Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Apa Kucing Bisa Masuk Angin? Gejala Lengkap, Penyebabnya

 Gana Buana
14/11/2025 23:30
Apa Kucing Bisa Masuk Angin? Gejala Lengkap, Penyebabnya
Kucing peliharaanmu bisa masuk angin loh, ini cara mengatasinya.(Freepik)

PERNAH lihat kucing kesayangan tiba-tiba muntah busa, diare, atau hanya diam di sudut? Banyak pemilik langsung bertanya: apa kucing bisa masuk angin seperti manusia? Jawabannya: ya, meski istilah ini tidak ada dalam dunia kedokteran hewan, gejala yang mirip sering muncul akibat gangguan pencernaan ringan. Yuk, pahami penyebab, tanda, dan cara mencegahnya secara lengkap agar si meong selalu sehat!

Apakah Kucing Bisa Masuk Angin? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Istilah “masuk angin” pada kucing sebenarnya merujuk pada gangguan pencernaan sementara yang dipicu berbagai faktor. Tubuh kucing sangat sensitif terhadap perubahan suhu, pola makan, dan kebersihan. Saat sistem pencernaan terganggu, gas berlebih, hairball, atau infeksi ringan bisa muncul, mirip gejala masuk angin pada manusia.

Menurut pengamatan dokter hewan, kucing domestik lebih rentan saat musim hujan atau malam dingin karena bulu basah dan suhu tubuh turun. Jadi, apa kucing bisa masuk angin? Bisa, tapi lebih tepat disebut gastritis ringan atau gangguan motilitas usus.

7 Tanda Kucing Masuk Angin yang Wajib Kamu Tahu

Jangan abaikan perubahan kecil pada perilaku kucing. Berikut gejala umum yang menandakan masalah pencernaan:

  1. Muntah berulang: Bisa berupa makanan belum dicerna, busa putih, atau hairball (gumpalan bulu).
  2. Diare atau tinja lembek: Bau menyengat, kadang bercampur lendir.
  3. Perut kembung & sering kentut: Kucing gelisah, sering menggosok perut ke lantai.
  4. Kurang nafsu makan: Mangkuk penuh meski biasanya lahap.
  5. Lesu & banyak tidur: Tidak mau bermain, hanya meringkuk di tempat hangat.
  6. Bersin atau pilek ringan: Hidung basah, mata berair saat cuaca dingin.
  7. Dehidrasi ringan: Gusi pucat, kulit kurang elastis saat dicubit.

Catatan: Jika muntah lebih dari 3 kali dalam 24 jam atau tinja berdarah, segera bawa ke dokter hewan!

Penyebab Utama Kucing Masuk Angin

Agar pencegahan tepat sasaran, kenali dulu pemicunya:

  • Perubahan cuaca mendadak – Dari panas ke hujan deras dalam sehari.
  • Makanan basi atau terlalu dingin – Sisa makanan overnight di suhu ruang.
  • Hairball menumpuk – Kucing ras berbulu panjang (Persia, Maine Coon) lebih rentan.
  • Stres – Pindah rumah, tamu baru, atau suara keras.
  • Air minum kotor – Bakteri dari wadah yang jarang dicuci.
  • Makan berlebihan – Terlalu banyak treat atau wet food tinggi lemak.

Mitos vs Fakta: Kucing Masuk Angin

Mitos Fakta
Kucing masuk angin karena keluar malam. Benar jika bulu basah + suhu turun drastis, bukan karena “angin” itu sendiri.
Minum air dingin langsung bikin masuk angin. Tidak langsung, tapi bisa memicu kembung jika perut sensitif.
Semua kucing ras panjang rentan hairball. Hanya jika grooming berlebih & kurang serat dalam makanan.

10 Langkah Praktis Mencegah Kucing Masuk Angin

Tak perlu obat mahal. Cukup terapkan kebiasaan sehari-hari ini:

  1. Sediakan tempat tidur hangat: Gunakan bantal tebal atau selimut wol di musim hujan.
  2. Sisir bulu setiap hari: Pakai sisir khusus anti hairball untuk kurangi bulu tertelan.
  3. Beri pakan kaya serat: Pilih dry food dengan minimal 3% serat kasar.
  4. Hangatkan makanan basah: Panaskan wet food 10 detik di microwave sebelum disajikan.
  5. Ganti air minum 2x sehari: Gunakan air matang hangat suam-suam kuku.
  6. Hindari mandi malam: Mandikan pagi/siang, keringkan sempurna dengan hairdryer low heat.
  7. Berikan malt paste mingguan: Bantu keluarkan hairball alami dari saluran cerna.
  8. Jaga kebersihan litter box: Cegah stres yang picu gangguan makan.
  9. Vaksin & cacing rutin: Setiap 6 bulan untuk tingkatkan daya tahan tubuh.
  10. Pantau berat badan: Obesitas bikin pencernaan lambat & rentan kembung.

Resep Rumahan Pendukung Pencernaan Kucing

Tak punya malt paste? Coba ini (konsultasi dokter hewan dulu ya!):

  • Pumpkin puree: 1 sdt labu kukus halus, campur wet food, 2x seminggu.
  • Probiotik kucing: Bubuk khusus hewan, tabur di makanan untuk flora usus sehat.
  • Air kaldu ikan tanpa garam: Dorong minum lebih banyak saat cuaca dingin.

Kapan Harus ke Dokter Hewan? Tanda Bahaya!

Jangan tunggu parah. Segera ke klinik jika:

  • Muntah >3x dalam 24 jam
  • Diare berdarah atau hitam
  • Kucing tak mau makan >48 jam
  • Demam (suhu >39,5°C)
  • Perut sangat kembung & keras
  • Mata cekung (tanda dehidrasi berat)

Dokter biasanya beri obat anti mual, probiotik, atau infus jika perlu. Deteksi dini = pemulihan cepat!

Kesimpulan: Jaga Kucing dari Masuk Angin itu Mudah!

Sekarang kamu sudah tahu jawaban apa kucing bisa masuk angin: iya, tapi bisa dicegah dengan perawatan sederhana. Mulai dari sisir rutin, pakan berkualitas, sampai jaga kehangatan, semua bikin kucing lincah 365 hari. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya