Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANAAN aqiqah merupakan salah satu ibadah penting dalam Islam untuk menyambut kelahiran anak. Aqiqah dilakukan dengan menyembelih hewan, seperti kambing atau domba, sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT. Dalam artikel ini, kita akan membahas niat menyembelih hewan aqiqah, tata cara yang benar, serta doa yang dianjurkan sesuai syariat Islam. Artikel ini disusun dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami dan ramah SEO untuk membantu Anda memahami proses aqiqah secara lengkap.
Aqiqah adalah ibadah sunnah yang dilakukan dengan menyembelih hewan untuk anak yang baru lahir. Ibadah ini biasanya dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran, sekaligus mencukur rambut bayi dan memberi nama. Aqiqah bertujuan untuk menunjukkan rasa syukur kepada Allah atas anugerah anak serta mendoakan keberkahan bagi sang anak.
Menurut hadits shahih dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberi nama." (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan lainnya).
عن عائشة رضي الله عنها قالت: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: "كل غلام رهينة بعقيقته تذبح عنه يوم سابعه ويحلق رأسه ويسمى"
(Transliterasi: Kullu ghulamin rahinatun bi'aqiqatihi tudzbahu 'anhu yawma sabi'ihi wayuhlaqu ra'suhu wayusamma).
Niat adalah hal utama dalam setiap ibadah, termasuk saat menyembelih hewan aqiqah. Niat harus diucapkan dengan hati yang ikhlas untuk mengharap ridha Allah SWT. Berikut adalah lafal niat menyembelih hewan aqiqah:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، اللهُمَّ هَذِهِ عَقِيْقَةُ (اسم الطفل) ابْنِ/بِنْتِ (اسم الاب)
(Transliterasi: Bismillahirrahmanirrahim, Allahumma hadzihi 'aqiqatu [nama anak] ibni/binti [nama ayah])
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, ini adalah aqiqah [nama anak], anak dari [nama ayah]."
Pastikan saat mengucapkan niat, Anda menyebutkan nama anak dan nama ayah dengan jelas. Niat ini diucapkan oleh penyembelih atau orang yang mewakili, misalnya penyedia jasa aqiqah.
Agar aqiqah sah dan sesuai syariat, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan:
Setelah menyembelih, ada doa yang dianjurkan untuk dibaca agar aqiqah penuh keberkahan:
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْهَا مِنِّي كَمَا تَقَبَّلْتَ مِنْ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلِكَ وَمُحَمَّدٍ نَبِيِّكَ
(Transliterasi: Allahumma taqabbalha minni kama taqabbalta min Ibrahim khalilika wa Muhammad nabiyyika)
Artinya: "Ya Allah, terimalah aqiqah ini dariku sebagaimana Engkau menerima dari Ibrahim, kekasih-Mu, dan Muhammad, nabi-Mu."
Aqiqah bukan hanya ibadah, tetapi juga memiliki hikmah besar, seperti:
Dengan melaksanakan aqiqah sesuai syariat, orang tua berharap anaknya tumbuh menjadi anak yang sholeh atau sholehah dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved