Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Tri Satya dan Dasa Darma adalah dua pilar utama dalam Gerakan Pramuka yang wajib dihafal dan diamalkan oleh setiap anggota, mulai dari Pramuka Siaga hingga Penegak. Lebih dari sekadar teks yang diucapkan saat upacara, keduanya merupakan pedoman moral untuk membentuk karakter generasi muda yang beriman, bertanggung jawab, dan cinta Tanah Air. Artikel ini akan membahas secara lengkap isi Tri Satya dan Dasa Darma, makna di balik setiap butir, sejarah singkat, serta panduan praktis mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Gerakan Pramuka didirikan pada 14 Agustus 1961 oleh Presiden Soekarno. Sejak awal, Tri Satya dan Dasa Darma menjadi jiwa dari organisasi ini. Tri Satya adalah janji tiga poin yang diucapkan saat pengukuhan anggota, sementara Dasa Darma adalah sepuluh kewajiban harian yang harus diterapkan dalam perilaku.
Keduanya saling melengkapi. Tri Satya berfungsi sebagai komitmen besar, sedangkan Dasa Darma menjadi langkah-langkah kecil untuk mewujudkan janji tersebut.
Berikut teks resmi Tri Satya yang diucapkan oleh anggota Pramuka:
Butir ini mengajarkan bahwa segala tindakan harus didasari iman dan ketakwaan. Contoh: berdoa sebelum makan, jujur saat ujian, dan menjaga ucapan.
Mengajarkan patriotisme. Contoh: menghormati bendera Merah Putih, ikut upacara bendera, dan menjaga nama baik Indonesia di luar negeri.
Mendorong sikap sosial dan disiplin. Tanpa pamrih berarti ikhlas, bukan mengharap imbalan.
Berikut teks resmi Dasa Darma:
| No | Butir | Contoh Pengamalan |
|---|---|---|
| 1 | Takwa kepada Tuhan | Sholat tepat waktu, tidak berbohong |
| 2 | Mencintai alam | Tidak membuang sampah sembarangan |
| 3 | Patriot sopan | Mengucapkan salam, berdiri saat lagu Indonesia Raya |
| 4 | Patuh bermusyawarah | Menerima keputusan rapat kelas |
| 5 | Rela menolong | Membantu teman yang jatuh |
| 6 | Rajin terampil | Mengerjakan PR tepat waktu |
| 7 | Hemat cermat | Mematikan lampu saat tidak digunakan |
| 8 | Disiplin berani | Datang ke sekolah tepat waktu |
| 9 | Bertanggung jawab | Mengakui kesalahan sendiri |
| 10 | Suci pikiran | Berpikir positif, tidak iri hati |
Seorang anggota Pramuka Penggalang bernama Andi menemukan dompet di jalan. Ia langsung menyerahkannya ke kantor polisi tanpa mengambil isinya. Tindakan ini mencerminkan butir 9 Dasa Darma (dapat dipercaya) dan butir 3 Tri Satya (tanpa pamrih).
| Aspek | Tri Satya | Dasa Darma |
|---|---|---|
| Jumlah Butir | 3 | 10 |
| Bentuk | Janji (sumpah) | Kewajiban harian |
| Waktu Pengucapan | Saat pengukuhan | Setiap hari (diamalkan) |
Tri Satya dan Dasa Darma bukan hanya hafalan untuk lomba atau upacara. Keduanya adalah resep untuk menjadi manusia yang lebih baik. Mulailah dari hal kecil: tersenyum pada orang lain, membuang sampah pada tempatnya, atau membantu teman tanpa diminta. Lama-kelamaan, nilai-nilai ini akan tertanam dalam karakter kita.
Mari bersama-sama wujudkan generasi Pramuka yang tidak hanya pintar, tapi juga berakhlak mulia. Tri Satya dan Dasa Darma adalah warisan berharga—jangan biarkan hanya menjadi kata-kata, tapi jadikan nyata dalam tindakan!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved