Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Komitmen Lingkungan Diperkenalkan dalam Forum Anchur 2025

 Gana Buana
22/11/2025 16:35
Komitmen Lingkungan Diperkenalkan dalam Forum Anchur 2025
Forum ilmiah tahunan bertajuk Anchur 2025(Dok. Recehpol Universitas Indonesia)

UNIVERSITAS Indonesia melalui Research Center for Housing and Policy (Recehpol) menginisiasi forum ilmiah tahunan bertajuk Annual Colloquium on Housing Unlearning and Research 2025 (Anchur) di Depok, Jumat (21/11). Farum ini jadi wadah kritis lintas disiplin untuk meninjau ulang cara berpikir, meneliti, dan membentuk kebijakan perumahan di Indonesia.

Forum ini melibatkan sejumlah universitas, di antaranya Universitas Palangkaraya, Universitas Halu Oleo, Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sumatera, serta Pusat Studi Kebijakan Publik BRIN. Kolaborasi ini bertujuan untuk membangun pemahaman kontekstual atas isu-isu perumahan dari Sabang hingga Merauke.

Ketua Forum Anchur 2025, Joko Adianto, mengungkapkan bahwa banyak kebijakan perumahan di Indonesia masih berpijak pada paradigma teknokratis dan sektoral. Menurutnya, perumahan sering dianggap hanya sebagai bangunan fisik tanpa memperhatikan realitas sosial warga, ketimpangan sosial, relasi kekuasaan, dan krisis ekologis yang terjadi di berbagai daerah. 

“Para pembicara dari berbagai disiplin ilmu berdialog untuk membangun bahasa bersama dalam memahami rumah sebagai arena kehidupan,” kata Joko.

Penghargaan GreenCon Award

Dalam ajang yang sama, perumahan yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya kembali meraih penghargaan GreenCon Award untuk kategori Perumahan Hijau (Green Housing) untuk Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang. Penghargaan ini diberikan atas komitmen terhadap lingkungan dan pengembangan hunian berwawasan ramah lingkungan.

MGK Serang, yang terletak di Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten, dinilai memenuhi standar hunian terbaik dengan konsep keberlanjutan lingkungan. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil kolokium UI serta penelitian mahasiswa UI, yang juga melakukan survei langsung ke lokasi pada 16 September 2025.

Komisaris Utama PT Infiniti Triniti Jaya, Soelaeman Soemawinata, menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata dukungan akademisi dalam meningkatkan kualitas perumahan nasional. 

"Kami bersyukur atas penghargaan ini, yang memotivasi kami untuk terus bekerja keras dalam menyediakan hunian berkualitas bagi masyarakat," kata Soelaeman.

Soelaeman juga menekankan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari empati terhadap masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang mendorong PT Infiniti Triniti Jaya untuk tidak sekadar membangun rumah subsidi, tetapi juga memastikan rumah yang dibangun memiliki kualitas terbaik, setara dengan hunian komersial.

Empati itu, tegas Eman, mendorong pihaknya untuk tidak membangun rumah subsidi secara asal-asalan. Bahkan, empati dan idealisme untuk memberikan hunian terbaik ini ditularkan juga kepada seluruh karyawan, konsultan, kontraktor dan supplier (pemasok) yang terlibat dalam pembangunan MGK Serang.

“Kami bekerja sama dengan kontraktor, supplier dan vendor yang memiliki komitmen untuk memberikan kualitas bangunan dan lingkungan terbaik. Memang tantangan besar bagi kami untuk membangun rumah subsidi dengan standar komersial. Namun dengan komitmen tinggi, kami mampu menyediakan rumah dengan harga Rp166 juta yang memiliki kualitas terbaik di segmennya," tambah Soelaeman.

Penyerahan penghargaan untuk Perumahan MGK Serang turut disaksikan Kepala Pusat Studi  Kebijakan Publik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Yanuar Farida Wismayanti Ph.D, Direktur Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia Prof Dr Drs Supriatna M.T dan Ketua Research Center for Housing and Policy Universitas Indonesia Ar. Joko Adianto Ph.D.(Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya