Pengertian Verba Material dan 50+ Contoh Lengkap dalam Kalimat [Mudah Dipahami]
Irvan Sihombing
02/12/2025 13:33
Ilustrasi(Antara)
Verba material adalah salah satu jenis kata kerja yang paling sering kita pakai sehari-hari. Artikel ini akan menjelaskan apa itu verba material dengan bahasa yang sangat sederhana, lengkap dengan ciri-ciri dan puluhan contoh kalimat yang jelas.
Apa Itu Verba Material?
Verba material atau disebut juga kata kerja material adalah kata kerja yang menunjukkan aktivitas fisik atau perbuatan nyata yang bisa dilihat, didengar, atau dirasakan oleh panca indra. Kata kerja ini biasanya menjawab pertanyaan “melakukan apa?” atau “berbuat apa?”.
Singkatnya: kalau kamu bisa melihat atau merekam perbuatannya dengan kamera, itu pasti verba material.
Ciri-Ciri Verba Material
Menunjukkan tindakan fisik yang nyata
Biasanya bisa ditambah kata “sedang” atau “sudah”
Bisa diikuti objek (benda/orang yang dikenai tindakan)
Bisa dijawab dengan pertanyaan “apa yang dilakukan?”
50+ Contoh Verba Material dalam Kalimat Lengkap
Ibu memasak nasi di dapur setiap pagi.
Adik menendang bola dengan keras.
Ayah mencuci mobil di halaman rumah.
Kakak menulis surat untuk nenek.
Anjing itu menggonggong sangat keras malam tadi.
Siswa-siswa berlari mengelilingi lapangan upacara.
Guru menjelaskan pelajaran matematika di depan kelas.
Petani menanam padi di sawah setiap musim hujan.
Adik melukis pemandangan gunung yang indah.
Kami membersihkan kelas bersama-sama.
Rina membaca buku cerita di perpustakaan.
Burung-burung terbang tinggi di langit biru.
Ani menyanyi lagu daerah dengan merdu.
Kucing menangkap tikus di gudang.
Budi melempar bola basket ke ring.
Ibu menyapu halaman rumah setiap pagi.
Ayah memperbaiki sepeda adik yang rusak.
Mereka bermain sepak bola di lapangan desa.
Guru menulis rumus di papan tulis.
Anak kecil itu menangis karena kehilangan mainan.
Kami memetik mangga di kebun belakang rumah.
Petugas membersihkan jalan dari sampah.
Diki menendang pintu karena kesal.
Nenek merajut sweater untuk cucunya.
Para siswa mengerjakan tugas kelompok dengan serius.
Koki menggoreng ayam di dapur restoran.
Bayi itu merangkak di atas karpet.
Polisi menangkap pencuri di pasar malam.
Ibu menjahit baju lebaran untuk anak-anak.
Kami menyiram bunga di taman sekolah.
Tukang kayu memotong kayu dengan gergaji.
Adik melompat kegirangan saat mendapat hadiah.
Mereka mendorong mobil mogok di tengah jalan.
Sopir mengemudikan bus dengan hati-hati.
Guru olahraga meniup peluit tanda permulaan lomba.
Kami mengangkat meja bersama-sama ke ruang kelas.
Anak-anak bertepuk tangan setelah pentas seni selesai.
Petani membajak sawah dengan traktor.
Ibu mengaduk adonan kue di dalam mangkuk besar.
Para nelayan menarik jaring ikan dari laut.
Rudi menyapu daun kering di halaman sekolah.
Kakak mencetak gol penentu kemenangan timnya.
Guru menghapus papan tulis setelah pelajaran selesai.
Kami menyusun buku-buku di rak perpustakaan.
Adik memukul drum dengan semangat.
Petugas kebun binatang memberi makan gajah setiap pagi.
Ibu melipat pakaian yang baru disetrika.
Mereka membangun rumah baru di pinggir kampung.
Anak-anak menari poco-poco di acara perpisahan.
Kami menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan khidmat.
Tukang bangunan mengangkut bata ke lantai dua.
Adik menyusun balok mainan menjadi menara tinggi.
Ibu memotong sayuran untuk makan malam.
Para siswa menghias kelas untuk lomba kebersihan.
Perbedaan Verba Material dan Verba Mental
Verba material → tindakan fisik (bisa dilihat)
Verba mental → proses berpikir atau perasaan (tidak bisa dilihat), contoh: tahu, suka, ingat, takut, dll.
Kesimpulan
Verba material adalah kata kerja yang menunjukkan perbuatan nyata yang bisa dilihat atau dirasakan. Hampir semua kegiatan sehari-hari kita menggunakan verba material. Dengan memahami verba material, kamu akan lebih mudah membuat kalimat yang tepat dan lancar.