Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Mukjizat Nabi Nuh termasuk salah satu yang paling menakjubkan dalam sejarah para nabi. Beliau diutus kepada kaum yang sangat keras hati, namun Allah memberikan beberapa mukjizat luar biasa agar mereka mau beriman. Apa saja mukjizat tersebut? Berikut penjelasan lengkap dan mudah dipahami.
Allah memerintahkan Nabi Nuh membuat kapal besar di tengah daratan, jauh dari laut. Kaumnya mengejek karena menganggap itu tidak masuk akal. Namun atas izin Allah, bahtera itu benar-benar jadi dan mampu menampung orang beriman beserta hewan-hewan.
Dalil Al-Qur’an:
وَاصْنَعِ الْفُلْكَ بِأَعْيُنِنَا وَوَحْيِنَا وَلَا تُخَاطِبْنِي فِي الَّذِينَ ظَلَمُوا ۚ إِنَّهُم مُّغْرَقُونَ
“Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan wahyu Kami, dan janganlah engkau berbicara dengan-Ku tentang orang-orang yang zalim itu. Sesungguhnya mereka akan ditenggelamkan.”
(QS. Hud: 37)
Nabi Nuh berdakwah selama 950 tahun, namun yang beriman sangat sedikit. Panjang umur ini adalah mukjizat khusus agar beliau terus menyampaikan risalah meski terus ditolak.
Dalil Al-Qur’an:
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِ فَلَبِثَ فِيهِمْ أَلْفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمْسِينَ عَامًا فَأَخَذَهُمُ الطُّوفَانُ وَهُمْ ظَالِمُونَ
“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka dia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka ditimpa banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang zalim.”
(QS. Al-‘Ankabut: 14)
Setelah ratusan tahun sabar berdakwah, Nabi Nuh akhirnya berdoa memohon azab kepada kaum yang tetap ingkar. Allah langsung kabulkan dengan banjir besar yang hanya menyisakan orang-orang di dalam bahtera.
Dalil Al-Qur’an:
قَالَ نُوحٌ رَّبِّ إِنَّهُمْ عَصَوْنِي وَاتَّبَعُوا مَن لَّمْ يَزِدْهُ مَالُهُ وَوَلَدُهُ إِلَّا خَسَارًا ... رَبِّ لَا تَذَرْ عَلَى الْأَرْضِ مِنَ الْكَافِرِينَ دَيَّارًا
“Nuh berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku … Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun dari orang-orang kafir itu tinggal di bumi ini.”
(QS. Nuh: 21-26)
Allah menyelamatkan Nabi Nuh, keluarga yang beriman, serta sepasang dari setiap jenis hewan. Ini menunjukkan kekuasaan Allah dalam melindungi hamba-Nya di tengah bencana dunia.
Dalil Al-Qur’an:
حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَمْرُنَا وَفَارَ التَّنُّورُ قُلْنَا احْمِلْ فِيهَا مِن كُلٍّ زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ وَأَهْلَكَ إِلَّا مَن سَبَقَ عَلَيْهِ الْقَوْلُ وَمَنْ آمَنَ ۚ وَمَا آمَنَ مَعَهُ إِلَّا قَلِيلٌ
“Hingga ketika datang perintah Kami dan tanur memancarkan air, Kami berfirman: “Muatkanlah ke dalamnya dari setiap jenis hewan sepasang, dan keluargamu kecuali orang yang telah terkena ketetapan, serta orang-orang yang beriman.” Dan tidaklah beriman bersama dia kecuali sedikit.”
(QS. Hud: 40)
Mukjizat Nabi Nuh mengajarkan kita tentang kesabaran luar biasa dalam berdakwah, kekuasaan Allah atas alam semesta, dan akibat buruk dari terus-menerus mengingkari kebenaran. Semoga kisah ini menambah keimanan kita semua.
Kisah Nabi Nuh singkat: dakwah, bahtera, dan kesabaran. Pelajari cerita Al-Qur'an dan hikmahnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved