Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KESUBURAN pria tidak hanya dipengaruhi faktor genetik, tetapi juga gaya hidup sehari-hari. Tanpa disadari, beberapa kebiasaan umum seperti merokok, begadang, atau sering duduk terlalu lama dapat menurunkan kualitas sperma. Salah satu yang sering dianggap aman tetapi ternyata berisiko adalah rokok elektrik atau vape.
Berikut rangkuman kebiasaan yang dapat menurunkan kesuburan pria dan penjelasan ilmiah di baliknya.
Merokok sudah lama diketahui merusak kualitas sperma. Namun, vape juga memiliki risiko serupa meski sering dianggap lebih aman.
Dampak rokok dan vape terhadap kesuburan pria:
Cairan vape mengandung nikotin, logam berat dari coil, dan bahan kimia flavoring yang dapat menyebabkan stres oksidatif, yaitu kondisi yang merusak sel sperma dan DNA.
Kesimpulan: vape bukan solusi aman, efeknya terhadap kesuburan tetap signifikan.
Alkohol dapat mengganggu keseimbangan hormon seperti testosteron, FSH, dan LH. Penggunaan jangka panjang bisa:
Kopi pada batas wajar aman, namun konsumsi kafein berlebihan (lebih dari 400 mg/hari) dapat menurunkan motilitas sperma. Minuman energi lebih berisiko karena kandungan bahan aditif lain.
Tidur kurang dari 6 jam per malam dapat menurunkan produksi testosteron. Hasilnya:
Asupan tinggi gula, fast food, dan makanan ultra-proses dapat meningkatkan peradangan tubuh. Obesitas membuat produksi testosteron menurun serta meningkatkan suhu skrotum, yang akhirnya menghambat spermatogenesis (produksi sperma).
Testis membutuhkan suhu yang lebih dingin dibanding suhu tubuh. Kebiasaan berikut bisa meningkatkan suhu testis:
Saat stres meningkat, tubuh memproduksi hormon kortisol. Kortisol yang tinggi dalam jangka panjang dapat menekan produksi testosteron, memengaruhi libido, dan menurunkan kualitas sperma.
Steroid anabolik sering digunakan untuk mempercepat pembentukan otot, tetapi efek sampingnya sangat berat terhadap kesuburan:
Gaya hidup sedentari membuat aliran darah ke area panggul berkurang dan meningkatkan suhu sekitar testis. Hal ini menurunkan:
Beberapa zat seperti pestisida, BPA dari plastik, hingga ftalat dapat mengganggu hormon pria. Zat ini dikenal sebagai endocrine disruptor, yang sifatnya dapat merusak sistem reproduksi secara perlahan.
Untuk mengembalikan kualitas sperma dan meningkatkan peluang kehamilan, langkah-langkah ini dapat dilakukan:
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Peneliti menemukan makanan seperti bawang putih, sayuran hijau, daging, hingga kebiasaan minum alkohol dapat mengubah aroma tubuh.
HARRIS Hotel Puri Mansion sukses menyelenggarakan Twilight Wine Tasting, sebuah acara eksklusif yang menghadirkan pengalaman mencicipi empat jenis wine premium sekaligus.
TAS kini bukan hanya untuk membawa barang, tapi juga menjadi pelengkap gaya. Salah satu jenis tas yang masih banyak digemari adalah tas kulit sintetis.
Penelitian FBRI menemukan obat diabetes seperti Ozempic dapat memperlambat penyerapan alkohol dan bantu kurangi keinginan minum berlebih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved