Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Tujuan Teks Anekdot: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri & Contoh Lengkap

Irvan Sihombing
02/12/2025 13:45
Tujuan Teks Anekdot: Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri & Contoh Lengkap
Ilustrasi(Antara/Xinhua)

Teks anekdot adalah cerita pendek lucu yang biasanya mengandung kritik atau sindiran terhadap hal-hal di sekitar kita. Yuk, kita pelajari lebih dalam apa itu teks anekdot, terutama tujuan teks anekdot yang paling sering ditanyakan di sekolah!

Pengertian Teks Anekdot

Teks anekdot adalah teks cerita pendek yang menarik, lucu, dan biasanya berdasarkan kisah nyata atau pengalaman seseorang. Teks ini berisi kritik sosial, politik, atau kebiasaan buruk masyarakat, tapi disampaikan dengan cara yang ringan dan menghibur.

Tujuan Teks Anekdot (Kata Kunci Utama)

Tujuan teks anekdot yang paling utama ada 4, yaitu:

  1. Menyampaikan kritik sosial – agar orang sadar akan kesalahan atau kebiasaan buruk tanpa merasa tersinggung.
  2. Menghibur pembaca – karena dikemas dengan humor dan cerita yang lucu.
  3. Menyindir atau mengolok-olok – tapi tetap dengan cara yang santun dan cerdas.
  4. Membuat orang berpikir – lewat tawa, pembaca diajak merenungkan masalah yang ada di masyarakat.

Struktur Teks Anekdot

Setiap teks anekdot punya 5 bagian utama:

  • Abstrak – bagian pembuka, biasanya berisi ringkasan atau inti cerita.
  • Orientasi – pengenalan tokoh, waktu, dan tempat kejadian.
  • Krisis – bagian munculnya masalah atau hal yang dikritik.
  • Reaksi – cara tokoh menanggapi masalah (biasanya lucu atau tak terduga).
  • Koda – penutup, berisi pesan atau pelajaran yang ingin disampaikan.

Ciri-Ciri Teks Anekdot

  • Bersifat lucu dan menghibur
  • Mengandung kritik atau sindiran
  • Berbentuk cerita pendek
  • Bisa berdasarkan kisah nyata atau rekaan
  • Menggunakan bahasa yang ringan dan mudah dipahami
  • Ada unsur tak terduga (punchline) di bagian reaksi

Contoh Teks Anekdot Singkat

Judul: Telat Karena Macet

Abstrak
Pagi ini Pak Budi telat masuk kantor lagi. Alasannya? Macet seperti biasa.

Orientasi
Pak Budi adalah pegawai kantor yang rajin, tapi hampir setiap hari telat 30 menit.

Krisis
Hari ini kepala kantor sudah marah besar. “Budi! Ini sudah ke-10 kalinya bulan ini kamu telat! Macet lagi alasannya?”

Reaksi
Dengan tenang Pak Budi menjawab, “Iya Pak, macet banget. Dari rumah sampai kantor cuma 5 kilometer, tapi saya start dari jam 5 pagi biar nggak telat.”

Koda
Semua yang ada di ruangan langsung tertawa. Ternyata alasan “macet” sudah terlalu sering dipakai.

Teks anekdot di atas mengkritik kebiasaan orang yang suka beralasan macet padahal sebenarnya bangun kesiangan.

Kesimpulan

Jadi, tujuan teks anekdot utamanya adalah menyampaikan kritik dengan cara yang lucu agar pesan lebih mudah diterima. Dengan memahami pengertian, struktur, dan ciri-cirinya, kamu akan lebih mudah membuat atau menganalisis teks anekdot di pelajaran Bahasa Indonesia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya