Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Kumpulan Surat Pendek Latin, Arab, dan Artinya untuk Shalat

Reynaldi Andrian Pamungkas
08/12/2025 18:15
Kumpulan Surat Pendek Latin, Arab, dan Artinya untuk Shalat
Berikut surat pendek latin(freepik)

Pentingnya Menghafal Surat Pendek untuk Ibadah

Bagi umat Muslim, menghafal surat pendek latin, Arab, maupun terjemahannya merupakan langkah awal yang krusial dalam menyempurnakan ibadah shalat. Surat-surat pendek ini umumnya terdapat dalam Juz 30 atau yang lebih dikenal sebagai Juz Amma di dalam Al-Qur'an. Karena ayatnya yang ringkas dan iramanya yang mudah diingat, surat-surat ini sering menjadi materi pertama yang diajarkan kepada anak-anak atau bagi mereka yang baru mulai mendalami Islam (mualaf).

Membaca surat pendek setelah Al-Fatihah dalam shalat hukumnya adalah sunnah bagi imam dan orang yang shalat sendirian (munfarid). Keberadaannya menyempurnakan kekhusyukan dan menambah pahala ibadah. Berikut ini adalah kumpulan bacaan surat pendek populer lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya yang dapat Anda jadikan panduan untuk hafalan.

1. Surat Al-Fatihah (Pembukaan)

Surat Al-Fatihah adalah rukun shalat yang wajib dibaca. Tanpa membacanya, shalat seseorang dianggap tidak sah. Surat ini terdiri dari 7 ayat dan diturunkan di Mekkah.

Anda dapat membaca tafsir lengkapnya di laman Surat Al-Fatihah.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ . الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ . الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ . مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ . اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ . اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ . صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Bacaan Latin:
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn. Ar-raḥmānir-raḥīm. Māliki yaumid-dīn. Iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn. Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. Ṣirāṭallażīna an'amta 'alaihim gairil-magḍūbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllīn.

Artinya:
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik Hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

2. Surat Al-Ikhlas (Keesaan Allah)

Surat ini menegaskan tauhid atau keesaan Allah SWT. Membaca Surat Al-Ikhlas memiliki keutamaan yang sangat besar, bahkan dalam sebuah hadis disebutkan setara dengan sepertiga Al-Qur'an.

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ . اَللّٰهُ الصَّمَدُ . لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ . وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

Bacaan Latin:
Qul huwallāhu aḥad. Allāhuṣ-ṣamad. Lam yalid wa lam yūlad. Wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad.

Artinya:
"Katakanlah (Muhammad), 'Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.'"

3. Surat Al-Falaq (Waktu Subuh)

Bersama dengan An-Nas, surat ini disebut Al-Mu'awwidzatain, yaitu dua surat pelindung. Rasulullah SAW menganjurkan membaca Surat Al-Falaq untuk memohon perlindungan dari kejahatan makhluk.

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَ . وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

Bacaan Latin:
Qul a'ụżu birabbil-falaq. Min syarri mā khalaq. Wa min syarri gāsiqin iżā waqab. Wa min syarrin-naffāṡāti fil-'uqad. Wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad.

Artinya:
"Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.'"

4. Surat An-Nas (Manusia)

Surat penutup dalam Al-Qur'an ini berisi permohonan perlindungan dari godaan setan dan bisikan jahat, baik dari golongan jin maupun manusia. Simak detailnya di Surat An-Nas.

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ . مَلِكِ النَّاسِ . اِلٰهِ النَّاسِ . مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِ . الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِ . مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Bacaan Latin:
Qul a'ụżu birabbin-nās. Malikin-nās. Ilāhin-nās. Min syarril-waswāsil-khannās. Allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās. Minal-jinnati wan-nās.

Artinya:
"Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.'"

5. Surat Al-Kautsar (Nikmat yang Banyak)

Ini adalah surat terpendek dalam Al-Qur'an, hanya terdiri dari 3 ayat. Surat Al-Kautsar mengajarkan kita untuk bersyukur atas nikmat Allah dengan mendirikan shalat dan berkurban.

اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَ . فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ . اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُ

Bacaan Latin:
Innā a'ṭainākal-kauṡar. Fa ṣalli lirabbika wan-ḥar. Inna syāni`aka huwal-abtar.

Artinya:
"Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah). Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah)."

6. Surat Al-Asr (Demi Masa)

Surat ini mengingatkan manusia tentang pentingnya waktu. Imam Syafi’i pernah berkata bahwa seandainya Allah tidak menurunkan surat lain selain Surat Al-Asr, maka itu sudah cukup sebagai nasihat bagi manusia.

وَالْعَصْرِ . اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ . اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Bacaan Latin:
Wal-'aṣr. Innal-insāna lafī khusr. Illallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti wa tawāṣau bil-ḥaqqi wa tawāṣau biṣ-ṣabr.

Artinya:
"Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran."

Tips Menghafal Surat Pendek

Untuk memudahkan proses menghafal surat pendek latin dan Arab di atas, berikut beberapa metode yang bisa Anda terapkan:

  • Talaqqi: Belajar langsung dengan guru agar bacaan (tajwid) dan makhraj hurufnya benar sebelum menghafal latinnya.
  • Repetisi (Murajaah): Ulangi satu ayat minimal 20 kali sebelum beralih ke ayat berikutnya.
  • Mendengarkan Audio: Sering mendengarkan rekaman Qari (pembaca Al-Qur'an) untuk membiasakan telinga dengan irama ayat.
  • Praktik Langsung: Gunakan surat yang baru dihafal dalam shalat sunnah atau shalat fardhu agar ingatan semakin melekat.

Semoga kumpulan surat pendek latin ini bermanfaat bagi Anda yang sedang belajar atau mengajarkan Al-Qur'an kepada keluarga. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya