Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGANTIAN profesi atau career switch adalah keputusan besar yang membutuhkan pertimbangan matang. Menurut Psikolog Pendidikan dan Career Coach, Arienda Anggraini, ada beberapa faktor penting yang perlu dipikirkan agar proses transisi berjalan lancar dan sukses.
Berikut adalah 5 hal yang sebaiknya Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk beralih profesi dilansir dari Antara:
Memutuskan untuk beralih profesi sebaiknya tidak didorong oleh perasaan sesaat, seperti rasa lelah dengan pekerjaan saat ini atau ketidaknyamanan dengan lingkungan kerja. Selain itu, jangan terpengaruh oleh rasa FOMO (Fear of Missing Out) melihat orang lain memiliki profesi yang lebih menarik. Refleksi diri menjadi langkah pertama yang krusial sebelum mengambil keputusan besar ini.
Salah satu kunci sukses dalam beralih profesi adalah memastikan profesi baru tersebut sesuai dengan minat dan tujuan hidup Anda. Jika profesi yang dipilih memang selaras dengan passion, Anda akan lebih mampu bertahan lama dan merasa puas dengan pekerjaan yang dijalani. Contohnya, seorang aktris yang merasa puas karena dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi orang lain.
Tidak ada profesi yang sempurna. Setiap pekerjaan pasti memiliki tantangannya masing-masing. Oleh karena itu, penting untuk memiliki mentalitas yang kuat untuk bangkit kembali ketika merasa lelah atau bosan. Jika Anda tidak siap menghadapi rintangan dalam profesi baru, Anda bisa saja merasa mudah menyerah.
Sebelum memilih jalur karir baru, pastikan Anda memahami alasan mengapa Anda ingin beralih profesi. Mengetahui tujuan hidup dan alasan mengapa Anda ingin mengejar profesi tersebut akan memberikan motivasi dan kebermaknaan dalam perjalanan karier Anda. Setiap langkah yang diambil akan terasa lebih bermakna jika tujuannya jelas.
Pertimbangkan keterampilan yang Anda miliki saat ini dan bandingkan dengan keterampilan yang diperlukan untuk profesi baru yang ingin Anda tuju. Baik soft skills maupun hard skills, setiap profesi memiliki gaya kerja dan keahlian yang berbeda. Apakah Anda siap untuk belajar hal-hal baru dan menyesuaikan diri dengan gaya kerja yang berbeda?
Selain itu, penting juga untuk memperhatikan perubahan lingkungan atau budaya kerja yang mungkin berbeda antara perusahaan besar dan startup. Masing-masing memiliki dinamika yang unik dan memerlukan mentalitas yang fleksibel untuk beradaptasi.
Sebelum mengambil langkah terakhir, pastikan Anda telah mempelajari semua aspek penting dari profesi baru yang ingin dijalani, seperti aspek finansial, peluang karir jangka panjang, dan lokasi kerja.
Dengan pertimbangan matang dan pemahaman yang baik tentang profesi baru, Anda akan dapat menjalani transisi karier dengan lebih percaya diri dan sukses. (Ant/Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved