Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kapan Hari Ayah Nasional? Sejarah, Makna, dan Cara Merayakannya

 Gana Buana
09/11/2025 18:05
Kapan Hari Ayah Nasional? Sejarah, Makna, dan Cara Merayakannya
Tahukah Anda kapan Hari Ayah diperingati di Indonesia?(Freepik)

Setiap orang pasti memiliki sosok ayah yang istimewa dalam hidupnya. Namun tahukah Anda kapan Hari Ayah diperingati di Indonesia? Banyak yang masih bingung, karena berbeda dengan Father’s Day di luar negeri. Di tanah air, Hari Ayah Nasional dirayakan setiap 12 November.

Momentum ini menjadi pengingat penting bahwa peran ayah dalam keluarga sama berharganya dengan peran ibu, hanya saja, cara mereka menunjukkan kasih sayang sering kali berbeda.

Sejarah Singkat Hari Ayah Nasional

Pertanyaan “Kapan Hari Ayah dimulai di Indonesia?” berakar dari sebuah peristiwa sederhana namun menyentuh.

Pada tahun 2004, Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) di Surakarta mengadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ibu. Acara itu disambut hangat, namun muncul satu pertanyaan menarik dari peserta: “Kapan ada sayembara untuk ayah?”

Pertanyaan itu menggugah kesadaran bahwa peran ayah juga patut diapresiasi. Dua tahun kemudian, tepat pada 12 November 2006, PPIP mendeklarasikan Hari Ayah Nasional di Solo dan Maumere, Nusa Tenggara Timur.

Sejak saat itu, setiap 12 November diperingati secara nasional sebagai wujud penghargaan kepada figur ayah, meskipun belum menjadi hari libur resmi.

Makna Hari Ayah dalam Kehidupan Keluarga

Ketika membicarakan Hari Ayah, kita tidak hanya bicara tentang tanggal 12 November, tapi juga makna yang terkandung di baliknya.

Ayah sering digambarkan sebagai sosok kuat, pelindung, dan tulang punggung keluarga. Namun di balik ketegasan itu, tersimpan kasih sayang yang dalam, kasih yang mungkin tak banyak diucapkan, tapi nyata dalam tindakan.

Hari Ayah Nasional mengajak kita merenungi betapa besar peran ayah dalam perjalanan hidup:

  • Ia yang rela bangun pagi dan pulang larut demi kebutuhan keluarga.
  • Ia yang jarang menangis, tapi hatinya luluh ketika anaknya berhasil.
  • Ia yang mungkin jarang memeluk, tapi selalu memastikan kita aman.

Merayakan Hari Ayah bukan hanya tentang memberi hadiah, melainkan tentang menyadari bahwa tanpa ayah, banyak hal tidak akan sama.

Perbedaan Hari Ayah Nasional dan Father’s Day Internasional

Banyak orang mengira bahwa Hari Ayah Nasional sama dengan Father’s Day yang populer di luar negeri. Padahal, keduanya berbeda.
Di Indonesia, Hari Ayah diperingati setiap 12 November, sedangkan di banyak negara lain seperti Amerika Serikat atau Australia, Father’s Day jatuh pada hari Minggu ketiga di bulan Juni.

Perbedaan ini justru menunjukkan kekayaan budaya Indonesia.

Jika di luar negeri perayaannya bersifat komersial, maka di Indonesia maknanya lebih personal, sebagai momentum kekeluargaan, penghormatan, dan rasa terima kasih kepada ayah tanpa perlu pesta besar.

Kapan Hari Ayah Harus Dirayakan? Setiap Hari Bisa Jadi Hari Ayah

Walau secara resmi Hari Ayah Nasional jatuh setiap 12 November, sejatinya setiap hari bisa menjadi “Hari Ayah”.

Tidak ada salahnya menggunakan momen ini untuk mulai membangun kembali kedekatan dengan ayah yang mungkin selama ini jarang berbicara, terlalu sibuk, atau canggung mengekspresikan perasaan.

Kita bisa memulai dari hal kecil, menyapa lebih dulu, bertanya kabar, atau sekadar menemani menonton acara favoritnya. Momen sederhana seperti ini justru lebih berkesan daripada perayaan besar.

7 Cara Bermakna Merayakan Hari Ayah Nasional

Berikut ide sederhana namun bermakna untuk memperingati Hari Ayah agar terasa lebih dekat dan penuh makna:

1. Beri Waktu, Bukan Hanya Barang

Luangkan waktu bersama ayah tanpa distraksi gadget. Dengarkan ceritanya, tawa, dan pandangannya tentang hidup.

2. Tuliskan Surat atau Ucapan Terima Kasih

Jika sulit berbicara langsung, tulislah surat. Kata-kata jujur dari hati sering kali lebih menyentuh daripada hadiah mahal.

3. Beri Hadiah Simbolis

Berikan barang yang memiliki makna emosional, seperti foto keluarga, jaket lama yang diganti baru, atau buku favoritnya.

4. Masak Makanan Kesukaan Ayah

Momen memasak atau makan bersama bisa jadi cara sederhana menunjukkan kasih sayang tanpa banyak bicara.

5. Kenang Momen Lama Bersama

Lihat album foto, tonton video lama, atau sekadar mengenang masa kecil. Nostalgia bisa mempererat hubungan.

6. Rayakan Bersama Keluarga

Ajak seluruh anggota keluarga untuk ikut merayakan Hari Ayah dengan penuh tawa dan kehangatan.

7. Ungkapkan Rasa Sayang di Media Sosial

Tidak ada salahnya berbagi kisah tentang ayah di media sosial sebagai bentuk apresiasi publik terhadap sosok luar biasa itu.

Pentingnya Menghargai Sosok Ayah Sejak Sekarang

Kapan terakhir kali Anda berbicara dari hati dengan ayah?

Sering kali kita menunda, hingga waktu tak lagi memberi kesempatan. Hari Ayah mengingatkan bahwa kasih seorang ayah sering tersembunyi di balik diam dan kerja kerasnya.

Ayah tidak butuh pujian besar; yang ia butuhkan adalah perhatian kecil yang tulus. Ucapan sederhana seperti “Terima kasih, Yah” bisa jadi hal yang paling berharga baginya.

Kapan Hari Ayah Internasional Diperingati?

Sebagai tambahan informasi, bagi Anda yang bertanya “Kapan Hari Ayah di dunia?”, jawabannya berbeda-beda di setiap negara.

  • Minggu ketiga bulan Juni: Amerika Serikat, Inggris, Kanada, India, Filipina, dan lainnya.
  • 19 Maret: Spanyol, Italia, dan Portugal.
  • 5 Desember: Thailand (bertepatan dengan ulang tahun Raja Bhumibol Adulyadej).
  • Namun di Indonesia, 12 November tetap menjadi tanggal resmi Hari Ayah Nasional.

Penutup

Kini Anda sudah tahu kapan Hari Ayah diperingati di Indonesia, setiap 12 November. Namun lebih dari sekadar tanggal, Hari Ayah adalah tentang bagaimana kita menghargai cinta yang diam-diam bekerja setiap hari untuk keluarga.

Mari jadikan peringatan ini sebagai pengingat untuk lebih dekat dengan ayah. Karena kadang, cara terbaik mencintai adalah dengan hadir, mendengar, dan mengucapkan terima kasih. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik