Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
Burung perkutut putih mata merah bukan sekadar hewan peliharaan biasa. Di masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa, burung ini dikenal sebagai simbol keberuntungan dan kekuatan gaib. Banyak orang percaya bahwa memelihara perkutut putih mata merah bisa mengubah nasib seseorang. Tapi, benarkah mitos-mitos ini? Mari kita bahas satu per satu dengan sederhana.
Perkutut putih mata merah adalah jenis burung perkutut langka yang memiliki bulu putih bersih dan mata berwarna merah mencolok. Burung ini sering disebut Mustikaning Manuk atau burung mustika. Suaranya yang merdu membuatnya populer di kalangan pencinta burung. Tapi, yang bikin istimewa adalah mitos-mitos kuno yang melekat padanya. Burung ini dipercaya hanya bisa dimiliki oleh orang-orang terpilih, seperti raja atau bangsawan zaman dulu.
Mitos perkutut putih mata merah sudah ada sejak zaman Kerajaan Singosari dan Pajajaran. Orang Jawa kuno percaya burung ini membawa aura mistis yang memengaruhi pemiliknya. Melihat burung ini di langit dianggap pertanda baik, seperti kedekatan dengan alam gaib. Suaranya pun diyakini menyimpan pesan spiritual. Hingga kini, cerita ini turun-temurun dan membuat burung ini jadi incaran kolektor serta pengusaha.
Ada banyak cerita menarik tentang burung ini. Berikut beberapa mitos yang paling sering dibicarakan:
Mitos pertama yang paling terkenal adalah perkutut putih mata merah sebagai penarik rezeki. Konon, siapa pun yang memeliharanya akan mendapat kemudahan dalam mencari nafkah. Rezeki datang deras, seperti air mengalir. Tak heran, banyak pengusaha yang rela bayar mahal untuk burung ini. Apakah ini benar? Banyak yang bilang iya setelah mencoba!
Selain rezeki, burung ini dipercaya melindungi pemilik dari bahaya gaib. Mitos bilang, perkutut putih mata merah bisa menolak santet atau ilmu hitam. Aura mistisnya membuat musuh tak berdaya. Di desa-desa, orang sering cerita bagaimana burung ini selamatkan keluarga dari bala bencana.
Burung perkutut pada umumnya melambangkan cinta dan kesetiaan. Tapi yang putih mata merah ini lebih spesial. Diyakini membawa harmoni ke rumah tangga, membuat hubungan lebih harmonis. Bahkan, ada yang percaya burung ini bantu pernikahan bahagia dan umur panjang.
Melihat perkutut putih mata merah di alam liar dianggap pesan dari roh leluhur. Mitos ini bilang, burung ini muncul saat ada kabar baik atau peringatan. Suaranya yang lembut seperti bisikan gaib, bikin orang merasa tenang dan terlindungi.
Tentu saja, mitos ini lebih ke kepercayaan budaya daripada ilmu pengetahuan. Secara biologis, mata merah pada burung ini karena mutasi genetik yang langka, mirip albino. Tapi, tak ada bukti ilmiah bahwa ia bawa rezeki. Yang pasti, memelihara burung ini bisa bikin hati senang dan rumah lebih hidup. Mungkin, keberuntungan datang dari perasaan positif itu sendiri.
Jika Anda tertarik pelihara, ingat perawatan sederhana. Beri pakan seperti biji-bijian, sayur hijau, dan air bersih. Sangkarnya harus luas agar burung nyaman. Jaga kebersihan dan beri waktu bermain. Dengan begitu, suaranya akan makin merdu dan mitosnya terasa lebih nyata!
Mitos perkutut putih mata merah memang penuh pesona. Dari rezeki hingga perlindungan, cerita ini jadi bagian warisan budaya kita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved