Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
APAKAH kamu sering menulis atau berbicara dengan kata yang itu-itu saja? Atau bingung membedakan kata yang berlawanan maknanya? Tenang! Artikel ini akan membahas antonim dan sinonim secara lengkap dan mudah dipahami. Cocok untuk siswa kelas 7 dan 8, atau siapa saja yang ingin memperkaya bahasa Indonesia.
Antonim dan sinonim adalah dua konsep penting dalam ilmu semantik, yaitu cabang bahasa yang mempelajari makna kata. Keduanya membantu kita memahami hubungan antar kata dan menggunakannya dengan tepat dalam berkomunikasi.
Antonim adalah pasangan kata yang memiliki makna berlawanan atau bertentangan. Kata-kata ini biasanya berada dalam satu kelompok semantik yang sama. Misalnya, "hidup" dan "mati" sama-sama membicarakan kondisi makhluk hidup, tapi maknanya berlawanan.
Menurut para ahli bahasa, antonim dibagi menjadi beberapa jenis:
| Kata | Antonim |
|---|---|
| Tinggi | Rendah |
| Cepat | Lambat |
| Terang | Gelap |
| Besar | Kecil |
| Panas | Dingin |
| Kaya | Miskin |
| Senang | Sedih |
| Masuk | Keluar |
| Atas | Bawah |
| Diam | Bergerak |
Catatan: Daftar ini bisa diperpanjang hingga ratusan kata!
Sinonim adalah kata-kata yang memiliki makna sama atau hampir sama, sehingga bisa saling menggantikan dalam kalimat tanpa mengubah arti utama. Sinonim sangat berguna untuk menghindari pengulangan kata yang membosankan.
Jenis sinonim berdasarkan tingkat kesamaannya:
| Aspek | Antonim | Sinonim |
|---|---|---|
| Makna | Berlawanan atau bertentangan | Sama atau hampir sama |
| Fungsi | Menunjukkan perbedaan/kontras | Menghindari pengulangan kata |
| Contoh Kalimat | "Hari ini panas, kemarin dingin." | "Anak itu pintar dan cerdas." |
| Penggunaan | Dalam perbandingan, puisi, teka-teki | Dalam menulis cerita, pidato, artikel |
Menguasai antonim dan sinonim memberikan banyak keuntungan, antara lain:
Kalimat monoton: "Ani pergi ke pasar. Ani membeli buah. Ani pulang."
Dengan sinonim: "Ani berangkat ke pasar. Ia menyantap buah. Lalu kembali ke rumah."
Dengan antonim: "Ani bukan pergi ke sekolah, tapi ke pasar. Ia tidak membeli sayur, tapi buah."
Ambil buku catatan, tulis satu kata, lalu cari 3 antonim dan 3 sinonimnya.
Ajak teman: "Lawan kata dari 'terang' apa?" atau "Kata lain dari 'bahagia'?"
Pilihan Ganda:
Setiap baca novel, catat kata baru beserta sinonim dan antonimnya.
Antonim dan sinonim adalah kunci untuk menguasai bahasa Indonesia dengan baik. Dengan memahami pengertian, contoh, perbedaan, dan cara menggunakannya, kamu akan lebih percaya diri menulis, berbicara, dan mengerjakan soal. (P-4)
Pelajari 250 sinonim dan antonim dalam Bahasa Indonesia. Mudah dipahami, cocok untuk pemula, lengkap dengan contoh dan penjelasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved