Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Kasus memilukan terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Seorang balita meninggal dunia setelah ditemukan sekitar 3 kilogram cacing gelang (Ascaris lumbricoides) di dalam tubuhnya. Peristiwa ini menjadi alarm keras bahwa kecacingan bukan penyakit ringan yang bisa disepelekan.
Menurut pakar kesehatan, infeksi cacing dapat mengganggu tumbuh kembang anak, menurunkan kemampuan akademik, hingga menyebabkan kematian.
Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Piprim Basarah Yanuarso, menegaskan bahwa lebih dari 1,5 miliar orang di dunia terinfeksi cacing, dengan anak-anak sebagai kelompok paling rentan.
“Kecacingan berdampak buruk pada fungsi kognitif anak di sekolah, bahkan berimbas pada masalah sosial-ekonomi serta kualitas SDM bangsa di masa depan,” jelasnya.
Cacing gelang dapat hidup dalam tubuh hingga tiga bulan. Seekor cacing dewasa mampu menghasilkan 20.000 telur sekali buang, yang kemudian menyebar ke organ tubuh lain.
Unit Kesehatan Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Riyadi menambahkan, “Cacing gelang paling merepotkan karena bisa menyerang seluruh organ, termasuk paru-paru seperti pada kasus balita di Sukabumi.”
Infeksi cacing umumnya terjadi akibat:
Pengobatan cacingan dapat dilakukan dengan obat cacing yang diresepkan dokter.
“Paling baik diminum saat perut kosong, biasanya malam hari sebelum tidur. Namun sebenarnya bisa diminum kapan saja,” kata dr. Riyadi.
Untuk daerah dengan prevalensi kecacingan di atas 20%, anak usia sekolah maupun prasekolah dianjurkan mendapat obat pencegahan massal 1-2 kali setahun.
Kasus balita yang meninggal akibat kecacingan harus menjadi peringatan bersama. Orang tua disarankan:
Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Kementerian Kesehatan bergerak cepat menangani kasus dua balita di Bengkulu.
KASUS cacingan pada anak kembali terulang di Indonesia. Orangtua diminta lebih ketat perhatikan kebersihan lingkungan sekitar tempat anak bermain atau berkegiatan.
Kasus anak mengalami cacingan kembali terjadi. Kali kasus ditemukan pada kakak beradik yakni Aprilia yang berusia 4 tahun dan Khaira Nur Sabrina 1,8 tahun.
Kemenko PMK mengunjungi kediaman mendiang Raya, balita berusia 3 tahun 9 bulan yang meninggal akibat infeksi cacing.
Sanitasi buruk, akses air bersih terbatas, serta perilaku hidup bersih yang belum membudaya membuat infeksi kecacingan sulit diberantas.
PENYAKIT cacingan masih menjadi persoalan kesehatan yang banyak dialami anak-anak di Indonesia. Kebiasaan sederhana yang kerap dianggap sepele bisa menyebabkan cacingan.
Infeksi cacing dapat mengganggu penyerapan gizi anak. Simak rekomendasi nutrisi seimbang, vitamin, dan cara masak yang tepat agar anak cepat pulih.
Infeksi cacing bisa masuk lewat makanan, air, atau kulit. Kenali jenis-jenis cacing, gejala, cara pencegahan, dan pengobatannya di sini.
cacing yang masuk ke dalam tubuh manusia bisa menjalar dan mengganggu fungsi paru.
Dari pemeriksaan yang dilakukan dokter diketahui bahwa ada larva migrans kulit yakni infeksi parasit pada kulit yang disebabkan larva cacing tambang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved