Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Fitofarmaka Lokal Bisa Kurangi Volume Impor Obat Kimiawi

M Iqbal Al Machmudi
16/10/2025 20:29
Fitofarmaka Lokal Bisa Kurangi Volume Impor Obat Kimiawi
FITOFARMAKA atau obat bahan baku alam.(Dok. Kemenkes)

FITOFARMAKA atau obat bahan baku alam dari dalam negeri memiliki potensi mengurangi impor bahan obat. Namun, upaya mengurangi impor bahan obat tersebut tentunya harus didukung dengan regulasi dari pemerintah untuk membuka keran fitofarmaka yang bisa dijamin oleh sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Kami mulai menyadarkan masyarakat dan dokter bahwa kalau bahan baku yang diimpor itu kebanyakan kimiawi. Makanya kami itu berusaha untuk menggunakan bahan baku lokal yang bersifat berbasis biodiversitas," kata Director of Business Development and Scientific Affairs PT Dexa Medica, Raymond Tjandrawinata saat ditemui di Cikarang, Kamis (16/10).

Saat ini pemerintah belum membuka keran untuk menggunakan obat berbasis biodiversitas ke JKN. Padahal bahan alam dari tanaman ataupun hewani di Indonesia sangat banyak yang bisa digunakan untuk sebagai obat-obatan.

Diketahui regulasi obat yang dijamin oleh BPJS Kesehatan diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 54 Tahun 2018 tentang Penyusunan Dan Penerapan Formularium Nasional Dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan. Sayangnya, sampai saat ini belum ada obat-obat yang berasal dari bahan alam digunakan di dalam sistem JKN.

"Kalau keran itu dibuka maka menurut saya akan banyak industri yang membuat fitofarmaka dan kemudian akan menurunkan importasi bahan baku obat dan beralih menggunakan bahan biodiversitas yang sangat alami dan juga banyak di Indonesia ini," ungkapnya.

Ia mengungkapkan jika bahan baku impor itu bisa turun 10 persen sudah sangat bagus dan bisa terus memicu penggunaan obat dalam negeri lebih luas.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya