Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Ular sawah sering ditemukan di area persawahan dan lingkungan lembap seperti rawa atau sungai. Hewan ini berperan penting dalam ekosistem karena membantu mengendalikan hama seperti tikus dan serangga. Namun, tidak semua ular sawah aman. Ada yang berbisa dan bisa berbahaya bagi manusia. Artikel ini akan membahas jenis-jenis ular sawah, baik yang berbisa maupun tidak, beserta ciri-cirinya agar Anda bisa lebih waspada.
Ular sawah adalah istilah umum untuk ular yang hidup di area persawahan, rawa, atau lingkungan berair lainnya. Mereka biasanya aktif mencari makan seperti tikus, katak, atau serangga. Ular sawah memiliki tubuh panjang, ramping, dan warna yang sering menyatu dengan lingkungannya, seperti cokelat, hijau, atau abu-abu. Meski banyak yang tidak berbisa, beberapa jenis ular sawah memiliki racun yang perlu diwaspadai.
Berikut adalah beberapa jenis ular sawah yang berbisa dan sering ditemukan di Indonesia:
Ular weling (Bungarus candidus) adalah salah satu ular sawah paling berbahaya. Ular ini memiliki tubuh kecil dengan panjang sekitar 1-1,5 meter dan pola belang hitam-putih yang khas.
Ular kobra Jawa (Naja sputatrix) dikenal dengan tudung kepalanya yang melebar saat merasa terancam. Ular ini sering muncul di sawah atau area pertanian.
Ular tanah (Calloselasma rhodostoma) adalah ular berbisa yang sering bersembunyi di tanah sawah atau lahan lembap.
Ular pucuk (Trimeresurus albolabris) sering ditemukan di pohon atau semak di sekitar sawah. Warna hijau cerah membuatnya sulit dikenali.
Tidak semua ular sawah berbahaya. Berikut adalah beberapa jenis ular sawah yang tidak berbisa:
Ular jali (Ptyas korros) adalah ular tidak berbisa yang sering ditemukan di sawah karena gemar memangsa tikus.
Ular sanca kembang (Python reticulatus) adalah ular terpanjang di dunia, tetapi tidak berbisa. Mereka sering ditemukan di sawah untuk memangsa tikus atau burung.
Ular sapi adalah ular tidak berbisa yang umum di daerah tropis, termasuk sawah.
Agar terhindar dari bahaya ular sawah, berikut beberapa langkah pencegahan:
Ular sawah memiliki peran penting dalam ekosistem, tetapi beberapa jenis, seperti ular weling, kobra Jawa, dan ular tanah, sangat berbisa dan berbahaya. Di sisi lain, ular seperti ular jali dan sanca kembang tidak berbisa, tetapi tetap perlu diwaspadai. Dengan mengenali ciri-ciri ular sawah dan menerapkan langkah pencegahan, Anda bisa mengurangi risiko bahaya. Tetap waspada saat berada di area persawahan!
Ciri Anak Ular Sawah dan Cara Menghindar. Kenali ciri anak ular sawah & pelajari cara efektif menghindarinya! Lindungi diri dan keluarga dari risiko gigitan ular.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved