Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan bahwa Sekolah Rakyat akan menerapkan pendekatan Multi-Entry Multi-Exit (MEME) yang memberikan fleksibilitas bagi murid untuk memulai dan menyelesaikan studi sesuai dengan kemampuan siswa. Hal ini disampaikannya dalam acara Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di Jakarta, Jumat (22/8).
Nantinya, materi pelajaran dalam Sekolah Rakyat disusun mengikuti pendidikan formal, tetapi dikemas dalam bentuk modul. Dengan begitu, siswa memiliki keleluasaan untuk menyelesaikan modul secara berbeda-beda sesuai dengan kapasitasnya.
"Sistemnya, murid tidak harus menempuh mata pelajaran dalam waktu yang sama, tetapi bisa berbeda-beda satu dengan lainnya, sesuai dengan tingkat kemampuannya," kata Abdul Mu’ti, dikutip Sabtu (23/8).
Lebih lanjut, Mendikdasmen menjelaskan bahwa kurikulum untuk Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan kemampuan praktis dan keahlian yang disesuaikan dengan kondisi sosial maupun lingkungan tempat tinggal murid.
Selain itu, para murid juga dapat mengasah kemampuan yang memungkinkan mereka untuk melanjutkan studi atau bekerja setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Rakyat.
Menteri Mu’ti juga menekankan pentingnya hidden curriculum yang hadir melalui pengalaman belajar sehari-hari di lingkungan sekolah.
"Hidden curriculum bermakna bahwa semua pengalaman yang diperoleh selama murid belajar di Sekolah Rakyat adalah bagian tak terpisahkan dari kurikulum," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf mengapresiasi kerja Kemendikdasmen yang dinilai tepat waktu dalam menyiapkan kurikulum serta menyeleksi kepala sekolah dan guru.
"Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci agar program Sekolah Rakyat berjalan dengan baik," ujar Mensos.
Sementara itu, Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Muhammad Nuh menambahkan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat tidak lepas dari dukungan kuat Kemendikdasmen, termasuk dalam pemetaan talenta murid, guru, dan kepala sekolah.
"Ada korelasi yang sangat kuat antara gaya belajar, guru, dan murid. Ada juga korelasi dengan latar belakang pendidikan. Ini menjadikan kita optimis untuk mengantarkan Sekolah Rakyat jauh lebih sukses lagi," ucapnya. (H-2)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat (SR) se-Jawa Timur.
KEMENTERIAN Sosial mulai menyiapkan penerimaan siswa Sekolah Rakyat (SR) untuk tahun ajaran baru 2026-2027.
Jawa Timur miliki Sekolah Rakyat terbanyak, sebanyak 26 Sekolah Rakyat telah beroperasi, menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah SR terbanyak secara nasional.
Ia menambahkan program ini melibatkan beberapa kementerian sehingga memerlukan koordinasi yang kuat dan harmonis agar tidak terjadi ego sentris.
Sebelumnya, di Sumedang telah beroperasi Sekolah Rakyat di Gedung Balai Latihan Kerja. Proses belajar mengajar sudah dimulai sejak 5 Agustus 2025 lalu.
Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi diproyeksikan mampu menampung jenjang pendidikan mulai dari SD hingga SMA.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno menyatakan, capaian tersebut mencerminkan arah kebijakan pendidikan Islam yang semakin kompetitif dan adaptif.
KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merancang skenario penerapan kurikulum penanggulangan dampak bencana banjir dan lonsor yang terjadi di Sumatra dan Aceh.
Inisiasi Smart Integrated Dashboard Vokasi merupakan tindaklanjut arahan Presiden pada rapat kabinet tanggal 4–5 November lalu.
Sistem pendidikan yang kolaboratif merupakan kunci dalam mencetak generasi masa depan yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global.
Berpikir komputasional bukanlah kurikulum atau kegiatan baru, melainkan proses berpikir terstruktur yang dibangun lewat kegiatan sehari-hari.
Program ini dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya mahir mengolah data, tetapi juga mampu menciptakan solusi cerdas berbasis teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved