Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Kalender Islam atau kalender Hijriah memiliki 12 bulan Islam yang berbeda dengan kalender Masehi. Nama-nama bulan Islam ini sudah digunakan sejak zaman Jahiliyah, kemudian disahkan kembali pada masa Rasulullah SAW. Nama setiap bulan memiliki makna mendalam yang mencerminkan kondisi alam atau nilai kehidupan pada masa itu.
Berikut daftar lengkap 12 bulan Islam beserta arti dan penjelasan singkatnya:
Artinya: Yang disucikan / yang diharamkan
Muharram termasuk salah satu bulan haram (suci) yang dilarang berperang di dalamnya.
Artinya: Kosong / kuning
Dahulu rumah-rumah penduduk Arab kosong karena mereka bepergian, atau karena daun yang menguning dan berguguran.
Artinya: Musim semi yang pertama
Bulan kelahiran Rasulullah SAW (12 Rabiul Awal).
Artinya: Musim semi yang terakhir
Artinya: Tanah yang kering/keras yang pertama
Nama ini muncul karena pada bulan ini air mulai membeku (musim dingin).
Artinya: Tanah yang kering/keras yang terakhir
Artinya: Yang dimuliakan
Termasuk bulan haram yang sangat dihormati bahkan sejak zaman Jahiliyah.
Artinya: Berkelompok / bercabang
Suku-suku Arab berpencar mencari air atau berperang setelah bulan Rajab yang suci.
Artinya: Terik yang membakar
Bulan puasa umat Islam, di mana Al-Qur’an pertama kali diturunkan.
Artinya: Yang diangkat / kering
Bulan Idul Fitri dan waktu unta-unta mulai mengangkat ekornya (musim kawin).
Artinya: Pemilik ketenangan / duduk
Termasuk bulan haram, orang-orang duduk tenang dan tidak berperang.
Artinya: Pemilik haji
Bulan pelaksanaan ibadah haji dan Idul Adha.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
Arab:
إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا۟ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ ۚLatin:
Inna ‘iddatasy-syuhụri ‘indallāhiṡnā ‘asyara syahran fī kitābillāhi yauma khalaqas-samāwāti wal-arḍa min-hā arba‘atun ḥurum, żālika ad-dīnul-qayyimu fa lā taẓlimụ fīhinna anfusakum...
(QS. At-Taubah: 36)Artinya:
“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mahfuzh) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram...”
Dari Abu Bakrah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:
Arab:
الزَّمَانُ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ، ثَلَاثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ: ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَLatin:
Az-zamānu qadistadāra kahay’atihi yauma khalaqallāhus-samāwāti wal-arḍa, as-sanatuṡnā ‘asyara syahran, min-hā arba‘atun ḥurum, ṡalāṡun mutawāliyāt: żul-qa‘dati wa żul-ḥijjati wal-muḥarram, wa rajabu mudaṛa alladżī baina jumādā wa sya‘bān.
(HR. Bukhari no. 3197 & Muslim no. 1679)
Semoga daftar bulan Islam ini bermanfaat untuk menambah wawasan dan memudahkan Anda menghafal urutan kalender Hijriah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved