Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Tanda baca dalam Al-Quran disebut “waqaf dan ibtida’” atau lebih sering disebut “tanda waqaf”. Tanda-tanda ini wajib diperhatikan agar kita tidak salah berhenti sehingga makna ayat tetap sesuai yang dikehendaki Allah dan Rasul-Nya.
Berikut daftar tanda waqaf yang paling sering muncul di mushaf standar Utsmani (Madinah) beserta penjelasan yang mudah dipahami anak SMP.
Harus berhenti. Jika dilanjutkan, makna bisa rusak.
Contoh: Al-Baqarah 2:283
...فَإِنْ أَمِنَ بَعْضُكُم بَعْضًا فَلْيُؤَدِّ الَّذِي اؤْتُمِنَ أَمَانَتَهُ ۖ مـ
Boleh lanjut, tapi lebih baik berhenti.
Paling sering muncul. Kedua-duanya sama baiknya.
Contoh: Al-Fatihah 1:6-7
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ ٦ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ج غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
Boleh berhenti, tapi lebih utama dilanjutkan.
Tidak boleh berhenti, wajib langsung lanjut.
Boleh bernapas sebentar, tapi sebaiknya disambung.
Berhenti sejenak tanpa mengambil nafas (hanya 4 tempat di Al-Quran).
Contoh: Al-Kahfi 18:1-2
...وَلَمْ يَجْعَلْ لَّهُ عِوَجًا ۜ قَيِّمًا ص
Jika berhenti di sini, makna jadi salah.
Tempat Rasulullah SAW berhenti saat menerima wahyu (ada 10 tempat).
Di sini sunnah melakukan sujud tilawah (ada 15 tempat).
Rasulullah SAW bersabda:
تَعَاهَدُوا الْقُرْآنَ فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَهُوَ أَشَدُّ تَفَصِّيًا مِنَ الْإِبِلِ فِي عُقُلِهَا
(HR. Bukhari 5033 & Muslim 791)
Artinya: “Pelajarilah Al-Quran dengan baik, karena demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, Al-Quran lebih cepat lepas daripada unta yang terlepas dari talinya.”
Ulama sepakat, salah satu cara menjaga Al-Quran adalah dengan waqaf dan ibtida’ yang benar.
Tanda baca dalam Al-Quran disebut waqaf dan ibtida’. Mengabaikannya bisa mengubah makna ayat. Mulai sekarang, perhatikan simbol-simbol kecil di mushafmu agar bacaanmu semakin tartil dan sesuai sunnah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved