Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
QS Yusuf 28 adalah ayat yang menceritakan momen penting ketika suami Zulaiha (raja atau pembesar Mesir) menemukan bukti bahwa Nabi Yusuf AS tidak bersalah dan justru Zulaiha yang berusaha menggoda beliau.
فَلَمَّا رَأَىٰ قَمِيصَهُۥ قُدَّ مِن دُبُرٍ قَالَ إِنَّهُۥ مِن كَيْدِكُنَّ ۖ إِنَّ كَيْدَكُنَّ عَظِيمٌ
Fa lammā ra'ā qamīṣahū qudda min duburin qāla innahū min kaidikunna inna kaidakunna ‘aẓīm
"Maka ketika dia (suami Aziz) melihat baju gamis Yusuf koyak di belakang, dia berkata, 'Sesungguhnya ini adalah tipu daya kamu (perempuan). Sesungguhnya tipu daya kamu sangat besar.'"
Ayat ini menjadi bukti nyata atas kesucian dan kebenaran Nabi Yusuf AS. Ketika suami Zulaiha melihat baju Yusuf robek dari belakang, itu artinya Yusuf berusaha lari dari godaan Zulaiha, bukan sebaliknya. Pembesar itu langsung menyadari bahwa istrinya yang berbuat salah.
Kata “إِنَّ كَيْدَكُنَّ عَظِيمٌ” (inna kaidakunna ‘aẓīm) menunjukkan bahwa tipu daya perempuan dalam urusan cinta dan nafsu bisa sangat dahsyat. Ungkapan ini juga terdapat dalam hadits shahih:
Hadits Shahih (HR. Bukhari no. 5183 & Muslim no. 2742):
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ» (Latin: Mā taraktu ba’dī fitnatan aḍarra ‘alār-rijāli minan-nisā’) Artinya: “Aku tidak meninggalkan fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki setelahku daripada wanita.”
Namun ayat ini tidak berarti semua perempuan jahat. Yang dimaksud adalah nafsu dan tipu daya yang muncul ketika syahwat menguasai, baik pada laki-laki maupun perempuan.
Semoga bacaan dan pemahaman QS Yusuf 28 ini menambah keimanan kita kepada Allah dan menjaga diri dari perbuatan dosa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved