Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Prasetiya Mulya ( Prasmul) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menggelar kegiatan “Pengembangan Kompetensi Deep Learning untuk Guru melalui Pelatihan AI dan Coding sebagai Inovasi Pembelajaran” di SMAN 2 Tangerang Selatan ( Tangsel),kemarin.
Program ini merupakan bagian dari skema pendanaan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendiktisaintek Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan tersebut dilaksanakan para dosen Prasmul selaku tim pelaksana yang dipimpin Maria Zefanya Sampe sebagai Ketua Pelaksana, bersama Permata Nur Miftahur Rizki dan Syafrudi.
Maria yang juga dosen STEM Prasmul untuk Program Studi Business Mathematic mengutarakan kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam merancang pelatihan yang terstruktur, relevan, dan sesuai kebutuhan guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan. "Kegiatan ini hadir sebagai respon terhadap perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan deep learning yang menuntut guru untuk memiliki literasi digital yang lebih kuat, sekaligus mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran secara kreatif dan adaptif," ungkap Maria.
Dikatakannya, SMAN 2 Tangsel menjadi mitra strategis karena memiliki potensi besar dalam penerapan pembelajaran berbasis teknologi, namun masih membutuhkan peningkatan kompetensi digital yang terstruktur. Adapun rangkaian kegiatan dimulai dengan asesmen kebutuhan, observasi fasilitas, dan penyusunan kurikulum pelatihan pada 22 September 2025. Selanjutnya, kick-off meeting pada 14 November 2025 menghasilkan kesepakatan teknis terkait jadwal, materi, kebutuhan perangkat, dan mekanisme pelaksanaan ToT.
Pertemuan pertama Training of Trainers (ToT) berlangsung pada 19 November 2025 di Laboratorium Kimia SMAN 2 Tangsel. Pelatihan ini diikuti 20 guru dan mengusung tema “Fundamentals of AI & Digital Literacy for Innovative Teaching”.
Dalam kegiatan tersebut, tim pelaksana memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep dasar AI, literasi digital, etika penggunaan teknologi, serta demonstrasi pemanfaatan microcontroller dan sensor dalam pembelajaran STEM. Pelatihan dirancang untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran berbasis data, kreatif, dan adaptif.
Sebagai dukungan implementatif, pada 24 November 2025 Universitas Prasetiya Mulya menyerahkan 6 set EDU BIT Kit lengkap dengan modul, video pembelajaran, dan 120 materi asynchronous kepada pihak sekolah. Perangkat ini akan digunakan sebagai alat peraga dan bahan ajar untuk memperkuat pembelajaran berbasis teknologi serta mendukung pelaksanaan ToT lanjutan.
Permata Nur Miftahur Rizki menambahkan Universitas Prasetiya Mulya berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan program melalui pendampingan peningkatan kompetensi pedagogis pada ToT tahap 2, yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Desember 2025 dengan target peserta sebanyak 70 guru.
Melalui program ini, diharapkan SMAN 2 Tangsel dapat menjadi contoh penerapan pembelajaran inovatif berbasis AI, coding, dan deep learning di lingkungan pendidikan menengah. "Program PKM ini sekaligus menjadi kontribusi nyata dunia akademik dalam mempersiapkan guru dan siswa menghadapi ekosistem pendidikan yang semakin terdigitalisasi," pungkas Permata Nur.(H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved