Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Bagi umat Islam yang sedang melakukan perjalanan jauh atau musafir, Allah SWT memberikan keringanan (rukhsah) dalam menjalankan ibadah shalat. Salah satu bentuk keringanan tersebut adalah menggabungkan dua waktu shalat (jamak) dan meringkas jumlah rakaatnya (qashar). Pembahasan mengenai jamak qashar maghrib isya sering kali menjadi topik yang dicari karena adanya perbedaan jumlah rakaat antara kedua shalat ini. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai tata cara, syarat, dan bacaan niatnya agar ibadah Anda tetap sah dan sempurna meski sedang dalam perjalanan.
Shalat jamak dan qashar adalah kemudahan yang diberikan syariat Islam. Menggabungkan shalat Maghrib dan Isya diperbolehkan, begitu pula meringkas shalat Isya yang semula empat rakaat menjadi dua rakaat. Namun, perlu diingat bahwa shalat Maghrib tidak bisa di-qashar dan tetap dikerjakan sebanyak tiga rakaat.
Dasar hukum diperbolehkannya meng-qashar shalat tercantum dalam Al-Qur'an, tepatnya pada Surat An-Nisa ayat 101:
وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِي الْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَقْصُرُوا مِنَ الصَّلَاةِ إِنْ خِفْتُمْ أَنْ يَفْتِنَكُمُ الَّذِينَ كَفَرُوا
Artinya: "Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu men-qashar sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir."
Tidak semua perjalanan mengizinkan seseorang untuk melakukan shalat jamak qashar. Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi agar rukhsah ini berlaku:
Pelaksanaan jamak qashar untuk Maghrib dan Isya dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu Jamak Taqdim (dilakukan di waktu Maghrib) dan Jamak Takhir (dilakukan di waktu Isya). Berikut adalah panduan langkah demi langkahnya.
Pada Jamak Taqdim, shalat Isya ditarik ke waktu Maghrib. Urutannya adalah mengerjakan shalat Maghrib terlebih dahulu (3 rakaat), kemudian dilanjutkan dengan shalat Isya yang di-qashar (2 rakaat).
Langkah-langkah:
Niat Shalat Maghrib (Jamak Taqdim):
أُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا إِلَيْهِ الْعِشَاءُ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلهِ تَعَالَى
Ushollii fardhol maghribi tsalaatsa raka'aatin majmuu'an ilaihil 'isya'u jam'a taqdimin lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat shalat fardhu Maghrib tiga rakaat digabungkan dengan shalat Isya, jamak taqdim, karena Allah Ta'ala."
Niat Shalat Isya (Jamak Taqdim & Qashar):
أُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا إِلَى الْمَغْرِبِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلهِ تَعَالَى
Ushollii fardhol 'isya'i rak'ataini qashran majmuu'an ilal maghribi jam'a taqdimin lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat shalat fardhu Isya dua rakaat (qashar) digabungkan dengan shalat Maghrib, jamak taqdim, karena Allah Ta'ala."
Pada Jamak Takhir, shalat Maghrib ditunda dan dikerjakan di waktu Isya. Anda boleh mendahulukan shalat Maghrib atau Isya terlebih dahulu, namun lebih utama mengerjakan shalat pemilik waktu (Isya) atau boleh juga tertib (Maghrib dulu).
Langkah-langkah:
Niat Shalat Maghrib (Jamak Takhir):
أُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا إِلَيْهِ الْعِشَاءُ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى
Ushollii fardhol maghribi tsalaatsa raka'aatin majmuu'an ilaihil 'isya'u jam'a takhirin lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat shalat fardhu Maghrib tiga rakaat digabungkan dengan shalat Isya, jamak takhir, karena Allah Ta'ala."
Niat Shalat Isya (Jamak Takhir & Qashar):
أُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا إِلَى الْمَغْرِبِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى
Ushollii fardhol 'isya'i rak'ataini qashran majmuu'an ilal maghribi jam'a takhirin lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat shalat fardhu Isya dua rakaat (qashar) digabungkan dengan shalat Maghrib, jamak takhir, karena Allah Ta'ala."
Dengan memahami tata cara jamak qashar maghrib isya ini, diharapkan perjalanan Anda menjadi lebih tenang dan ibadah tetap terjaga. Allah SWT tidak pernah memberatkan hamba-Nya, dan mengambil keringanan (rukhsah) saat safar adalah bentuk ketaatan yang dicintai-Nya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved