Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
Temukan pidato santri lucu singkat terlengkap di sini! Ada 25 pembukaan jenaka, 25 penutupan kocak, dan 25 adab ceramah yang bikin jamaah tersenyum. Cocok buat acara pesantren, pengajian, atau sekolah. Mudah dihafal, tetap sopan, dan penuh hikmah!
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah, kita kumpul lagi tanpa ada yang ketinggalan sandal di masjid. Itu tandanya semua sudah siap dengar pidato santri lucu singkat!
Alhamdulillahirobbil’alamin. Kalau tadi pagi saya kesiangan, bukan karena rebahan, tapi karena latihan kata pembuka yang lucu buat kalian.
Assalamu’alaikum. Santri itu harus sabar: sabar nunggu makan, sabar antri kamar mandi, dan sabar nunggu giliran pidato seperti saya.
Puji syukur ke Allah. Yang begadang belajar fiqih tadi malam, sekarang matanya masih segar karena disiram air wudhu berkali-kali.
Shalawat kepada Nabi Muhammad. Beliau kalau lihat kita, pasti bilang, “Wah, santri kok ganteng-ganteng semua?”
Assalamu’alaikum. Saya bukan MC profesional, tapi MC “Makan Cepat” karena takut kehabisan nasi di dapur pondok.
Alhamdulillah, acara mulai tepat waktu. Tepat waktu santri biasanya cuma pas adzan, sisanya molor lima menit.
Hadirin yang mulia. Kalau ngantuk, minum air putih saja. Bukan kopi, nanti malah ke toilet terus.
Puji syukur kita. Hari ini belajar bareng, besok ujian bareng, lusa lupa bareng. Itulah pesantren.
Assalamu’alaikum. Saya di sini bukan karena jago ngomong, tapi karena nomor urut pidato saya ke-10.
Alhamdulillah, semua hadir. Kecuali yang lagi piket cuci piring, semoga rezekinya lancar.
Assalamu’alaikum. Jangan lupa senyum, karena muka datar cuma cocok buat foto KTP.
Puji syukur. Kalau ada yang bawa HP, matikan dulu. Bukan karena haram, tapi biar tidak bunyi pas saya lupa kata-kata.
Shalawat dan salam. Nabi kita tersenyum, kita juga harus tersenyum. Kecuali pas lihat nilai ujian.
Assalamu’alaikum. Santri itu seperti baterai: harus dicas setiap malam, kalau tidak, besok lelet jalannya.
Alhamdulillah, cuaca cerah. Kalau hujan, pasti ada yang lupa bawa payung dan salahkan ustaz.
Hadirin sekalian. Saya berdiri di sini karena dipilih, bukan karena sukarelawan. Jadi kasih aplaus dong!
Puji syukur. Kita belajar agama supaya pintar, bukan supaya bisa debat sama tetangga.
Assalamu’alaikum. Kalau ada yang lapar, sabar dulu. Nanti ada makan, tapi jangan berebut seperti harimau.
Alhamdulillah. Acara ini gratis, tapi pahalanya mahal. Jadi jangan pulang duluan ya!
Shalawat terlebih dahulu. Nabi kita suka humor, makanya kita juga boleh ketawa, asal tidak pas khotbah Jumat.
Assalamu’alaikum. Saya grogi, tapi lebih grogi kalau disuruh nyanyi solo di depan umum.
Puji syukur. Kita kumpul di sini bukan karena wajib, tapi karena sayang sama ilmu dan temen sekelas.
Alhamdulillah. Mikrofonnya nyala, semoga suara saya juga nyala, bukan cuma bisik-bisik.
Assalamu’alaikum. Mari kita mulai dengan basmalah, bukan dengan “ehm… ehm…”
Wassalamu’alaikum. Semoga ilmu nempel di otak, bukan cuma di buku yang hilang besok.
Demikian pidato santri lucu singkat dari saya. Maaf kalau ada salah, namanya juga manusia pondok.
Billahi taufik wal hidayah. Kalau tadi ketawa, semoga pahalanya sama seperti sedekah.
Wassalam. Jangan lupa sholat berjamaah, kalau sendirian sujudnya suka kelamaan mikirin gebetan.
Akhir kata, semoga kita jadi santri rajin, bukan rajin tidur siang doang.
Wabillahi taufik. Besok ketemu lagi, semoga saya masih ingat nama kalian.
Assalamu’alaikum. Terima kasih atas perhatiannya, maaf atas HP yang bunyi tadi.
Demikian, semoga bermanfaat. Kalau tidak, minimal menghibur seperti sinetron pondok.
Wassalam. Jangan lupa cuci piring kalau piket, biar kamar wangi seperti surga.
Akhirul kalam, wassalamu’alaikum. Sampai jumpa, semoga tidak hujan biar sepatu tidak becek.
Sekian, terima kasih. Kalau ada yang lupa pulang, ingatkan ya, jangan dibiarkan sendirian.
Wassalam. Semoga kita bertemu lagi di acara yang lebih seru, dan makanannya lebih banyak.
Billahi taufik. Jangan lupa baca doa keluar ruangan, biar tidak nyasar ke kamar mandi putri.
Demikian pidato saya. Kalau ada yang salah, koreksi dengan senyum, bukan dengan lemparan sandal.
Wassalamu’alaikum. Semoga ilmu hari ini jadi amal, bukan cuma jadi cerita di grup WA.
Akhir kata, terima kasih. Kalau ada yang ngantuk tadi, semoga mimpi dapat ilmu, bukan dapat duit.
Wabillahi taufik. Sampai jumpa di kesempatan berikutnya, semoga kita semua masih hidup.
Assalamu’alaikum. Jangan lupa sholat sunnah, biar nilai raportnya juga sunnah—maksimal.
Demikian, wassalam. Kalau ada yang bawa bekal, boleh dibagi, namanya sedekah kecil-kecilan.
Sekian dari saya. Maaf kalau suara saya fals, namanya juga santri, bukan penyanyi dangdut.
Wassalamu’alaikum. Semoga kita semua jadi hamba yang bermanfaat, bukan cuma numpang lewat.
Billahi taufik. Terima kasih, dan jangan lupa matikan lampu kalau pulang terakhir.
Demikian pidato singkat saya. Kalau panjang, nanti dikira khotbah Jumat.
Wassalam. Sampai jumpa, semoga kita semua naik kelas, bukan naik darah.
Akhir kata, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Semoga berkah!
Jangan ceramah sambil ngupil. Nanti jamaah ikut-ikutan alergi.
Pakai peci yang pas, jangan miring kayak helm ojek online.
Jangan baca teks sambil melotot, nanti dikira marah sama mikrofon.
Kalau lupa kata, bilang “ehem” bukan “aduh”.
Tersenyum. Muka datar cuma cocok buat foto KTP.
Jangan pegang mikrofon terlalu dekat, nanti suara jadi seperti robot rusak.
Pakai baju bersih. Bau ketiak itu bukan wewangian sunnah.
Jangan ceramah sambil main HP. Nanti dikira lagi live TikTok.
Pandang jamaah, bukan pandang lantai. Nanti dikira lagi cari duit jatuh.
Jangan terlalu lama. Jamaah juga manusia, perutnya bisa keroncongan.
Bicara jelas, jangan seperti orang lagi ngunyah permen.
Jangan menunjuk-nunjuk. Jari telunjuk itu buat syahadat, bukan buat nuduh.
Pakai bahasa sederhana. Jangan pakai istilah Arab kalau jamaah cuma paham “Alhamdulillah”.
Jangan bercanda kelewatan. Nanti dikira stand-up comedy, bukan pengajian.
Hormati waktu. Kalau sudah waktunya makan, akhiri dengan cepat.
Jangan membelakangi jamaah. Itu bukan adab, itu olahraga yoga.
Pakai sandal yang rapi. Jangan sampai beda kiri-kanan.
Jangan batuk tanpa tutup mulut. Nanti virusnya ikut ceramah.
Ucapkan salam pembuka dan penutup. Jangan cuma “halo bro”.
Jangan membusungkan dada. Itu bukan adab, itu pamer otot.
Duduk yang sopan. Jangan selonjoran seperti di warung kopi.
Jangan menguap lebar-lebar. Nanti dikira lagi latihan teriak adzan.
Hormati ustaz pembina. Jangan bisik-bisik pas dia ngomong.
Jangan lupa baca doa. Ceramah tanpa doa seperti nasi tanpa garam.
Terakhir: rendah hati. Ilmu itu seperti air, mengalir ke tempat yang rendah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved