Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Kerajinan Bahan Keras: Pengertian, Contoh, dan Teknik Pembuatan Lengkap

Thalatie K Yani
25/11/2025 12:43
Kerajinan Bahan Keras: Pengertian, Contoh, dan Teknik Pembuatan Lengkap
Ilustrasi(freepik)

Kerajinan bahan Keras adalah salah satu cabang seni kriya yang paling populer di Indonesia. Banyak siswa SMP hingga orang dewasa tertarik mempelajari cara membuatnya karena hasilnya indah dan bernilai jual tinggi. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

Apa Itu Kerajinan Bahan Keras?

Kerajinan bahan keras adalah kerajinan tangan yang dibuat dari bahan-bahan yang secara alami memiliki tekstur keras dan padat. Bahan-bahan ini biasanya sulit dibentuk tanpa alat khusus, tetapi justru menghasilkan produk yang kuat dan tahan lama.

Ciri utama kerajinan bahan keras adalah daya tahan yang tinggi, bentuk yang kokoh, serta sering membutuhkan teknik pengolahan khusus seperti pemahatan, penempaan, atau pengukiran.

Jenis-Jenis Bahan Keras yang Sering Digunakan

3erikut beberapa bahan keras yang paling umum dalam pembuatan kerajinan:

  • Kayu (jati, mahoni, sonokeling)
  • Logam (tembaga, kuningan, aluminium, besi)
  • Batu (batu alam, batu akik, marmer)
  • Kaca dan keramik
  • Tulang, tanduk, dan cangkang keras
  • Bambu yang sudah diawetkan (tergolong keras setelah pengolahan)

Contoh Kerajinan Bahan Keras yang Populer di Indonesia

1. Kerajinan dari Kayu

  • Patung ukir Jepara
  • Topeng kayu
  • Miniatur rumah adat
  • Furnitur ukir
  • Gantungan kunci kayu

2. Kerajinan dari Logam

  • Kerajinan tembaga dan kuningan (vas, teko, lampu hias) dari Boyolali dan Tumang
  • Perhiasan perak dari Kotagede Yogyakarta
  • Kerajinan besi tempa (pagar, ornamen)

3. Kerajinan dari Batu

  • Patung batu paras
  • Cincin dan gelang batu akik
  • Lampu hias onyx

4. Kerajinan dari Kaca dan Keramik

  • Kaca patri
  • Gelas dan vas keramik
  • Mug keramik lukis tangan

Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Keras

Ada beberapa teknik dasar yang sering dipakai dalam mengolah kerajinan bahan keras:

1. Teknik Pahat dan Ukir

Digunakan pada kayu dan batu. Alat utama: pahat, palu, dan amplas.

2. Teknik Cor (Casting)

Untuk logam: logam dipanaskan hingga cair, lalu dituang ke cetakan.

3. Teknik Tempa

Logam dipanaskan lalu dipukul-pukul hingga membentuk pola yang diinginkan.

4. Teknik Bubut

Bahan diputar cepat di mesin bubut, lalu dibentuk dengan pisau bubut (sering untuk kayu dan logam).

5. Teknik Grafir

Mengukir pola halus pada permukaan logam atau kaca menggunakan alat grafir.

6. Teknik Kombinasi

Menggabungkan beberapa bahan keras sekaligus, misalnya kayu + logam + batu.

Keuntungan Membuat Kerajinan Bahan Keras

  • Hasilnya kuat dan tahan puluhan tahun
  • Nilai jual tinggi
  • Bisa menjadi usaha rumahan yang menguntungkan
  • Melestarikan budaya dan kearifan lokal

Kesimpulan

Kerajinan bahan keras tidak hanya indah dipandang, tapi juga membawa nilai seni dan ekonomi yang besar. Dengan memahami pengertian, contoh, serta teknik pembuatannya, kamu sudah siap mencoba membuat karya sendiri atau bahkan memulai bisnis kecil-kecilan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya