Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa pembersihan puing bangunan musala ambruk pondok pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur, telah mencapai 80 persen.
"Pembersihan puing material telah mencapai 80 persen dan jenazah korban semakin banyak ditemukan," kata Kapusdatin BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Senin (6/10).
Abdul mengatakan, pihaknya juga mengerahkan satu unit breaker excavator penghancur beton dan dua bucket excavator yang bertugas membersihkan puing material.
"Tujuannya masih sama, mengangkat dan membersihkan semua puing reruntuhan agar memudahkan tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) menemukan jenazah para korban," ujarnya.
Hingga Minggu pukul 23.30 WIB, sebanyak 24 jenazah telah ditemukan, termasuk empat potongan tubuh manusia. Data ini menambah akumulasi data korban meninggal dunia menjadi 49 orang, sedangkan jumlah bagian tubuh yang ditemukan menjadi lima potongan.
"Seluruh jenazah dan bagian tubuh itu telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Surabaya untuk diidentifikasi," ucapnya.
Berdasarkan temuan jenazah, jumlah korban dalam pencarian pun menyusut menjadi 14 orang.
Sedangkan jumlah yang telah ditemukan dalam kondisi selamat ada sebanyak 104 orang, di mana sebanyak 6 masih dalam perawatan secara intensif, 97 orang sudah selesai perawatan dan satu orang kembali ke rumah tanpa perawatan. (H-4)
GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mempercepat kepulangannya ke Surabaya dari Misi Dagang dan Investasi di Palembang, Sumatra Selatan.
SUASANA hening saat salat Ashar berubah menjadi kepanikan dan jeritan, ketika atap bangunan musala di Pondok Pesantren Putra Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, mendadak ambruk.
ANGGOTA DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, menyerukan kehati-hatian pemerintah dalam memberikan bantuan kepada Ponpes Al Khoziny yang baru-baru ini tertimpa musibah.
TIM Inafis dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim kembali mendatangi lokasi reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Kamis (9/10).
KAPOLRESTA Sidoarjo Kombes Christian Tobing menjenguk santri korban musibah ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo yang masih dirawat di RSUD RT Notopuro, pada Rabu (8/10).
PERISTIWA ambruknya bangunan musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, menjadi pengingat penting tentang perlunya kepatuhan terhadap peraturan teknis bangunan gedung.
TRAGEDI ambruknya musala Ponpes Al Khoziny menyisakan duka. Sebanyak 17 korban meninggal dunia ditemukan dan berhasil diidentifikasi.
GUNA mempercepat proses identifikasi jenazah santri runtuhnya musala Ponpes Al Khoziny, RS Bhayangkara Surabaya memanggil tim Inafis dari sejumlah rumah sakit milik Polri di Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved