Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MALAS-malasan adalah keadaan ketika seseorang enggan melakukan aktivitas meskipun memiliki waktu dan kemampuan untuk melakukannya.
Biasanya, orang yang malas-malasan lebih memilih beristirahat, tidur, menunda pekerjaan, atau bermain gadget daripada melakukan hal yang produktif.
Kebiasaan malas membuat seseorang menunda pekerjaan dan sulit menyelesaikan tugas tepat waktu. Akibatnya, banyak hal penting tertunda dan hasil kerja jadi tidak maksimal.
Malas berpikir dan jarang melakukan aktivitas mental dapat membuat otak kurang terlatih, menurunkan daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan mengambil keputusan.
Terlalu sering berdiam diri tanpa aktivitas fisik dapat menyebabkan otot melemah, stamina menurun, dan tubuh mudah lelah meski melakukan hal kecil.
Gaya hidup pasif membuat kalori yang masuk tidak terbakar dengan baik, sehingga mudah menumpuk lemak dan menyebabkan obesitas.
Orang yang sering malas bergerak berisiko lebih tinggi mengalami penyakit seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi.
Malas-malasan bisa memicu rasa bosan, stres, hingga depresi ringan, karena otak tidak mendapatkan stimulasi dan tidak ada rasa pencapaian.
Kebiasaan menunda-nunda membuat waktu terbuang sia-sia, sehingga peluang dan kesempatan penting dalam hidup bisa hilang begitu saja.
Malas bekerja atau berusaha bisa menyebabkan penurunan penghasilan, bahkan kesulitan keuangan karena tidak ada motivasi untuk berkembang.
Ketika banyak hal tidak terselesaikan, seseorang bisa merasa tidak berguna dan kurang berharga, yang lama-kelamaan menurunkan kepercayaan diri.
Sikap malas bisa membuat seseorang menjauh dari lingkungan sosial, sulit bergaul, dan terlihat tidak bisa diandalkan oleh orang lain.
Sering malas-malasan bukan hanya membuat hidup tidak produktif, tetapi juga bisa berdampak buruk pada kesehatan fisik, mental, dan sosial. (Z-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved