Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CEKER ayam adalah bagian kaki ayam, mulai dari pergelangan sampai ujung kuku, yang sering digunakan sebagai bahan makanan di berbagai masakan.
Ceker memiliki tekstur kenyal dan kaya kolagen, sehingga banyak disukai untuk sup, tumisan, atau makanan pedas seperti seblak dan ceker mercon.
Ceker ayam sebenarnya boleh dikonsumsi, tapi jika terlalu sering atau tidak diolah dengan higienis, dapat menimbulkan beberapa risiko kesehatan.
Ceker ayam memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi sehingga berisiko meningkatkan kolesterol dalam darah jika dikonsumsi berlebihan.
Banyak olahan ceker memakai minyak, bumbu manis, atau digoreng sehingga menambah kalori dan bisa memicu kenaikan berat badan.
Kolesterol dan lemak yang menumpuk dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, hipertensi, dan penyumbatan pembuluh darah.
Ceker mudah terkena kotoran atau bakteri. Jika tidak dibersihkan sempurna, risiko infeksi meningkat.
Ceker ayam dari peternakan tidak sehat mungkin mengandung sisa hormon atau antibiotik, yang bisa mengganggu metabolisme manusia.
Konsumsi berlebihan bisa memicu inflamasi karena proses pengolahan yang tidak sehat, seperti digoreng terlalu lama atau diasap.
Ceker ayam mengandung purin, yang dapat meningkatkan kadar asam urat dan memicu nyeri sendi atau gout.
Ceker yang tidak dimasak sampai empuk dapat sulit dicerna dan menyebabkan sakit perut atau sembelit.
Jika asal ayam tidak jelas, bisa saja terdapat kandungan logam berat dari pakan atau lingkungan, yang berbahaya jika menumpuk di tubuh.
Sebagian orang sensitif terhadap protein tertentu dalam ayam, termasuk bagian ceker, sehingga bisa muncul gatal atau bengkak.
Makanan berlemak dan berminyak dapat memicu produksi minyak berlebih pada kulit.
Olahan ceker biasanya sangat asin, sehingga meningkatkan tekanan darah.
Agar lebih aman mengonsumsi ceker ayam, pilih ceker yang bersih dan berkualitas, cuci dan rebus sampai benar-benar empuk, hindari konsumsi setiap hari, pilih cara memasak yang lebih sehat, serta hindari bumbu tinggi garam dan minyak. (Z-4)
Sumber: alodokter, hellosehat
Ceker ayam lezat tapi berisiko jika dikonsumsi berlebihan. Ketahui bahaya, kandungan, dan tips aman agar tetap sehat tanpa kehilangan kenikmatan.
Ceker ayam mengandung kolagen dalam jumlah tinggi. Ia menyebutkan, sekitar 70% dari total kandungan protein dalam ceker ayam adalah kolagen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved