Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Apa Itu Ain: Pengertian Lengkap, Penyebab, Gejala, Dampak, dan 10 Cara Menghindarinya Menurut Al-Quran & Hadits

mediaindonesia.com
19/11/2025 12:41
Apa Itu Ain: Pengertian Lengkap, Penyebab, Gejala, Dampak, dan 10 Cara Menghindarinya Menurut Al-Quran & Hadits
Ilustrasi(Freepik)

Pernahkah Anda tiba-tiba sakit tanpa sebab jelas setelah dipuji orang lain? Atau usaha yang lancar tiba-tiba macet? Bisa jadi itu tanda apa itu ain — pengaruh buruk dari pandangan mata yang iri atau kagum berlebih. Dalam Islam, ain adalah hal nyata yang diakui Rasulullah SAW. Artikel ini akan jelaskan secara lengkap dan mudah dipahami, cocok untuk pelajar kelas 7-8.

Pengertian Apa Itu Ain Secara Bahasa dan Istilah

Kata ain berasal dari bahasa Arab: عَيْنٌ (dibaca: ‘ainun) yang artinya mata. Namun dalam istilah syariat, apa itu ain adalah:

“Pengaruh buruk yang keluar dari pandangan mata seseorang — baik karena iri hati maupun kagum berlebihan — yang dapat membahayakan jiwa, raga, atau harta orang yang dipandang.”

Rasulullah SAW menegaskan kebenaran ain dalam hadits shahih:

Arab: عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْعَيْنُ حَقٌّ، وَلَوْ كَانَ شَيْءٌ سَابَقَ الْقَدَرَ سَبَقَتْهُ الْعَيْنُ، وَإِذَا اسْتُغْسِلْتُمْ فَاغْسِلُوا»

Latin: ‘An Ibni ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma qala: Qala Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Al-‘ainu haqqun, walau kana syai’un sabaqa al-qadari sabaqathu al-‘ainu, wa idza istughsiltum faghselu.”

(HR. Muslim no. 2188)

Artinya: “Ain itu benar adanya. Seandainya ada sesuatu yang mendahului takdir, niscaya ain mendahuluinya. Dan jika kalian diminta mandi (untuk ruqyah), maka mandilah.”

Perbedaan Ain, Hasad, dan Sihir

Hal Ain Hasad (iri) Sihir
Cara Terjadinya Dari pandangan mata Dari hati yang dengki Lewat jampi/mantra
Pelaku Bisa siapa saja (bahkan orang saleh) Orang yang iri Tukang sihir
Dalil Hadits ain haqq QS Al-Falaq: “dari kejelekan orang yang hasad” QS Al-Baqarah: 102

Penyebab Utama Terjadinya Ain

Ain terjadi karena dua hal besar:

1. Iri Hati (Hasad)

Seseorang melihat nikmat orang lain (kecantikan, kekayaan, anak pintar, dll) dengan rasa tidak suka. Hatinya berharap nikmat itu hilang.

2. Kagum Berlebihan (Tanpa Basmalah)

Bahkan pujian tulus bisa jadi ain jika lupa mengucapkan:

  • Māšā’Allāh (ما شاء الله) – Apa yang Allah kehendaki.
  • Tabārakallāh (تبارك الله) – Maha Berkah Allah.

Contoh: “Wah, anakmu pintar sekali!” → tanpa “Māšā’Allāh” → bisa jadi ain.

Siapa yang Bisa Mengeluarkan Ain?

Setiap orang! Bukan cuma orang jahat. Bahkan saudara, teman, atau orang tua sendiri bisa mengeluarkan ain tanpa sengaja.

Tanda dan Gejala Terkena Ain

Gejala ain bervariasi, tapi yang paling umum:

Gejala Fisik

  • Sakit kepala hebat tiba-tiba.
  • Demam tanpa sebab medis.
  • Mual, pusing, lemas berkepanjangan.
  • Luka atau bengkak tanpa sebab.

Gejala Mental

  • Mudah marah atau menangis tanpa alasan.
  • Susah tidur atau sering mimpi buruk.
  • Hilang semangat ibadah.

Gejala pada Anak Kecil

  • Rewel terus, susah makan.
  • Sering menangis malam hari.
  • Demam naik-turun.

Tips: Jika dokter bilang “tidak ada penyakit”, coba periksa kemungkinan ain.

Dampak Buruk Ain Jika Dibiarkan

Ain bukan cuma sakit biasa. Dampaknya bisa sampai:

  1. Kesehatan: Penyakit kronis, bahkan kematian (jika Allah izinkan).
  2. Rezeki: Usaha bangkrut, sering rugi, sulit dapat pekerjaan.
  3. Keluarga: Sering bertengkar, anak bandel, sulit punya keturunan.
  4. Iman: Malas salat, ragu pada agama, jauh dari Al-Quran.

Kisah Nyata dari Sahabat

Sahl bin Hunaif mandi di sumur. Amir bin Rabi’ah memujinya: “Belum pernah kulihat kulit seindah ini!” Tiba-tiba Sahl pingsan. Rasulullah SAW bersaba: “Kenapa kalian tidak ucapkan Māšā’Allāh?” (HR. Ahmad)

10 Cara Menghindari Ain Secara Islami

Berikut langkah praktis yang diajarkan Rasulullah SAW:

  1. Baca Doa Pagi Petang (3x):

    Arab: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

    Latin: A‘udzu bikalimātillāhi at-tāmmāti min syarri mā khalaq.

    Artinya: Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya.

  2. Baca 2 Surah Pelindung (Al-Falaq & An-Naas) setelah salat.
  3. Ucapkan “Māšā’Allāh” saat memuji orang lain.
  4. Pakailah doa keluar rumah:

    Arab: بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

    Latin: Bismillāhi tawakkaltu ‘alallāhi wa lā haula wa lā quwwata illā billāh.

  5. Ruqyah Mandiri: Baca Ayat Kursi, lalu tiup ke air dan minum.
  6. Mandi dengan air bekas wudhu orang yang mengainkan (jika diketahui).
  7. Lindungi anak dengan doa Nabi:

    Arab: أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

    Latin: U‘īdzukumā bikalimātillāhi at-tāmmati min kulli syaithānin wa hāmmatin wa min kulli ‘ainin lāmmatin.

    (HR. Bukhari no. 3371)

  8. Baca doa masuk rumah: “A‘udzu billāhil ‘adhīmi…”
  9. Hindari pamer nikmat di media sosial tanpa doa perlindungan.
  10. Bersedekah atas nama orang yang terkena ain.

Cara Ruqyah Ain Sendiri di Rumah

Langkah mudah:

  1. Baca Ayat Kursi (QS Al-Baqarah: 255).
  2. Baca Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas masing-masing 3x.
  3. Tiup ke telapak tangan, usap seluruh tubuh.
  4. Ulangi 3x sehari (pagi, petang, sebelum tidur).

Kesimpulan: Ain Itu Nyata, Tapi Allah Maha Pelindung

Apa itu ain adalah ujian yang bisa menimpa siapa saja. Tapi dengan iman, doa, dan amal shalih, kita bisa terlindung. Biasakan:

  • Ucapkan “Māšā’Allāh” saat memuji.
  • Baca doa harian pagi petang.
  • Jangan pamer nikmat berlebihan.
  • Dekatkan diri pada Al-Quran.

Ingat sabda Rasulullah SAW: “Tidak ada yang menyelamatkan dari ain kecuali doa dan ruqyah syar’i.”

Semoga bermanfaat. Lindungi diri dan keluarga dari apa itu ain dengan ilmu dan amal!



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya