Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

65 Pantun Ceramah Lucu Terbaik: Bikin Jamaah Ketawa Ngakak dan Semangat!

Irvan Sihombing
15/11/2025 10:52
65 Pantun Ceramah Lucu Terbaik: Bikin Jamaah Ketawa Ngakak dan Semangat!
Ilustrasi(Antara)

Selamat datang di halaman ini! Jika kamu mencari pantun ceramah lucu yang bisa membuat jamaah tersenyum lebar, kamu berada di tempat yang tepat. Pantun ini bukan hanya untuk hiburan, tapi juga untuk membuka hati agar pesan agama lebih mudah masuk. Pantun ceramah lucu sering digunakan ustadz atau santri untuk mencairkan suasana sebelum atau sesudah bercerita tentang iman dan kehidupan.

Kami kumpulkan 65 pantun ceramah lucu terbaik. Mudah dibaca, seperti cerita sehari-hari. Bagikan ke temanmu yang suka berceramah!

Apa Itu Pantun Ceramah Lucu dan Mengapa Penting?

Pantun adalah puisi pendek dari budaya kita yang terdiri dari empat baris. Baris pertama dan kedua seperti cerita biasa, sementara baris ketiga dan keempat bawa pesan utama. Saat dipakai dalam ceramah, pantun lucu bikin orang tidak bosan. Bayangkan, jamaah yang tadinya mengantuk jadi melek karena tawa!

Manfaat pantun ceramah lucu:

  • Mencairkan suasana tegang.
  • Membuat jamaah lebih dekat dengan penceramah.
  • Menyampaikan nasihat dengan cara ringan.

Struktur Pantun Ceramah Lucu yang Baik

Pantun ceramah lucu punya aturan sederhana. Baris 1-2: Gambarkan hal sehari-hari, seperti buah atau hewan. Baris 3-4: Sambung ke topik ceramah dengan candaan. Contoh: Mulai dari "Burung nuri terbang tinggi" lalu sambung ke "Jangan lupa shalat tepat waktu, ya!"

Ini bikin pantun mudah diingat dan dibagikan. Cocok untuk acara masjid atau pengajian kecil.

65 Contoh Pantun Ceramah Lucu

Berikut daftar 65 pantun ceramah lucu. Kami bagi jadi dua: 40 untuk pembuka dan 25 untuk penutup. Baca satu per satu, atau catat yang favorit!

Pantun Ceramah Lucu untuk Pembuka (1-40)

  1. Bunga mawar mekar di taman,
    Lebah madu datang menjilat.
    Selamat pagi hadirin yang aman,
    Mari kita mulai dengan senyuman!
  2. Burung pipit hinggap di dahan,
    Mencari makan pagi-pagi.
    Izinkan saya sapa kalian,
    Dengan pantun yang bikin hati riang!
  3. Mangga jatuh dari pohon tinggi,
    Anak kecil ambil dengan senang.
    Hadirin yang budiman di majlis ini,
    Semoga Allah beri berkah yang melimpah!
  4. Ikan patin berenang di sungai,
    Air jernih mengalir deras.
    Pagi ini kita berkumpul di sini,
    Untuk belajar agama dengan hati bersih!
  5. Kucing garong tidur di tikar,
    Bangun siang karena malas.
    Jangan seperti kucing yang ceroboh,
    Mari shalat subuh jangan terlambat!
  6. Beli sayur di pasar pagi,
    Harga murah tapi segar.
    Hadirin yang terhormat,
    Ceramah hari ini penuh hikmah!
  7. Burung merpati terbang ke langit,
    Mencari sahabat di ufuk jauh.
    Kita di sini seperti keluarga,
    Mari dengar kata-kata yang manis!
  8. Apel merah tergantung di ranting,
    Anak muda panjat pohon.
    Selamat datang para sahabat,
    Pantun ini buat kalian yang setia!
  9. Singa mengaum di savana luas,
    Membuat hewan lain takut.
    Tapi hari ini kita damai,
    Ceramah tentang kasih sayang!
  10. Durian jatuh ke tanah basah,
    Bau harum tapi berduri.
    Hadirin jangan takut mendengar,
    Pesan ini manis seperti madu!
  11. Kerbau mandi di lumpur hitam,
    Senang sekali badannya gatal.
    Kita mandi wudhu yang suci,
    Mulai ceramah dengan hati tenang!
  12. Bunga melati harum semerbak,
    Dipetik gadis di pagi hari.
    Hadirin yang cantik dan tampan,
    Mari kita belajar bersama!
  13. Angsa berenang di danau biru,
    Bebas riang tanpa beban.
    Izinkan saya buka acara,
    Dengan doa agar selamat selalu!
  14. Pisang rebus dimakan siang,
    Enak sekali dengan teh hangat.
    Ceramah ini seperti makanan,
    Nutrisi untuk jiwa yang haus!
  15. Elang terbang tinggi di awan,
    Mata tajam lihat mangsa.
    Kita lihat hikmah hari ini,
    Dari cerita yang penuh tawa!
  16. Tomat merah di kebun hijau,
    Dipetik ibu untuk masak.
    Hadirin yang baik hati,
    Semoga panen pahala berlimpah!
  17. Bebek kecil belajar berenang,
    Ibu bebek ajari dengan sabar.
    Kita belajar agama juga,
    Dari ustadz yang penuh ilmu!
  18. Kereta api lewat rel panjang,
    Desir angin bikin rambut acak.
    Perjalanan hidup kita panjang,
    Ikuti rel tauhid yang lurus!
  19. Jeruk nipis peras airnya,
    Asam manis untuk minum.
    Hidup ini asam garam,
    Tapi iman buat manis selamanya!
  20. Burung kolibri hinggap bunga,
    Minum nektar yang manis.
    Kita minum ilmu di sini,
    Agar hati menjadi segar!
  21. Kambing makan rumput hijau,
    Lompat-lompat di padang.
    Jamaah lompat dari dosa,
    Ke ampunan dengan taubat!
  22. Bintang bersinar di malam gelap,
    Pandu pelaut di lautan.
    Al-Quran pandu kita,
    Di dunia yang penuh gelap!
  23. Teh hangat diminum saat hujan,
    Hangatkan badan yang dingin.
    Ceramah ini hangatkan hati,
    Dari dinginnya dunia fana!
  24. Burung hantu tidur siang hari,
    Bangun malam untuk berburu.
    Jangan tidur saat belajar agama,
    Bangun malam untuk tahajud!
  25. Semangka merah dagingnya segar,
    Dipotong tipis untuk makan.
    Hikmah hari ini segar,
    Dipotong-potong agar mudah dicerna!
  26. Anjing kampung jaga rumah,
    Gonggong kencang saat malam.
    Iman kita jaga hati,
    Dari godaan setan yang licik!
  27. Bunga kamboja jatuh ke tanah,
    Harum tetap meski layu.
    Amal kita jangan jatuh,
    Tetap harum di sisi Allah!
  28. Truk besar angkut kayu panjang,
    Melewati jalan berlubang.
    Hidup ini seperti perjalanan,
    Hindari lubang dosa besar!
  29. Kopi hitam diminum pekat,
    Bangunkan mata yang ngantuk.
    Ceramah ini bangunkan jiwa,
    Dari tidur panjang kelalaian!
  30. Lebah madu buat sarang rapi,
    Kerja keras seharian.
    Kita kerja untuk akhirat,
    Agar sarang surga terisi!
  31. Pepaya muda dimakan mentah,
    Pahit tapi bergizi.
    Nasihat ini mungkin pahit,
    Tapi bergizi untuk hati!
  32. Burung gagak hitam berkicau,
    Suara serak tapi keras.
    Kita kicau kalimat thoyibah,
    Suara lembut tapi penuh makna!
  33. Roti tawar dioles selai,
    Manis pagi untuk sarapan.
    Hidup manis dengan iman,
    Selai tauhid yang lengket!
  34. Kuda lari di padang rumput,
    Kencang sekali tanpa henti.
    Lari kita ke surga,
    Jangan berhenti di tengah jalan!
  35. Bawang bombay bikin mata air,
    Ibu menangis saat iris.
    Hidup bikin air mata,
    Tapi taubat buat senyum kembali!
  36. Burung phoenix bangkit dari abu,
    Hidup baru setelah mati.
    Taubat kita seperti phoenix,
    Bangkit dari dosa yang lalu!
  37. Susu segar diminum anak kecil,
    Tumbuh besar badannya kuat.
    Ilmu agama minum setiap hari,
    Agar iman tumbuh kuat!
  38. Angin sepoi hembus daun,
    Daun bergoyang riang.
    Hati kita goyang dengan zikir,
    Riang selamanya di dunia!
  39. Timbangan timbang beras putih,
    Takaran pas untuk jual.
    Amal kita timbang di yaumil akhir,
    Semoga pas untuk surga!

Pantun Ceramah Lucu untuk Penutup (41-65)

  1. Ceramah selesai seperti hujan reda,
    Pelangi muncul di ujung sana.
    Terima kasih hadirin yang sabar,
    Semoga pahala jadi pelangi indah!
  2. Burung pulang ke sarang malam,
    Istirahat setelah terbang jauh.
    Kita pulang dengan ilmu baru,
    Istirahat tapi ingat pesan ini!
  3. Es krim meleleh di tangan panas,
    Lengket tapi manis rasanya.
    Ceramah ini mungkin lengket di hati,
    Manis pahalanya selamanya!
  4. Keranjang penuh buah segar,
    Dipetik dari kebun hijau.
    Hati kita penuh hikmah,
    Dari kebun ilmu yang subur!
  5. Api unggun redup pelan-pelan,
    Hangat malam yang dingin.
    Ceramah redup tapi hangat,
    Tetap ingat di hati yang dingin!
  6. Burung gereja bernyanyi pagi,
    Bangunkan tetangga yang tidur.
    Nasihat ini nyanyi di hati,
    Bangunkan dari tidur dosa!
  7. Dompet tebal isi uang banyak,
    Tapi jangan sombong ya.
    Pahala tebal dari amal,
    Jangan sombong di hadapan Tuhan!
  8. Balon terbang tinggi ke awan,
    Meletus jika angin kencang.
    Iman kita terbang tinggi,
    Jangan meletus karena ujian!
  9. Kue kering renyah di gigit,
    Manis gula di lidah.
    Pesan ini renyah di ingatan,
    Manis di akhirat nanti!
  10. Sungai mengalir ke laut lepas,
    Tak pernah berhenti deras.
    Amal kita alir ke surga,
    Tak berhenti meski dunia berhenti!
  11. Burung beo tiru suara manusia,
    Lucu sekali kata-katanya.
    Kita tiru kata Nabi,
    Lucu tapi penuh berkah!
  12. Sepeda dikayuh pelan-pelan,
    Tiba di tujuan dengan selamat.
    Hidup kita kayuh dengan sabar,
    Tiba di surga dengan selamat!
  13. Teater tutup tirai merah,
    Penonton pulang dengan senang.
    Ceramah tutup dengan doa,
    Pulang dengan hati yang senang!
  14. Kacang goreng renyah panas,
    Dimakan sambil cerita.
    Hikmah ini goreng di hati,
    Dimakan setiap hari!
  15. Burung layang-layang terbang rendah,
    Mencari makanan di sawah.
    Kita rendah hati belajar,
    Mencari ridha di sisi Allah!
  16. Buku tebal dibaca pelan,
    Ilmu masuk ke otak.
    Ceramah ini baca di hati,
    Ilmu masuk ke jiwa!
  17. Pesta selesai lampu padam,
    Tapi kenangan tetap terang.
    Acara selesai tapi pesan,
    Tetap terang di ingatan!
  18. Ikan lele berenang licin,
    Sulit ditangkap tangan kosong.
    Dosa sulit ditangkap taubat,
    Tapi iman tangkap dengan mudah!
  19. Kamera ambil foto indah,
    Kenangan abadi selamanya.
    Hari ini foto di hati,
    Kenangan iman abadi!
  20. Burung unta lari cepat,
    Tapi kepala dikubur pasir.
    Jangan lari dari masalah,
    Hadapi dengan iman kuat!
  21. Soto hangat dimakan lapar,
    Hangatkan perut yang kosong.
    Nasihat hangatkan jiwa lapar,
    Kosong dari kebaikan!
  22. Pintu masjid terbuka lebar,
    Undang semua orang masuk.
    Hati kita buka lebar,
    Untuk ilmu yang datang!
  23. Burung penguin berenang dingin,
    Tapi senang di es kutub.
    Kita senang di dunia panas,
    Dengan dinginnya iman!
  24. Lampu redup tapi menyala,
    Pandu jalan di malam.
    Ceramah redup tapi nyala,
    Pandu hidup di dunia!
  25. Terima kasih hadirin semua,
    Selesai sudah majelis ini.
    Semoga jumpa lagi nanti,
    Dengan pantun yang lebih lucu!

Cara Menggunakan Pantun Ceramah Lucu dengan Benar

Pilih pantun yang sesuai suasana. Latih bacanya agar lancar. Jangan terlalu banyak, cukup 1-2 per ceramah. Ini bikin jamaah ingat pesanmu lama!

Kesimpulan: Jadikan Ceramah Lebih Hidup dengan Pantun

Pantun ceramah lucu adalah senjata ampuh untuk ustadz modern. Dengan 65 contoh di atas, kamu punya stok banyak.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya