar (Ash-Sha’ah al-Kubra)

Tanda besar menandakan kiamat sudah sangat dekat, antara lain:

  • Terbitnya matahari dari barat
  • Keluarnya Dajjal
  • Turunnya Nabi Isa ‘alaihis salam
  • Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj
  • Munculnya Dukhan (asap)
  • Dabbah (binatang melata yang berbicara)

4. Tiupan Sangkakala Pertama (Ash-Sha’ah / An-Nafkhatul Ûla)

Malaikat Israfil meniup sangkakala pertama, semua makhluk mati seketika.

Allah berfirman:
وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَصَعِقَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَنْ شَاءَ اللَّهُ
(Wa nufikha fīṣ-ṣūri fa ṣa‘iqa man fis-samāwāti wa man fil-arḍi illā man syā’allāh)
“Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali yang dikehendaki Allah.” (QS. Az-Zumar: 68)

5. Tiupan Sangkakala Kedua (Al-Qiyamah / An-Nafkhatuts Tsaniyah)

Setelah masa tertentu, Israfil meniup lagi. Semua manusia bangkit dari kubur dalam keadaan telanjang dan tidak beralas kaki.

Rasulullah SAW bersabda:
ثُمَّ نُفِخَ فِي الصُّورِ فَإِذَا هُمْ قِيَامٌ يَنْظُرُونَ
(Ṡumma nufikha fīṣ-ṣūri fa iżā hum qiyāmun yanẓurūn)
“Kemudian ditiup sangkakala lagi, tiba-tiba mereka berdiri menunggu.” (QS. Az-Zumar: 68 & HR. Muslim)

6. Yaumul Ba’ats (Hari Kebangkitan) dan Yaumul Mahsyar (Padang Mahsyar)

Manusia dikumpulkan di padang mahsyar. Matahari sangat dekat (1 mil), manusia kepanasan sesuai amalnya.

Allah berfirman:
يَوْمَ نَحْشُرُ الْمُتَّقِينَ إِلَى الرَّحْمَٰنِ وَفْدًا ۖ وَنَسُوقُ الْمُجْرِمِينَ إِلَىٰ جَهَنَّمَ وِرْدًا
(Yauma naḥsyurul-muttaqīna ilar-raḥmāni wafdā, wa nasūqul-mujrimīna ilā jahannama wirdā)
“Pada hari Kami kumpulkan orang-orang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai rombongan, dan Kami giring orang-orang yang durhaka ke neraka Jahannam…” (QS. Maryam: 85-86)

7. Yaumul Hisab, Mizan, Shirath, dan Surga-Neraka

Tahap terakhir periode hari akhir:

  • Hisab: Perhitungan amal
  • Mizan: Timbangan amal
  • Shirath: Titian yang dilewati di atas neraka
  • Akhirnya: Masuk surga atau neraka selama-lamanya

Allah berfirman:
فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ۖ وَمَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَٰئِكَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ
(Faman ṡaqulat mawāzīnuhu fa ulā’ika humul-mufliḥūn, wa man khaffat mawāzīnuhu fa ulā’ika allażīna khasirū anfusahum)
“Barangsiapa berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan barangsiapa ringan timbangannya, maka mereka itulah orang yang merugikan dirinya sendiri.” (QS. Al-A’raf: 8-9)

Kesimpulan

Periode hari akhir adalah kepastian yang tidak bisa ditawar. Semoga kita termasuk hamba yang selalu ingat 7 tahapan ini, sehingga selalu bersegera bertaubat dan memperbanyak amal shalih sebelum terlambat. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya