100 Kata Konotasi dan Contohnya: Pahami Makna Tersembunyi!
mediaindonesia.com
09/10/2025 11:39
Ilustrasi(Freepik)
Kata konotasi adalah kata yang memiliki makna tambahan atau emosional di luar makna aslinya. Kata ini sering digunakan untuk menyampaikan perasaan, seperti pujian atau sindiran. Dengan memahami kata konotasi, kamu bisa berkomunikasi lebih menarik dan bermakna. Artikel ini akan membahas pengertian kata konotasi dan memberikan 100 contoh lengkap dengan kalimat sederhana agar mudah dipahami. Yuk, pelajari!
Apa Itu Kata Konotasi?
Kata konotasi adalah kata yang membawa makna tambahan, biasanya terkait emosi atau nilai budaya. Berbeda dengan denotasi (makna asli), konotasi menambah nuansa seperti positif, negatif, atau netral. Contohnya, kata "rumah" (denotasi: tempat tinggal) bisa jadi "sarang" (konotasi: tempat buruk). Penggunaan kata konotasi sering ditemukan dalam puisi, iklan, atau percakapan sehari-hari.
Jenis-Jenis Kata Konotasi
Ada tiga jenis kata konotasi berdasarkan maknanya:
Rendah budi: Jangan rendah budi, hormati orang lain.
Semute di dompet: Dia semute di dompet, tak pernah berbagi.
Tangan lembut: Tangan lembutnya membuat semua nyaman.
Tikus gudang: Tikus gudang itu suka mencuri barang.
Ular berbaju: Dia ular berbaju, pura-pura baik.
Bunga hati: Dia adalah bunga hati ayahnya.
Kamera pikiran: Matanya seperti kamera pikiran, penuh ide.
Kepala besi: Dia kepala besi, tak mau kalah.
Lidah manis: Lidah manisnya membuat semua terpesona.
Mata jeli: Mata jelinya tak pernah melewatkan detail.
Pipi apel: Pipi apelnya membuatnya terlihat manis.
Singa tua: Dia seperti singa tua, masih berwibawa.
Tangan ringan: Dia tangan ringan, suka membantu.
Hati nurani: Hati nuraninya berkata untuk jujur.
Mengapa Memahami Kata Konotasi Penting?
Memahami kata konotasi membantu kamu menangkap makna tersembunyi dalam percakapan atau tulisan. Ini juga membuat komunikasimu lebih kaya dan menarik. Dengan daftar 100 kata konotasi di atas, kamu bisa berlatih menggunakannya dalam kalimat sehari-hari. Mulailah dengan kata-kata sederhana seperti "hati emas" atau "kepala dingin" untuk menambah warna dalam bahasamu!
Kesimpulan
Kata konotasi menambah makna emosional dalam bahasa. Dengan memahami 100 contoh di atas, kamu bisa lebih jeli dalam berkomunikasi.