Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Multivitamin Tak Selalu Aman, Kenali Manfaat dan Efek Sampingnya

Abi Rama
08/12/2025 10:29
Multivitamin Tak Selalu Aman, Kenali Manfaat dan Efek Sampingnya
Ilustrasi(freepik)

MULTIVITAMIN menjadi salah satu suplemen yang paling sering dikonsumsi masyarakat. Apalagi bagi mereka yang ingin memenuhi kebutuhan nutrisi harian tanpa harus bergantung sepenuhnya pada makanan. 

Meski terlihat praktis, para ahli mengingatkan penggunaan multivitamin tetap harus dilakukan dengan bijak dan sesuai kebutuhan tubuh. Mengutip dari laman Webmd, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan jika Anda salah satu yang gemar mengonsumsi multivitamin.

Multivitamin Digunakan untuk Mengisi Kekurangan Nutrisi

Vitamin dan mineral adalah zat penting yang membantu tubuh bertahan hidup, tumbuh, dan berfungsi dengan normal. Keduanya berperan dalam banyak proses, seperti menjaga saraf dan tulang, mendukung sistem imun, hingga membantu tubuh memproduksi energi.

Pada dasarnya, kebutuhan ini bisa terpenuhi dari pola makan seimbang. Namun, tidak semua orang mampu mengonsumsi makanan bergizi setiap hari. Karena itu, multivitamin sering dipilih sebagai penambal kekurangan nutrisi, terutama bagi kelompok tertentu seperti ibu hamil, lansia, atau orang dengan gangguan pencernaan.

Beberapa kondisi medis seperti celiac, kolitis ulseratif, pankreatitis kronis, atau operasi gastric bypass dapat menyebabkan tubuh kesulitan menyerap nutrisi. Dalam kasus seperti ini, suplemen bisa membantu mencegah kekurangan gizi lebih lanjut.

Apa yang Terjadi Ketika Tubuh Mendapat Vitamin Cukup?

Meski penelitian belum menemukan bukti kuat, multivitamin dapat menurunkan risiko serangan jantung, kanker, atau kematian dini. Suplemen ini tetap memiliki manfaat tertentu bagi orang yang kekurangan gizi. 

Menjaga kesehatan organ dan mata

Vitamin A membantu penglihatan, sistem imun, dan fungsi organ penting seperti jantung dan paru-paru.

Mendukung kehamilan yang sehat

Asam folat sangat penting di awal kehamilan karena membantu mencegah cacat lahir pada otak dan tulang belakang bayi.

Memperkuat tulang

Kalsium bekerja membangun tulang, sementara vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium. Kombinasi ini penting untuk remaja, perempuan pascamenopause, dan lansia yang rentan osteoporosis.

Memperkuat sistem imun

Vitamin A, B, C, D, E, serta mineral seperti zinc dan selenium berperan besar dalam pertahanan tubuh. Jika seseorang kekurangan nutrisi ini, multivitamin bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Efek Samping yang Harus Diwaspadai

Meski umumnya aman, multivitamin tetap memiliki potensi risiko jika dikonsumsi sembarangan. Beberapa efek yang didapat jika sembarangan minum multivitamin tanpa dosis jelas:

Risiko kanker pada perokok

Dua studi menemukan perokok yang mengonsumsi beta-karoten atau vitamin A dosis tinggi berisiko lebih besar terkena kanker paru-paru.

Kerusakan organ akibat zat besi berlebih

Pada pria dan perempuan pascamenopause, zat besi yang tidak dibutuhkan tubuh dapat menumpuk dan merusak organ. Karena itu, multivitamin khusus pria dan lansia biasanya rendah atau tanpa zat besi.

Bahaya retinol dosis tinggi

Retinol (vitamin A bentuk tertentu) yang berlebihan dapat merusak hati dan melemahkan tulang.

Batu ginjal

Vitamin D dosis sangat tinggi bisa memicu batu ginjal. Namun dosis hingga 1.000 IU per hari masih dianggap aman.

Kerusakan saraf

Penelitian terbaru menunjukkan vitamin B6 dosis sangat tinggi dapat menyebabkan gangguan saraf.

Dokter menyarankan memilih produk yang memiliki label United States Pharmacopeia (USP), sebagai tanda bahwa suplemen tersebut telah melalui standar kualitas tertentu.

Cara Pilih dan Konsumsi Multivitamin dengan Aman

Setiap merek multivitamin memiliki komposisi yang berbeda, dan umumnya dibuat berdasarkan kebutuhan harian kelompok tertentu, seperti pria, perempuan, anak-anak, hingga ibu hamil. Satu porsi biasanya satu atau dua tablet setiap hari. 

Tidak ada aturan waktu khusus untuk meminum multivitamin. Diingatkan bagi mereka yang memiliki perut sensitif, multivitamin sebaiknya dikonsumsi saat makan untuk mengurangi rasa mual. (Webmd/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya