Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas menegaskan kepada semua pihak, termasuk aparat kepolisian untuk menahan diri dalam menyikapi situasi yang berkembang saat ini pasca aksi demonstrasi pada 25 dan 28 Agustus 2025.
"Muhammadiyah meminta semua pihak termasuk juga kepolisian untuk bisa mengendalikan diri. Ini penting agar kita bisa melihat masalah dengan pikiran dan hati yang jernih, sehingga kita bisa sama-sama berbuat yang baik dan terbaik bagi bangsa dan negara ini," kata Anwar saat dihubungi, Minggu (31/8).
Selain itu, Muhammadiyah juga mendesak pemerintah untuk tidak hanya mendengarkan aspirasi rakyat, tetapi juga menindaklanjutinya apabila memang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
"Kita meminta kepada pihak pemerintah untuk bisa mendengarkan aspirasi rakyat. Tapi tidak cukup hanya dengan sekadar mendengarkan saja, tapi juga menindaklanjuti apa yang diinginkan oleh rakyat jika itu memang baik dan bermanfaat bagi bangsa dan negara," ujarnya.
Lebih lanjut, Muhammadiyah juga menekankan pentingnya meningkatkan frekuensi dialog antara pemerintah dengan tokoh masyarakat, pejuang keadilan, dan para pencari solusi.
Menurut Anwar, hal ini dilakukan agar jalan keluar terbaik dapat ditemukan bagi persoalan bangsa saat ini.
"Muhammadiyah meminta supaya pihak pemerintah meningkatkan frekuensi dialog dengan tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh pencari serta pejuang keadilan agar pemerintah bisa mendapatkan solusi yang tepat bagi mengatasi persoalan yang sedang dihadapi bangsa. Sehingga dengan demikian kehidupan berbangsa dan bernegara bisa berjalan dengan baik," tuturnya.
Melalui pernyataan tersebut, Muhammadiyah pun berharap suasana kebangsaan tetap kondusif dan setiap langkah yang diambil pemerintah maupun aparat berlandaskan pada kepentingan rakyat, demi tercapainya keadilan dan kemaslahatan bersama. (H-2)
16 ormas sepakat bahu-membahu membantu Presiden Prabowo dan pemerintah untuk mengajak masyarakat agar kembali lebih tenang.
Hal ini tentu jelas-jelas sangat melukai hati rakyat dan warga bangsa di negeri ini.
KETUA PP Muhammadiyah Anwar Abbas menyambut baik wacana Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) untuk diubah menjadi kementerian revisi UU Haji yang tengah dibahas di DPR.
Sikap antikorupsi harus ditunjukkan melalui perilaku sehari-hari, terlebih di tengah kondisi rakyat yang sulit mencari pekerjaan.
AGENDA transformasi pendidikan nasional kembali digaungkan sebagai langkah strategis untuk membenahi mutu pendidikan dasar dan menengah di Tanah Air.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved