Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
Puasa Asyura adalah ibadah sunnah yang penuh berkah bagi umat Islam. Tahun depan, puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 2026 yang bertepatan dengan 10 Muharram 1448 H. Ini adalah momen spesial untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Puasa ini bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tapi juga cara untuk bersyukur atas nikmat-Nya. Mari kita bahas lebih dalam agar Anda siap menyambutnya!
Puasa Asyura berasal dari kata "asyura" yang artinya "sepuluh". Ini dilakukan pada tanggal 10 Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriah. Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan umatnya untuk berpuasa di hari ini. Alasannya? Untuk mengenang keselamatan Nabi Musa AS dan umatnya dari kejaran Firaun. Jadi, puasa ini adalah bentuk syukur yang sederhana tapi pahalanya besar.
Muharram adalah bulan suci, dan puasa Asyura menjadi salah satu amalan terbaik setelah puasa Ramadhan. Banyak orang bertanya, "Kapan tepatnya puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 2026?" Jawabannya ada di bawah ini.
Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia, 1 Muharram 1448 H diperkirakan jatuh pada 27 Juni 2026. Maka, puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 2026 yaitu 10 Muharram 1448 H, bertepatan dengan 6 Juli 2026 (berdasarkan konversi standar Kementerian Agama RI). Tanggal ini bisa sedikit bergeser tergantung rukyatul hilal, jadi pantau pengumuman resmi ya!
Untuk pahala lebih banyak, sunnah berpuasa juga di hari Tasua (9 Muharram) atau 11 Muharram. Jadi, Anda bisa puasa berturut-turut selama dua atau tiga hari. Ini seperti bonus dari sunnah Rasulullah SAW.
Sebelum berpuasa, ucapkan niat ini setelah Maghrib atau sebelum Subuh. Niat adalah kunci utama agar ibadah diterima. Berikut niat puasa Asyura dalam bahasa Arab, latin, dan artinya:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ عَاشُورَاءَ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumil 'asyura-i sunnatal lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya niat puasa hari Asyura sunnah karena Allah Ta'ala."
Ucapkan dengan ikhlas, dan InsyaAllah pahalanya mengalir deras.
Al-Quran tidak menyebut puasa Asyura secara langsung, tapi ada ayat yang mengajak kita bersyukur atas nikmat Allah. Salah satunya adalah Surah Ibrahim ayat 5:
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَى بِآيَاتِنَا أَنْ أَخْرِجْ قَوْمَكَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَذَكِّرْهُمْ بِأَيَّامِ اللَّهِ
Wa laqad arsalna Musa bi ayatina an akhrij qawmaka minaz zulumati ilannuri wa zakkirhum bi ayyamil laah.
Artinya: "Dan sungguh, Kami telah mengutus Musa dengan ayat-ayat Kami, (dengan tujuannya) agar mengeluarkan kaumnya dari kegelapan menuju cahaya dan mengingatkan mereka akan hari-hari Allah." (QS. Ibrahim: 5)
Ayat ini mengingatkan kita akan "hari-hari Allah", termasuk hari keselamatan Nabi Musa yang dirayakan dengan puasa Asyura.
Sedangkan hadits shahih yang menganjurkan puasa ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ibnu Abbas RA. Rasulullah SAW bersabda:
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى الْمَدِينَةَ فَرَأَى الْيَهُودَ يَصُومُونَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَقَالَ مَا هَذَا قَالُوا هَذَا يَوْمٌ صَالِحٌ أَنجَى اللَّهُ فِيهِ بَنَا مُوسَى وَغَرَّقَ أَلْ لَهُ فَرْعَوْنَ فَصَامَهُ مُوسَى شُكْرًا فَقَالَ نَحْنُ أَحَقُّ وَأَوْلَى بِمُوسَى مِنْكُمْ فَصَامَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ
Anna an-Nabiyya shallallahu 'alaihi wa sallam ata al-Madinata fara al-Yahuda yasumuuna yauma 'asyuraa-a faqaala maa haadhaa qaaluu haadhaa yaumun shaalihun anja Allahu feehi banaa Musa wa gharraqa 'alaa lahu fir'awna fa shaamahu Musa syukran faqaala nahnu ahaqqu wa awlaa bimusaa minkum fa shaamahu an-Nabiyyu shallallahu 'alaihi wa sallam wa amara bi siyaamih.
Artinya: "Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura. Beliau bertanya, 'Apa hari ini?' Mereka menjawab, 'Ini hari yang baik. Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya pada hari ini, maka Musa berpuasa syukur.' Nabi bersabda, 'Kami lebih berhak atas Musa daripada kalian.' Maka Nabi berpuasa pada hari itu dan memerintahkan (umatnya) untuk berpuasa." (HR. Muslim)
Hadits lain dari HR. Muslim tentang pahala: "Puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu." Bayangkan, satu hari puasa bisa lunasi kesalahan setahun! Luar biasa, kan?
Caranya mirip puasa sunnah biasa. Bangun sahur, niat di hati, tahan makan minum sampai Maghrib, lalu buka dengan kurma atau air. Hindari hal-hal yang membatalkan puasa seperti bohong atau bergunjing. Setelah itu, lanjutkan hari dengan shalat dan dzikir. Sederhana, tapi dampaknya besar untuk hati yang tenang.
Selain pahala agama, puasa ini bagus untuk tubuh. Membantu detoks, turunkan berat badan, dan tingkatkan imunitas. Secara spiritual, ini membersihkan dosa dan mendekatkan kita pada Allah. Cocok untuk yang ingin mulai tahun Hijriah baru dengan hati bersih.
Puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 2026 adalah kesempatan emas untuk tambah amal saleh. Catat di kalender: 6 Juli 2026! Ikuti sunnah Nabi, niatkan ikhlas, dan rasakan berkahnya. Semoga Allah terima ibadah kita semua. Amin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved