Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Ketua MPR Terima Kunjungan Sekjen Liga Muslim Dunia, Tekankan Peran Ulama dalam Merawat Persatuan

Rahmatul Fajri
10/12/2025 12:57
Ketua MPR Terima Kunjungan Sekjen Liga Muslim Dunia, Tekankan Peran Ulama dalam Merawat Persatuan
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL) sekaligus Ketua Organisasi Ulama Internasional, Syekh Dr. Mohammad bin Abdulkarim Al-Issa, di Gedung MPR RI, Jakarta. Pertemuan ini turut dihadiri para Wakil Ketua MPR, anggota MPR, serta tokoh agama, tokoh pemerintahan, dan kalangan intelektual dari berbagai provinsi.

Dalam pertemuan tersebut, pimpinan MPR dan Dr. Al-Issa mengadakan dialog mendalam tentang sejumlah isu global yang menjadi perhatian MWL, termasuk penguatan peran nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan di tengah dinamika dunia internasional

Muzani menyampaikan bahwa ketangguhan masyarakat Indonesia dalam menghadapi tantangan dan bencana bersumber dari nilai-nilai moral yang diwariskan para ulama dan tokoh agama. Menurutnya, keberagaman Indonesia yang mencakup ribuan pulau, ratusan etnis dan bahasa, serta enam agama resmi telah menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan sejak proklamasi kemerdekaan.

"Kehadiran Sekjen MWL dalam dialog nasional tersebut menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali model koeksistensi Indonesia, di mana para ulama dan pemimpin spiritual memainkan peran sentral dalam merawat harmoni dan persatuan bangsa," kata Muzani melalui keterangannya, Rabu (10/12).

Usai pertemuan, Al-Issa menyampaikan kuliah umum bertema nilai-nilai bersama Islam dan kemanusiaan, dengan penekanan pada pentingnya memperkuat koeksistensi dan kerja sama di negara-negara yang memiliki keberagaman agama dan etnis. Ia menegaskan bahwa ajaran Islam membawa semangat pemersatu yang dapat menjadi fondasi perdamaian global.

Al-Issa juga menyoroti Indonesia sebagai contoh negara yang berhasil memadukan modernitas dengan identitas keagamaan, serta mampu menjaga harmoni sosial dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya